Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Penjahat masuk jebakan


__ADS_3

Arkan yang memantau dari ruangan CCTV pun mulai bergerak keluar bersama Kedua teman nya, sedangkan anak buah nya yang lain dia perintah kan agar tetap berada di ruangan tersebut


Arkan dan kedua teman nya berlari dengan sangat kencang, jangan sampai mereka kehilangan jejak dari para musuh yang sedang membawa istri nya Nessa,


Kini para musuh sudah mulai menaiki mobil mereka , begitu juga dengan Arkan, dia mengendarai mobil sedikit jauh dari mobil Bella, karena jika tidak mereka akan curiga dengan mobil milik Arkan...


"Bangsat... akan aku bunuh pria bajingan itu jika sampai berani menyentuh tubuh istri ku"


Ujar Arkan dengan nada kesal dan marah, sedangkan Reza yang sedang menyetir mobil mulai tersenyum menatap teman nya tersebut..


"Tenang kan dirimu mu Bro... karena jika kau gegabah, maka rencana kita akan hancur"


"Benar yang di ucapkan oleh Reza, kau harus tetap tenang dan juga fokus, kita tidak boleh menghancurkan rencana ini"


Ucap Dimas menimpali membuat Arkan bisa kembali lebih tenang..


"Okey, aku akan mencoba nya, Dimas apakah kau sudah menghubungi polisi? "


"Sudah, dan mereka juga sudah siap dengan tugas mereka, untung saja anak buah mu sudah mengikuti Bella terlebih dahulu, jadi kita bisa tahu dimana Mereka akan membawa Nessa"


" Iya... jika kita tidak mengetahui nya, mana mungkin aku mau membiarkan Istri ku meminum obat yang bisa membuat nya pingsan, aku yakin setelah Nessa mengetahui rencana kita ini, pasti dia akan marah dan kecewa kepada ku"


Jelas Arkan berwajah sedih,


"Tidak akan, percaya kepada ku Arkan, karena jika kita tidak melakukan rencana ini maka kita tidak akan mendapatkan bukti akurat untuk menangkap mereka, sekarang kita sudah mengantongi bukti itu, bahkan polisi sendiri yang akan menyergap mereka"

__ADS_1


"Baiklah..., oya lihat lah mobil mereka mulai berhenti di depan hotel ilegal itu"


Ucap Arkan mulai menatap tajam, membuat Reza langsung menambah kecepatan mobil nya


Sesampainya disana, mereka melihat jika Bella, dan juga Bastian mulai menaikkan tubuh Nessa ke atas kursi roda yang mereka bawa,


Tak lupa juga mereka memakai kan Nessa dengan kerudung yang panjang dan juga cadar agar bisa menutupi wajah dan mata nya yang sedang pingsan...


"Bagaimana, aman bukan? "


Tanya Bella kepada anak buah nya,


"Aman bos, sekarang anda bisa masuk ke dalam kamar yang sudah saya booking, "


"Baiklah, kau tetap jaga di depan loby, jika melihat sesuatu yang mencurigakan langsung hubungi aku "


"Baik bos"


jawab anak buah nya kompak, setelah itu mereka mulai pergi ke tempat persembunyian masing-masing, sedangkan Bella dan juga Bastian mulai melangkah ke arah lift yang sudah terbuka...


Setelah kepergian mereka bertiga, Para polisi mulai menjalankan tugas nya untuk menangkap anak buah milik Bella,..


mereka menodong kan senjata tepat di leher anak buah Bella agar dia tidak berani bergerak...


"Jangan bergerak, ikut kami atau kau akan mati sekarang juga"

__ADS_1


Ancam polisi tersebut sambil terus memborgol tangan mereka dari belakang...


Sedangkan Arkan dan juga kedua temannya mulia berjalan menaiki lift, mereka mengejar keberadaan Nessa yang sudah di bawa oleh Bella dan juga Bastian..


"Cepat telfon para polisi, aku mau mereka yang mendobrak pintu hotel tersebut"


"Baik Akan"


Jawab Dimas kembali menelfon para polisi, setiba nya di lantai atas tak lama kemudian, polisi mulai menyusul mereka bertiga...


"Bagaimana, apakah mereka sudah masuk? "


"Sudah..sebentar lagi kita akan menyergap mereka"


Jawab Arkan dengan nada tak sabar, setelah itu mereka semua mulai mendobrak pintu kamar tersebut, menggunakan kunci cadangan yang di berikan oleh pihak hotel..


Brukkk....


Pintu terbuka dengan lebar, membuat dua orang yang sedang fokus mengerjai pakaian Nessa langsung terlonjak kaget...


"Jangan bergerak, kalian berdua sudah kami kepung"


Teriak polisi tersebut sambil menodong kan senjata milik nya..


Bella dan juga Bastian langsung terkejut setengah mati, bagaimana mungkin rencana yang sudah bersih dan aman itu bisa di cium oleh para polisi....

__ADS_1


"Bangsat.. kau benar benar bajingan Arkan"


teriak Bella frustasi saat menatap wajah Arkan yang baru masuk ke dalam kamar hotel...


__ADS_2