Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 40


__ADS_3

Tiba tiba aku merasakan benda kenyal yang menempel di bibir ku, dan dia mulai menciumku, menerobos masuk dengan sedikit menggigit bibir ku agar sedikit terbuka, dan memberikan nya ruang untuk kami saling ******* dan bertukar saliva, aku pun membalas nya dengan tidak kalah lincah, dan tampa sadar aku telah mengalungkan tanganku tepat dileher nya, membuat nya semangkin bersemangat melakukan aksinya dengan sangat rakus, dia menyesap bibir ku, sampai terasa kebas,seperti nya aku mulai kehabisan oksigen dan aku mulai menyadarkan nya dengan mencubit pinggang sebelah kanan nya, membuat si empu terkejut dan melepaskan ciuman nya


"Aww.. sakit sayang"


"Kakak kebiasaan,selalu keterusan, aku kan belum pinter ambil nafas sambil c! uman" jawab ku cemberut


"Maaf aku lupa, habis nya enak, terasa manis, apa lagi kalau yang itu (menunjuk ke dada ku)"


"Stop kak, jangan mesum ya, halalin aku dulu" jawab ku tersenyum sambil menyilang kan tangan ku di depan dada


"Aku siap, mau nya kapan, sekarang pun kakak sanggup? "


"emm...langsung cemberut gitu, ya udah tadi katanya kamu mau minta sesuatu sama kakak, emank kamu mau minta apa"


"Aku mau minta kakak ajak aku ke pantai"


"Hah, cuma itu aja? gak pengen belanja atau jalan jalan keluar negeri gitu" tanya nya tak percaya


"Enggak kak, aku pengan ajak kakak ke pantai sekarang juga, pantai yang deket aja kak, soal nya ada yang pengen aku omongin sama kakak" ucap ku menatap nya serius


"Serius banget kayak nya?, ya udah kita pergi ke pantai ya"


Aku pun mengangguk dan kak Arkan mulai menjalan kan mobil nya kembali menuju ke arah pantai yang tidak terlalu jauh dari kota,


****

__ADS_1


Setelah sampai, aku pun langsung turun tampa menunggu kak Arkan yang membuka kan pintu, aku mulai berlari mendekati pantai yang seperti nya sedang menyambut kedatangan ku, saat ini aku memakai baju gaun berwarna putih pas di atas lutut, dan saat terkena angin, baju ku pun mulai ikut berterbangan mengikuti arah angin,


"Besok kalau mau kepantai, ganti baju dulu, aku gak sukak liat kamu pakai baju kayak gini, untung nya hari ini sepi, coba kalau ramai, gak akan kakak izinin kamu keluar mobil" ucap nya kesal


" Siap bos, pacar aku bawel banget ternyata?" jawab ku hormat dan tersenyum kepada nya


"Oh, udah pintar meledek ya?


" Iya donk, kan emank kenyataan yank" aku mengedip kan mata ku dan langsung berlari,


Kak Arkan pun ikut belari mengejar ku, sampai terjadilah permainan kejar kejaran, waktu menunujuk kan pukul 15.00 sore, jadi tidak terlalu panas karena cuaca di langit pun agak mendung, setelah itu aku pun berhenti karena merasa tidak sanggup lagi berlari


"Hah.hah, ampun kak, Nessa nyerah, capek juga lari kayak gini kak" ucap ku ngos ngos san


"Makan nya jangan suka meledek ku" dia pun mulai memelukku dengan erat,


"Iya kak, ya udah kita duduk disitu y" jawab ku mendongak menatap nya, lalu kami pun mulai duduk di tepi pantai


"Kak, lusa acara wisuda kakak kan, berati habis itu kakak gak di kampus lagi donk" ucap ku sedih


"Iya, emank kenapa, kamu gak rela ya kalau kakak lulus"


"Rela sich, tapi pasti bakal beda banget, soal nya gak ada yang larang Nessa lagi di kampus" jawabku asal sambil menghadap ke arah nya


Dan dia pun tersenyum mendengar jawaban ku itu,

__ADS_1


"Oh walau aku gak ada di kampus, tetap gak ada yang berubah donk peraturan nya, dan jangan di langgar, karena kakak punya banyak mata di sana"


" Ih kakak nyebelin" jawab ku cemberut


"Kak, nanti waktu liburan semester tiba, aku mau balik ke Bandung, rencana mau liburan disana aza, boleh kan kak? "


"Iya boleh, karena kakak kan juga bakal kesana" jawab nya santai


"Emank mau ngapain kakak di sana, kakak punya kerjaan disana? tanyaku penasaran


" Iya, kerjaan melamar kamu, biar dapat restu" jawab nya menggoda ku


Degg..... dan aku pun langsung tersenyum malu, sambil menunduk kan kepala ku kebawah


"Kok malu, kan itu yang kamu mau sayang, setelah orang tua kamu memberi restu, baru kakak membawa papa dan mama untuk bersilaturrahmi"


"Ih, kak Arkan kayak dukun beneran dech, selalu tau sama ke inginkan Nessa"


"Iya donk, kan kita sehati, kakak yakin orang tua kamu akan sangat merestui kita" dia menggenggam tangan ku


"Pasti, apa lagi yang mau mereka cari, kakak adalah menantu idaman, baik, setia,sayang sama aku, plus jugaa banyak duit" ucap ku membanggakan nya


"Makasih sayang, aku makin cinta banget sama kamu" ucap nya memelukku


Dan kami pun mulai ber pelukan dengan erat, aku selalu meminta kepada Tuhan, agar dia menjadi jodoh ku untuk selama nya, semoga hubungan ku dengan nya selalu berjalan mulus,

__ADS_1


Love U kak Arkan🥰🥰😘


Bucin akut........!!!!!!


__ADS_2