
Bagai ter sambar petir di siang bolong, itu lah perasaan ku saat ini, aku mulai menegang dan terkejut dengan apa yang barusan aku lihat,,, dan setelah nya aku kembali di buat lebih terkejut lagi, saat menatap tulisan yang bertengger di dinding dekor yang mengukir nama ku dan kak Leo dengan bunga bunga yang indah
"Selamat atas pertunangan Leo dan Nessa"
Deggh.............
Mata ku langsung melotot sempurna dan hampir keluar seperti nya, setelah membaca tulisan itu yang sangat jelas dan menantang..dan tampa sadar aku pun mulai meremas tangan ibu ku yang ada di genggaman ku
"Sayang.... kok tangan ibu kamu remas sih, wajah kamu kenapa sayang....?" tanya ibu heran
"Ibu.... kenapa ada ucapan selamat pertunangan..? dan kenapa nama ku yang tercantum di dekor itu ibu? " tanya ku marah menatap ibu
"Iya.... ini kejutan yang ibu maksud sayang, kenapa kamu terlihat marah nak... apa ibu melakukan kesalahan..? " tanya Ibu heran
"Ibu.... siapa yang meminta ini semua, kenapa ibu tidak pernah membicarakan hal sepenting ini kepada ku sebelum nya bu..? kenapa bu...? " tanyaku mulai menangis dengan suara yang masih kecil
"Sayang.... kenapa kamu menangis...?, bukan nya kamu sudah membicarakan nya kepada nak Leo, kami hanya menjalan kan kemauan kalian nak...? "
Degg.............
__ADS_1
"Kak Leo" ucap ku sambil menatap ke arah ayah, adik dan kak Leo yang mulai sampai di depan aku berdiri
"Nessa.... ada apa nak.. kenapa kamu menangis? " tanya Ayah khawatir dengan suara pelan
Aku pun tidak mendengar pertanyaan ayah ku, karena saat ini aku mulai menatap wajah kak Leo dengan amarah yang ingin meluap.
Tampa menunggu lama, aku pun langsung menarik tangan kak Leo dan mengajak nya ke arah belakang rumah ku, menuju ke taman belakang, dengan air mata yang terus membajiri wajah ku, bahkan aku sudah tidak memeperdulikan para tamu yang menatap ke arah kami sambil berbisik, begitu juga dengan orang tua ku dan orang tua kak Leo yang terus memanggil nama ku dan mencoba memberi penjelasan kepada para tamu agar tidak memandang jelek terhadap yang barusan aku lakukan.
"Ness...... kenapa membawa kakak kemari, bagaimana tanggapan para tamu terhadap kita nanti, apa kamu tidak memikirkan perasaan orang tua kita...? " tanya kak Leo sambil berjalan memasuki taman
Plakkkk.......................
Aku melayang kan tamparan ku ke wajah kak Leo setelah tiba di taman, jujur, ke adaan ku saat ini, benar benar sangat marah, bagai mana bisa, ada orang yang dengan lancang membuat rencana yang sangat penting di hidup ku tampa persetujuan dari ku, bahkan aku tidak mengetahui apa apa sedikit pun...
"Aku tidak pernah ada niat untuk menghancurkan kehidupan mu,,, aku hanya melakukan yang memang sudah seharus nya... " jawab Leo tegas
"Seharusnya apa......? apa kau tidak punya fikiran, bahkan aku tidak pernah dekat dengan mu, dan bukan nya kau sudah berjanji bahwa kau akan menjauhi ku,..... tapi mengapa kau melakukan ini..... apa yang telah kau ucap kan kepada orang tua ku, kebohongan apa yang kau sebarkan ke pada orang tua ku.... ? " kata ku histeris... seperti orang gila
"Tampa kebohongan apa pun,,pertunangan ini memang akan tetap terjadi..."
__ADS_1
"Apa maksud mu....?. apa kau Tuhan... sehingga kau bisa mengatur hidup seseorang.... , bukan kah aku sudah pernah mengatakan kepada mu, jika aku sudah memiliki seorang pria yang sangat aku cintai,,, bahkan aku dan dia sudah merajut masa depan kami... kenapa kau tega mengahancurkan nya... apa kau tidak punya hati....? "
"Diam............. ( ucap Leo sambil menutup kedua kupingnya)
" jangan pernah kau mengucap kan nama pria lain di hadapan ku.....? apa kau tidak bisa melihat keberadaan ku yang sudah sangat lama ada di samping mu, bahkan aku rela menunggu mu sampai belasan tahun, hanya agar bisa bersama mu selama nya... apa ini balasan mu terhadap pengorbanan yang aku lakukan...? " ucap nya menangis. dan menatap wajah ku
Aku pun mulai terkejut atas kata kata yang barusan aku dengar
"Apa maksud mu menunggu ku bertahun tahun... ha.... ha.... ha.... kau jangan pernah mengada ngada.. bahkan sampai umur ku genap 18 tahun, aku tidak pernah dekat dengan pria mana pun.... dan sekarang saat umur ku menginjak 19 tahun, aku hanya dekat dengan satu orang pria yang bernama Arkan... dan itu bukan kau orang nya.... " jawab ku mulai kesal
"Nessa........., tatap aku...sekarang tatap mata ku Nessa ? apa kau tidak bisa melihat cinta yang begitu besar di mata ku, aku sudah sangat lama menanti dimana kau dewasa dan aku di izinkan untuk memiliki mu, tapi kenapa kau sangat tega membuang ku bahkan sebelum aku memulai nya. apa kau tak punya hati sedikit pun, aku sungguh sungguh sangat mencintai mu Nessa Aurora..... "
Degg............
"Gak ini gak mungkin..... ini gak mungkin..... sejak kapan kau memiliki perasaan terhadap ku, bahkan kita tidak pernah dekat, ini mustahil mustahil......... hiks... hiks........ " ucap ku luruh duduk di rerumputan
"Ini benar Nessa, ini lah kenyataan sebenar nya,,, sejak pertemuan kita dirumah sakit 15 tahun yang lalu, setelah itu orang tua kita mulai menjodohkan kita, dan aku menerima nya dengan senang hati... karena aku sangat menyukai mu saat itu,, kau adalah gadis kecil ku Nessa, kau adalah milikku, dan itu tidak akan berubah sampai kapan pun..... " ucap nya ikut duduk di rerumputan sambil memegang tangan ku
"Gak.... ini gak adil untuk ku... aku tidak pernah mencintai mu... aku mencintai orang lain... tolong jangan hancurkan impian ku kak.... aku mohon......? ucap ku memelas pilu
__ADS_1
" Gak Nessa, jangan pernah kamu memintaku untuk pergi lagi, karena aku tidak akan melakukan nya.... aku sudah sangat lama menanti mu, bahkan aku selalu menjaga mu dari kejauhan, aku rela melakukan perjalanan setiap senin dari Surabaya ke Bandung hanya karna aku ingin menjaga mu, apa kau tak ingat, saat kau hampir terjatuh ketika memanjat pagar sekolah, ada yang menangkap mu, dengan memakai jumper hitam dan masker, itu aku Nessa,....dan saat kau di ganggu anak anak bargajulan yang ingin mengganggumu, aku pun datang menolong mu, dan masih banyak lagi yang aku lakukan untuk mu sampai kau tamat sekolah SMA.... apa kau tidak menyadari nya...... mengapa kau tidak mengenali ku Nessa? " tanya Leo sedih
"Hiks...... hiks..... hiks....... " aku pun semakin menelungkup kan wajah ku di kedua lutut ku, aku mulai menangis dengan pilu,,,, entah apa yang harus aku lakukan sekarang..... apa yang akan aku katakan kepada kak Arkan...... aku sangat mencintainya.... aku tidak tega menyakiti hati nya........ ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜