Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 44 ( Terpesona)


__ADS_3

Kak Arkan pun melajukan mobil nya menembus jalanan yang ramai, di dalam mobil kami saling mencurahkan ke inginkan satu sama lain, menghayal tentang masa depan untuk kami berdua,sambil menggoda ku dan mengajak ku bercanda, entah mengapa kak Arkan selalu berhasil membuat ku tertawa bahagia,


Dan saat akan memasuki lorong perumahan kosta an ku, Kak Arkan menghentikan mobil nya tepat di depan rumah makan siap saji, dan aku melihat nya membuka sabuk pengaman yang dia pakai.


"Sayang kamu disini aja ya, kakak mau membeli makan siang untuk kita" ucap nya kepada ku


"Okey, kakak tau aja kalau aku udah laper banget" ucap ku tersenyum


"Tau dong, kan kita sehati, ya udah kakak keluar ya? " ucap nya sambil mengusap kepala ku dan langsung keluar dari mobil


Dan 15 menit kemudian, kak Arkan pun kembali dengan menenteng paperbag berisi makanan,


setelah masuk ke dalam mobil, kami pun langsung menuju ke kosta an ku


*****


Tepat pukul 14.00 siang, kami pun sudah sampai di dalam kost an ku yang dari semalam aku tinggal kan, untung saja sebelum aku pergi kemarin, aku sempat membersihkan kost an ku agar tampak rapi, jadi sekarang ini aku tidak merasa malu saat kak Arkan masuk kedalam kamar kost ku,


Selanjut nya aku mulai menggelar ambal bulu manja ku di atas lantai untuk kak Arkan duduki, setelah itu, aku langsung pamit dengan kak Arkan untuk mengganti baju kebayak ku yang sudah terasa sangat gerah, dan aku berjalan masuk kekamar mandi dengan membawa baju ganti,


Dan kini aku mengganti baju ku dengan memakai baju ternyaman kesukaaan seluruh wanita di Indonesia, yaitu baju daster, bahan katun yang ber kain dingin buat kita semeriwing, panjang nya sebatas lutut dengan lengan yang pendek, bercorak bunga bunga kecil berwarna kuning, sangat pas melekat ditubuh ku, tak lupa juga aku membasuh wajah ku dengan air, membersihkan make up yang menempel di wajah ku dengan menggunakan toner, , setelah itu aku mulai memakai pelembab wajah dan pelembab bibir berwarna pink, sangat fress, aku semakin segar sekarang,


Setelah semua selesai, aku pun langsung keluar dari kamar mandi, karena aku tak ingin membuat kak Arkan menunggu lama,

__ADS_1


Dan saat aku berbalik badan, ternyata kak Arkan telah berdiri dari duduk nya dan dia sedang menatap ku tampa berkedip, menatap dengan dalam, membuat aku menjadi salah tingkah


"Kak" panggil ku menyadarkan nya


Tapi tidak ku sangka ternyata kak Arkan malah mendekati ku dan memeluk tubuh ku, dia mencium bibir ku dengan sangat lembut, aku pun membalas nya dan mengizinkan nya mengapsen seluruh rongga mulutku, kami saling bertukar saliva, merasakan manis nya setiap sesapan yang terjadi,dan tampa sadar aku telah mengalungkan tangan ku di lehernya, dia pun semakin bersemangat, dari bibir kini beralih turun keleherku yang putih mulus, dia mencium nya dengan sangat rakus, menyesap nya dengan kuat, membuatku menarik rambut nya dengan manja, tubuh ku meremang hebat, aku merasa ada gelenyer aneh pada diriku, dan saat dia mulai menapakkan tangan nya, di atas bukit yang suci, aku pun mulai tersadar dari kenikmatan yang barusan terjadi


"Kak, jangan dilanjutkan" ucap ku menyadarkan nya


Dan dia pun langsung terkejut dan menurunkan tangan nya kembali, lalu menyatukan kening kami, dengan nafas yang memburu


"Maaf" ucap nya menyesal, sambil mengusap bibir ku dengan jari tangan nya


"Aku juga salah kak, seperti nya kalau sering berdua an gini, kita bakal kebablasan lama lama kak" ucap ku tak tau malu


"Gak akan, aku janji, aku tidak akan merusak mu sayang, karena cinta ku pada mu lebih besar dibanding nafsu haram ini" jawabnya sambil mencium pucuk kepala ku


"Makasih kak, karena sudah mencintaiku dengan sangat dalam" jawab ku senang


"Itu kewajiban ku, ayo kita makan, ini sudah sangat telat untuk jam makan siang" ajak nya sambil menuntun ku duduk di karpet bulu


****


Kami pun menghabiskan makan siang kami tampa tersisa sedikit pun, karena menu nya adalah Ayam sambal ijo, di pasangkan dengan jus orens,jadi aku sangat semangat memakan nya, begitu pun dengan kak Arkan, seperti nya kami mulai nyaman satu sama lain, tampa ada gengsi dan ja'im seperti dulu di awal jadian,

__ADS_1


Dan setelah aku membereskan semua nya, aku pun mengajak kak Arkan untuk duduk di bangku di depan kamar,


"Yank, besok jangan pakai baju ini lagi, aku gak rela kalau diliat orang lain, kamu tau gak, kalau kamu itu sangat sexy dan menggoda" ucap kak Arkan kepada ku


"Masak sich kak, ini cuma baju daster lo, emank dimana sexy nya? " jawab ku heran


"Nurut aja yank, jangan membantah, nanti jika kita sudah menikah, baru kamu wajib pakai baju ini setiap hari, kecuali malam? kalau malam gak pakai baju juga gak apa apa kok" sambil mengedipkan mata nya


" Ih, kak Arkan mesum dech, udah sana pulang, Nessa mau istirahat capek ini kak"


"oh, pacar sendiri di usir"


"Gak ngusir kok kak, tapi benaran udah ngantuk pengen tidur, kakak juga capek kan, mending pulang istirahat" ucap ku merayu


" Ya udah, kakak pulang ya, kamu langsung masuk dan kunci pintu, inget jangan keluar dari kamar, kalau mau perlu apa apa, langsung telfon kakak" ucapan nya memperingatkan


"Iya Pak bos, aku masuk ya"


Ummuuach....... aku mencium pipi nya dan langsung berlari masuk ke dalam kamar kost an ku,


Dan kak Arkan masih terkejut dengan yang barusan aku lakukan, dia memang pipi nya sendiri dan tersenyum senang


"Kau gadis ku yang pintar menggoda" ucap nya pelan,

__ADS_1


Setelah itu dia pun berlalu menaiki mobil nya dan meninggalkan kost an ku.......


__ADS_2