Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 88 ( pemanasan)


__ADS_3

Dua hari sudah berlalu, dan saat ini Arkan dan Nessa sudah tiba di Apartemen nya Arkan yang ada di Jerman, begitu pun dengan yang lain nya


Setelah sampai, Seluruh keluarga langsung berkumpul di ruang tamu, untuk membahas masalah resepsi pernikahan Arkan dan Nessa, mereka sepakat akan membuat acara di jakarta, tepat nya di hotel milik orang tua Dimas..


Dimas yang tampan itu, saat ini sedang berbaik hati dengan menawarkan tempat secara gratis untuk acara yang akan menjadi hal terindah di sepanjang hidup pasangan baru itu..


"Makasih ya nak Dimas..? karena udah kasih tempat gratis untuk Arkan.. ? nanti kalau kamu nikah, gantian dech tante kasih hadiah juga" ucap mama Iren


"Bener ya tante, tapi aku mau request hadiah nya tante..? "


" Emang kamu mau minta apa..? "


"Aku mau minta tiket bulan madu ke maldives hahaha? " ucap Dimas tertawa


"Yea....??? enak banget dong kamu nya..? "


"Iya dong tan..? pelit banget sama aku..? "


"Heh..., kita lihat aja nanti, kalau kamu cepet nyusul, pasti tante kasih tu tiket gratis..? "


"Wah.... makasih tante..? " jawab Dimas senang


Dan mereka yang di ruangan itu pun ikut tertawa melihat tingkah konyol nya Dimas..


Setelah itu, papa Marko pun merasa jika teman Arkan ada satu yang kurang dan tak pernah menampakkan batang hidung nya lagi...


"Dimas....? om rasa dulu kalian selalu ber empat ya..? kemana yang satu nya lagi..? kalau tidak salah Rendy ya nama nya, anak nya bapak Anggara? " tanya papa Marko


"oh..., iya dia sedang sibuk om, karena sudah mengambil alih perusahaan orang tua nya om, makanan nya tidak bisa bergabung dengan kami..? " jawab Reza menimpali


"Oh begitu...? bagus lah, walau kalian saling sibuk dengan kegiatan satu sama lain, tapi kalian tetap solid dan kompak, pertahan kan pertemanan seperti itu ya..? "


"Baik om.. " jawab mereka ber dua kompak..


Setelah itu, mereka pun kembali fokus membahas perayaan pesta itu kembali, karena ini adalah yang pertama dan terakhir untuk keluarga Aditama, jadi papa Marko dan mama Iren, ingin menjadikan pesta ini pesta yang sangat meriah, mereka akan mengundang seluruh saudara, teman dan rekan bisnis mereka ber dua,

__ADS_1


Dan orang tua Nessa pun, hanya mengikuti saja dengan ke inginan pasangan paruh baya itu..


****


Jika para orang tua dan sahabat sedang fokus membahas acara resepsi, lain hal nya untuk pasangan pengantin baru itu,


Saat ini, Nessa sedang di sandra oleh suami nya sendiri, suami manja dan posesif, yang membuat Nessa harus banyak banyak me nyetok ke sabaran


"Kak..., lepasin aku dong...? masak iya kakak pengen meluk aku terus menerus..? " ucap Nessa kesal


"Biarin...? ini sebagai hukuman untuk kamu, karena udah tinggalin aku setahun lama nya..? "


"Iya..., tapi kan sekarang aku udah jadi istri kamu kak? dan itu arti nya aku gak mungkin bisa pergi dari kamu lagi...? "


"Kamu beneran janji ya sayang...? gak akan tinggalin aku selama nya...? " tanya Arkan memelas


"Iya suami aku sayang...? buat apa juga aku tinggalin kakak..? masak punya suami se tampan ini aku tinggal pergi sich...? rugi dong aku kak..? mana dapetin nya penuh perjuangan banget lagi...? " jawab Nessa tersenyum


"Kamu pinter banget sih yank..? godain aku...? jadi pengen meluk terus kayak gini..? " jawab Arkan memeluk Nessa lebih erat lagi


"Kak...? aku pengen mandi tau kak..? badan aku udah gerah banget ne..? kakak gak cium apa kalau bau aku asem banget..? "


"Enggak kok yank...? kamu wangi banget gini kok..? " jawab Arkan mencium tubuh Nessa


"Jangan di ciumin dong kak..? geli tau...? "


"Ya udah, kita mandi sama aja yuk, biar menghemat waktu...? " ajak Arkan menggoda


"Gak mau...? aku belum siap kak..,. besok aja ya mandi sama nya..? "


"Ya sudah..? cepetan mandi..? kakak tunggu..? " jawab Arkan tersenyum


Setelah mendapat izin dari suami nya, dan di lepas kan pelukan nya, Nessa pun langsung berlari masuk ke kamar mandi..,


Bahkan karena rasa terburu buru, dia sampai lupa membawa pakaian ganti untuk diri nya..

__ADS_1


20 menit kemudian, Nessa sudah keluar dari kamar mandi, dengan memakai handuk, dia mulai celingak celinguk mencari keberadaan suami nya itu, dan yang di cari ternyataa tidak ada di atas ranjang, membuat Nessa langsung berlari keluar kamar...


Saat ini, Nessa sedang mengganti baju nya, karena merasa tidak orang di kamar itu, Nessa pun langsung melepaskan handuk yang membalut tubuh indah nya...


Terpampang lah, pemandangan yang mempesona itu, dengan telaten, dia mulai mengoles tubuh nya dengan menggunakan lotion tubuh, yang mengeluarkan bau sangat harum..,


Dengan penuh kelembutan Nessa mengoles lotion itu ke seluruh Tubuh nya..,tampa ada yang terlewati, dan saat dia sudah ingin memakai kaca mata dan cd.., Tiba-tiba saja, ada tangan yang memeluk nya dari Belakang.., membuat Nessa terkejut dan langsung tersadar dengan ke adaan nya saat ini..


"Aaaaaaakkhh...... " jerit Nessa kuat


"Jangan menjerit sayang, apa kamu mau mereka yang ada di bawah langsung mendatangi kamar kita..? ucap Arkan sambil tangan nya kesana kemari


" Kak... jangan seperti ini..? aku beneran gugup kak, aku malu dan belum siap..? ucap Nessa terbata bata


"Kenapa mesti malu..? kita kan sah suami istri, dan aku ber hak melihat semua yang ada pada tubuh kamu...? hemmm... kamu sangat wangi sayang...? "


"Kak.... aku beneran gugup kak..? "


"Rileks istri ku, aku janji tidak akan meminta nya sekarang..? nikmati saja permainan ku ini..? Jawab Arkan dengan suara parau


Setelah itu, tampa Nessa sadari, kini Arkan sudah mengubah posisi nya menghadap ke arah nya.. dan tampa basa basi, Arkan pun langsung mencium bibir Nessa dengan sangat bergairah, tangan nya pun sudah tidak dapat di kondisikan lagi, sudah mulai menjelajah kesana kemari, mencari tempat yang bisa di singgahi..


"Kak.... ahhhh..... "


Terdengar suara lenguhan bibir Nessa di sela sela ciuman panas mereka, Arkan yang mendengar suara istri nya itu pun, bagai bertambah amunisi, dia langsung menggiring istri nya ke tempat tidur dan membaringkan nya di sana sambil terus bergerak memberi Nessa kenikmatan yang belum pernah dia rasakan sebelum nya...


Setelah puas dengan bibir istri nya yang sudah pasti sedikit membengkak, kini Arkan langsung mengarahkan tujuan nya ke leher mulus istri nya, dan terus turun menuju benda kenyal yang sudah sangat menantang iman...


Saat menatap pemandangan indah itu, Arkan pun langsung tersenyum senang, membuat Nessa merasa malu dan membuang muka nya ke arah samping..


"Jangan menatap ku terus kak..? aku malu..? "


Tampa menjawab pertanyaan istri nya itu, Arkan langsung melahap habis benda kenyal itu dengan sangat buas, dia menyesap dan menikmati nya seperti sebuah eskrim... sungguh membuat Nessa merasakan panas dingin di seluruh tubuh nya...


"Ahhhh....... " Rancau Nessa tampa sadar...

__ADS_1


Dan Arkan langsung tersenyum mendengar suara istri nya yang sangat indah dan mengagumkan.......


__ADS_2