Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 80 ( Masalah selesai)


__ADS_3

"Arkan.. apa kabar mu nak..? " tanya mama Iren memeluk Arkan


"aku baik ma.., mama sama papa juga baik kan..? " ucap Arkan tersenyum


" Iya nak, oya makasih ya sayang, karena kamu sudah bekerja keras untuk keluarga dan perusahaan kita "


"Itu sudah menjadi tugas ku ma pa..? " jawab Arkan


"Papa bangga sama kamu nak..? " ucap papa Marko


Dan mereka pun mulai menghabiskan waktu bersama, di dalam apartemen yang mewah itu,


Arkan menceritakan setiap kejadian yang dia lewati selama satu tahun ini, ternyata tidak mudah untuk menangkap dan mencari keberadaan paman nya yang sangat licik, bahkan paman nya itu pun tidak tinggal diam dengan rencana yang sedang Arkan lakukan, dia bahkan sudah 3 kali melakukan penyerangan kepada Arkan, dengan mengirim anak buah kepercayaan nya untuk menembak Arkan dari kejauhan, dan kebetulan semua rencana mereka sudah di ketahui oleh mata mata yang Arkan utus untuk mengikuti mereka.


Dan terakhir, saat penyergapan itu dilakukan, tampa mereka sangka, jika paman nya yang bernama Bobi telah menodongkan senjata secara tiba-tiba, membuat Arkan terkejut dan tak dapat menghindari tembakan itu, untunglah tembakan itu tidak tepat sasaran,sehingga hanya mengenai lengan tangan Arkan yang sebelah kiri,


Setelah terkena tembakan itu, Arkan pun merasa marah dan gantian menembak paman nya tepat di paha sebelah kanan, membuat paman nya itu jatuh dan tak bisa berjalan, saat itu lah polisi datang dan langsung menangkap paman nya, dan dia di jatuhkan hukuman selama 20 tahun penjara, dengan kasus korupsi dan kasus percobaan pembunuhan.


Sedangkan pacar paman nya, saat ini masih menjadi buron, karena dia telah melarikan diri, saat mengetahui jika Arkan sedang mencari jejak mereka..


Dan dia pun menceritakan tentang perjuangan nya untuk membangun kembali perusahaan yang sedang di ambang kebangkrutan itu, dengan bantuan teman teman nya yang mau memberi nya investasi yang sangat besar, dan juga kerja keras nya meyakin kan para pemegang saham untuk kembali bergabung kembali, membuat nya bisa membawa perusahan kembali berdiri tegak.


Bahkan dia sampai menyingkirkan masalah pribadi nya, demi bisa menyelamatkan usaha yang di wariskan oleh mendiang kakek nya tersebut, dan juga menangkap para penjahat yang tega menusuk mereka dari belakang..


Mama Iren dan papa Marko yang mendengar cerita anak nya itu mulai meneteskan air mata nya sungguh tragis masalah yang di hadapi anak nya selama satu tahun ini, bukan hanya kisah percintaan nya saja yang di uji, tapi kehidupan keluarga nya juga ikut di uji oleh sang Maha Kuasa...

__ADS_1


"Kamu hebat sayang..., mama bangga sama kamu? " ucap mama Iren memeluk Arkan


Setelah itu, dia mulai melerai pelukkan nya, dan menyentuh lengan Arkan yang di balut oleh perban, dia memegang tangan itu dengan perasaan sedih


"Pasti ini sangat sakit ya nak..? " tanya mama menangis


"Tidak ma..., hanya goresan kecil, aku bisa mengatasi nya" jawab Arkan tersenyum


"Oya..., mama ada kabar gembira untuk kamu nak.., pasti kamu akan sangat senang bila mengetahui nya? " ucap mama Iren menghapus air mata ny


"Apa ma.., ayo katakan ma..? " tanya Arkan tak sabar


"Nessa sudah membuat kesepakatan kepada Leo, jika mereka akan memutuskan pertunangan nya, dan Setelah itu terjadi, kamu bisa kembali lagi bersama Nessa nak..? "


"Iya..., aku sudah sangat menunggu waktu itu ma,, karena saat aku kembali nanti, aku akan langsung mengajak dia menikah..? "


"Papa juga setuju nak, untuk apa di ulur lagi, semakin cepat semakin baik bukan, papa dan mama akan melamar Nessa lagi kerumah orang tua nya.. "


"Makasih ma pa, makasih karena sudah mendukung niat ku ini...?


" Oya, hampir mama lupa nak, itu nomor handphone nya Nessa, tolong jangan kamu blokir lagi, kasian dia nak, karena tidak bisa menghubungi mu...? "


"Iya... aku akan segera membuka pengaturan nya ma.., karena aku juga sudah sangat merindukan dia...? " jawab Arkan tersenyum senang


Setelah pembicaraan mereka selesai mereka bahas, datang lah kedua sahabat Arkan yang baru bangun tidur, mereka keluar dari kamar menuju ke ruang tamu yang sedang di duduki oleh orang tua Arkan.

__ADS_1


"Wah... ternyata ada tamu agung yang datang..? " ucap Dimas menggoda


"Jangan meledek tante ya Dimas..., kalian baru bangun tidur kan, kenapa tidak langsung mandi, malah datang kemari..? " tanya mama Iren


"Ngapain mandi sih tante, orang kita gak mau kemana-mana, hari ini kita mau menghabiskan waktu dirumah aja..., capek ni selama satu tahun ngurusin urusan yang gak kelar kelar? " ucap Dimas mengomel


"Dimas.... kamu gak ikhlas ya ngelakuin nya..? "


"Hehe.. iklhas kok tan, aku kan cuma bercanda? "


"Tante dan om apa kabar? " tanya Reza menimpali


"Bai Nak Reza, Oya terimakasih ya, karena kamu sudah membantu Arkan untuk menyelesaikan masalah yang ada disini,,? " ucap papa Marko


"Iya sama sama om..., itu sudah menjadu tugas saya sebagai sahabat..


Dan mereka pun mulai melanjutkan perbincangan mereka..


Sedang kan Arkan, saat ini dia sudah berada di dalam kamar nya, sambil memegang handphone dengan menatap nomor telepon bernama My Honey


" Apa aku hubungi sekarang....? " tanya sendiri sambil tersenyum senang...


"Aku merasa berdebar debar....??? "


Ucap nya tertawa sendiri

__ADS_1


Haha..... babang Arkan sok malu malu kucing 🐱🐱😺😺


.


__ADS_2