Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 74 ( Mengunjungi Cafe Greentea)


__ADS_3

Pagi pun mulai menjelang, dan saat ini aku sudah selesai berbenah untuk pergi ke kampus kembali, sudah 1 bulan lama nya, kami libur dari kampus, dan aku sangat merindukan kegiatan seperti ini, belajar dan bertemu dengan teman teman adalah kegiatan yang dapat membantu ku melupakan sejenak masalah yang sedang aku tanggung..


Saat aku keluar dari kamar dan mengunci pintu, ternyata bertepatan juga dengan kedatangan mobil kak Leo yang menjemput ku, dia turun dari mobil nya dan berjalan ke arah ku, entah mengapa aku masih tidak bisa menerima diri nya itu, bukan hanya hati, tapi ke adaan ini pun benar-benar sangat membuat ku risih..


"Ayo..? " ajak nya mengulurkan tangan nya


Dan aku yang tidak mau dia sentuh pun, langsung pergi meninggalkan nya yang masih terbengong, ini bukan kali pertama nya aku lakukan , tapi ini sudah berkali kali aku melakukan nya, dan semoga saja, dengan sikap ku yang dingin ini, bisa menyadarkan dia, jika aku terpaksa menerimanya agar dia sendiri yang memilih memutuskan hubungan ini..


Tak lama kemudian mobil kak Leo sudah sampai di pelataran kampus, dan aku langsung turun setelah mengucapkan kata Terima kasih pada nya, aku berlari memasuki area gedung kampus, dan sekilas aku bisa melihat jika mobil kak Leo masih betah berada di sana, karena pemilik nya sedang fokus memperhatikan ku dari kejauhan, terkadang aku berfikir, apa untung nya dia mencintai ku dengan sangat dalam, bahkan rela menunggu ku sampai belasan tahun, bukan kah dia itu tampan, aku yakin pasti banyak wanita yang menyukai nya..


"Nessa...? " panggil Monic yang sedang menunggu ku


"Monic...? " ucap ku memeluk nya


"Kangen....? "


"Aku juga mon..? "


"Eh.., aku perhatikan kamu makin gemoy dech Ness...? " ucap Monic meneliti penampilan ku


"Masak sih mon..?, jelek ya mon..?"


"Siapa bilang jelek, cantik dong, aku heran dech, kamu kan lagi stres ya banyak fikiran, kok gak kurus sich, ini malah kebalikan nya..? "


"Ya gimana mau kurus, orang aku nya makan aja.. hehehe.....? "


"Ih..., rakus dech sahabat aku ini..? "


"Biarin,, oya entar pulang dari kampus kita makan yuk di resto Greentea, aku udah kangen banget pengen kesana..? " ucap ku


"Kangen apa ne...?, kangen sama tempat nya apa sama pemilik nya..? " goda Monic


"Sama dua dua nya...? ya kali aja bisa ketemu sama pemilik nya..., jujur aku kangen banget sama dia mon..? " ucap ku sedih

__ADS_1


"Kalau kangen kan bisa di telfon diem diem, aku yakin kak Leo gak bakal tau kok? "


"Telfon kemana?, nomor aku di blokir sama itu orang..? "


"Masak sich..., kayak nya kak Arkan bener bener sakit hati dech sama kamu..? "


"Iya pasti lah..., mungkin kalau aku jadi dia, juga aku bakal ngelakuin hal yang sama.., aku benar-benar merasa bersalah mon..? "


"Sabar ya Ness..., aku yakin ada hikmah dibalik semua ini..? " jawab Monic memeluk ku...


Dan setelah meluapkan kesedihan ku dengan Monic, kami pun mulai masuk ke dalam kelas, karena pelajaran akan segera di mulai...


*****


Tidak terasa mata kuliah hari ini pun sudah selesai kami ikuti, dan saat ini aku dan Monic sudah berada di parkiran motor untuk menuju ke cafe kak Arkan...


Sebelum pergi, aku sudah mengirim pesan ke kak Leo agar dia tidak perlu menjemput ku, dan tampa banyak bertanya dia pun langsung menjawab Iya..., aku yakin pasti saat ini dia sedang sibuk karena banyak nya pasien yang mulai mengantri untuk berobat dengan nya.., dan aku semakin senang jika itu selalu terjadi, karena dengan begitu, kak Leo pasti akan lupa dengan ku...


Tak butuh waktu lama, kami pun sudah sampai di depan cafe milik kak Arkan, cafe ini semakin bagus dan ramai,desain nya pun sudah berubah dan bertambah cantik, kami memilih duduk di bangku yang ada di dalam cafe, aku sengaja memilih tempat ini, agar bisa melihat orang yang aku rindukan jika dia akan menuju ke ruangan nya...


"Kenapa....,? gagal ya prediksi nya..? " tanya Monic


Dan aku hanya mengangguk tampa menjawab


"Sabar ya..., besok kita coba lagi..? "


"Iya..? " jawab ku lemas


"Yuk balik..., nanti ke sorean lagi..? "


"Kamu mau pergi ya habis ini..? " tanya ku


"Iya..., di ajak keluar sama kak Rendy..? "

__ADS_1


"Hiks... hiks... hiks... aku iri dech sama kamu.., semoga kalian berjodoh ya..? "


"Jangan sedih Nessa sayang..?, makasih untuk doa nya, ya udah kita balik sekarang ya..? "


Dan kami pun keluar dari cafe itu, jujur aku bahagia atas hubungan sahabat ku yang berjalan dengan mulus, semoga saja tidak ada masalah yang menerpa hubungan mereka.., karena aku tidak ingin jika sahabat ku merasakan apa yang aku rasakan, biarlah hanya aku yang merasakan sakit ini,, cinta yang tak dapat memiliki....


****


Sedang kan di ruangan yang tertutup itu, saat ini Arkan sedang menatap ke arah sisi TV yang ada di dalam cafe dan di luar cafe, tepat nya di parkiran,,


Dia sedari tadi terus memperhatikan gerak gerik wanita yang sangat dia cintai itu, dan karena wanita itu juga yang membuat dia merasakan sakit hati yang terasa sangat dalam..


"Jangan di lihatin terus bro...?, katanya mau move on..? " ejek pria yang bernama Dimas


Bukk...... suara lemparan buku tepat di wajah nya..


"Jangan meledek ku.., apa kau ingin aku menghancurkan ruangan ini lagi..?


" Eits..., jangan dong.., kasihan lah dengan karyawan mu itu, sudah berapa kali dia membereskan ruangan mu ini.., aku yakin jika kau mengamuk lagi, pasti karyawan mu akan kabur semua.? " ucap Dimas menyindir


"Biarkan saja..., itu pilihan mereka sendiri, yang terpenting emosi ku sudah tersalurkan melalui barang barang itu..? "


"Dasar aneh..., pantas saja jika Nessa memilih pergi meninggalkan mu..? " ejek nya


"Bangsat.., apa kau sedang memancing ku..? "


"Ha.. ha.. ha..., kau memang benar-benar unik kawan?


" Coba kau lihat di sisi TV ini, dia sangat cantik dan bertambah berisi.., andai saja hubungan ku masih seperti dulu, aku pasti sudah menyeret nya masuk keruangan ini..? " ucap Ikram tersenyum


"Lalu kenapa kau tadi tidak melakukan nya..? "


"Bodoh..., mana mungkin aku melakukan itu.. aku kan sedang menghukum nya.., aku ingin dia tersiksa karena merindukan ku..? "

__ADS_1


"Uh...,sok narsis kau Arkan....? " ucap Dimas gantian melempar buku itu..


__ADS_2