Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 61 (Memohon)


__ADS_3

Angin malam semakin dingin, terasa menusuk di tubuh ku yang hanya mengenakan baju pesta panjang berlengan kengsi, dan rumput yang aku duduki pun mulai mengeluarkan keringat dingin nya, sangat sejuk, karena cuaca yang tadi cerah walau gelap, berubah menjadi hitam pekat, di iringi dengan suara petir yang mulai menyapa....


Aku.... masih betah menelungkup kan wajah ku di kedua lutut ku, aku menangis dengan sangat pilu, bahkan aku tidak lagi memikirkan acara pesta yang pasti nya sudah berantakan itu, dan aku yakin akan membuat malu orang tua ku,


"Nessa...... ayo kita masuk" ajak Leo


"Jangan sentuh aku, biarkan aku seperti ini" teriak ku masih dalam keadaan yang sama


"Nessa.... pliss.... jangan buat malu orang tua kita, kita sudah sangat lama meninggal kan acara pesta itu?, aku mohon.... ayo kita lanjutkan acara kita? "


Dan aku pun mulai mengangkat wajah ku menatap kak Leo dengan perasaaan marah


"Apa kau tidak punya hati sedikit pun,,, lihat aku kak, aku sangat hancur saat ini...., aku hancur karena obsesi mu itu, kau sudah menghancurkan masa depan ku kak Leo....? kenapa kau masih memikirkan acara pesta sialan itu....? apa kau tidak memikirkan perasaan ku sedikit pun.... apa itu yang kau sebut cinta...... kau sudah gila kak. kau gila, kau sudah tidak waras...... aku gak mau bertunangan dengan mu.... hiks... hiks... tolong jangan paksa aku kak.... ? " ucap ku menangis sambil mengatupkan kedua tangan ku....


"Gak Nessa..... aku gak bisa.... maaf aku gak bisa lepasin kamu... aku yakin kamu akan bisa mencintai ku dan menerima ku Nessa, aku jamin aku akan membuat kau bahagia... aku mohon beri aku kesempatan untuk membuktikan nya... terlalu banyak impian yang sudah aku lukis untuk mu,,, tidak mungkin jika aku melepas mu, aku juga tidak akan sanggup Nessa... aku mohon Terima aku..? " jawab Leo ikut duduk kembali di rerumputan


"Hiks....... hikss........ aku mau mati aja rasa nya... " ucap ku frustasi


Aku mulai bingung dengan apa yang terjadi,,, bahkan penampilan ku saat ini sudah sangat berantakan,,,sangat sakit rasa nya jika kita dipaksa untuk menjalin hubungan dengan orang yang tidak kita sukai....


"Ya Allah nak...... kenapa dengan kalian berdua... sebenarnya apa yang terjadi Nessa....? kenapa kamu jadi seperti ini nak....? tanya ibu


Yang baru tiba di taman belakang, di susul dengan ayah Nessa dan orang tua kak Leo, tadi bunda Rita berinisiatif untuk membubarkan tamu undangan dengan alasan jika ke adaan ku yang tiba tiba tidak enak badan, agar tetap menjaga nama baik mereka, maka bunda Rita pun membubarkan acara dengan sangat sopan, dan membuat pengumuman jika acara pertunangan akan di lakukan secara tertutup saja...

__ADS_1


"Nessa.....? kenapa penampilan kamu berubah jadi kacau seperti ini nak.? sebenar nya apa yang terjadi dengan kalian berdua..? " tanya ayah sambil berjongkok mendekati ku


"Om..... aku bisa jelasin ini semua? " ucap Leo tak enak


"Ada apa nak Leo... bukan nya kalian sendiri yang sepakat ingin melakukan pertunangan ini..., tapi kenapa anak ku jadi begini...? " tanya ayah Toni marah


"Ayah..... siapa yang mengatakan jika aku setuju melakukan pertunangan ini..., bahkan aku tidak pernah tau menau tentang perjodohan ini ayah.... aku pun tidak mengenal kak Leo dengan baik.... kenapa ayah tega menghancurkan hidup putri ayah sendiri.....


Degg...........


" Apa maksud perkataan mu nak...? bukan nya kau dan Leo sudah menjalin hubungan..? " tanya ibu terkejut


"Ehm........ maaf Pak Toni dan bu Santi,, aku harap kita bisa membicarakan masalah ini di dalam saja, kasian Nessa dan Leo, mereka pasti sudah kedinginan, lagian cuaca juga seperti nya akan hujan... mari kita masuk ke dalam dulu.. " ucap Bunda Rita menimpali


Akhirnya kami pun mulai mengikuti arahan dari orang tua kak Leo, aku yang sudah lemas dan tak bertenaga mulai di papah oleh ayah ku dan ibu ku,,untuk menuju masuk ke dalam rumah,aku melihat wajah ibu ku yang terus mengeluarkan air mata, sedangkan wajah ayah ku, kini mulai khawatir dengan ke adaan ku....


****


Dan saat ini, kami sudah berkumpul di ruang keluarga yang ada dirumah ku, kami pun mulai duduk di bangku ,dan aku duduk tepat di samping ayah dan ibu ku, aku bersender di tubuh ibu ku, karena merasa sangat lemas,


"Nak Leo....?, ayo ceritakan, sebenarnya ada masalah apa, sehingga anak ku tidak mau bertunangan dengan mu,,? bukan nya kau bilang, jika kalian sudah saling dekat dan sepakat ingin bertunangan...? tanya Ayah


Aku pun mulai terkejut setelah mendengar perkataan ayah ku yang barusan dia lontar kan

__ADS_1


" Apa benar jika kak Leo berbicara seperti itu yah..? " tanya ku serius


"Iya nak... dia mengatakan nya, setelah dia pulang dari jakarta.. dan dia meminta ayah untuk tidak menganggu mu dulu, sampai ujian mu selesai," jawab ayah


"Apa maksud mu kak... kapan aku mengatakan itu semua...? " tanya ku marah menatap wajah kak Leo yang berada tepat di depan mata ku..


"Maaf Nessa....., om, tante, aku minta maaf jika sebenarnya aku sudah membohongi kalian,,, sebenar nya Nessa tidak pernah mengatakan itu kepada ku, dan kami memanglah tidak pernah dekat, itu hanya akal akalan ku saja, agar aku bisa secepatnya memiliki Nessa...., tapi jujur aku tidak mempunyai niat apa pun lagi, selain untuk memiliki nya dan aku juga sudah berkomunikasi kepada orang tua ku, tentang rencana ku ini... dan mereka mengizinkan aku melakukan nya, toh... bukan nya pertunangan ini juga secepatnya akan terjadi, dan aku hanya mempercepat nya saja" ucap kak Leo lantang


"Yah...... aku gak mau bertunangan dengan kak Leo, kenapa ayah tega jodohin aku dari aku kecil,,, aku ini manusia biasa yah... aku bukan barang... aku masih punya hak atas pilihan hidup ku sendiri yah.. aku mohon, batalin pejodohan itu yah aku mohon.... hiks... hikss. " ucap ku menangis sambil berlutut di depan ayah ku


"Nessa....? apa yang kau lakukan nak... kenapa dengan diri mu sebenarnya, kenapa kau sangat tidak menerima nak Leo nak.... ayo jujur sama ayah... " tanya ayah memegang kedua bahu ku


"Ayah.... aku....,, maaf yah..... jika aku sudah melanggar janji ku,, aku sudah mencintai pria lain yah, dan aku sudah menjalani hubungan bersama nya selam 6 bulan... dia anak Yang sangat baik yah, dan aku sangat mencintai nya, aku mohon restui pilihan ku ini yah" jawab ku menangis mencium tangan ayah


"Nak.......,, kenapa kau tidak menuruti perkataan ayah.... sekarang bagai mana jika sudah seperti ini,,, akan banyak hati yang tersakiti nak...? " ucap ayah sedih


"Aku mohon yah..... batalin perjodohan ini.... aku gak bisa menerima kak Leo..... hiks... hiks...., jangan hancurkan impian ku yah.... " ucap ku memohon


"Bagaimana ini pak Anton dan Buk Rita....seperti nya kita memang harus membatal.............


" Stop........ pak Toni...., aku tidak akan mau mendengar perkataan mu itu,,, janji tetap lah janji, dan harus tetap di tepati, disini bukan anak mu saja yang tersakiti.... tapi anak ku juga... bayangkan dan rasakan, bagaimana hancur nya dia jika impian nya yang bertahun-tahun dia nantikan hancur begitu saja


...apa kau tidak memikirkan itu....? dan satu lagi pak Toni.... kau masih berhutang nyawa kepada keluarga kami,,, maaf bukan nya aku mengungkit, tapi aku hanya mengingat kan mu jika kau lupa... " ucap bunda Rita lantang........

__ADS_1


__ADS_2