Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Kebahagiaan Nessa dan Arkan


__ADS_3

Setelah kepergian dokter tersebut, para suster langsung memindahkan Nessa kedalam ruangan perawatan,..


Mereka memutuskan untuk merawat Nessa dalam waktu satu hari, agar janin yang sedang dia kandung dapat sehat dan tidak terganggu dari obat yang Nessa konsumsi tersebut...


Dan setelah selesai di pindah kan kedalam ruang perawatan, Arkan dengan cepat langsung masuk ke dalam ruangan tersebut


Rasa nya sudah tidak sabar untuk segera mengelus perut sang istri yang ternyata sudah mengandung anak yang selama satu tahun ini Arkan nanti nantikan...


Dan ketika sudah berada di samping ranjang, Arkan mulai membuka selimut yang menutupi tubuh Nessa,


Dia menyingkirkan sedikit baju yang Nessa gunakan agar bisa melihat dengan jelas perut wanita yang sangat dia cintai tersebut..


"Sayang... maaf jika papa tidak menyadari keberadaan mu, semoga kau selalu sehat di dalam sana sayang"


Ucap Arkan sambil mengelus perut Nessa dengan lembut, tak lupa pula Arkan memberikan kecupan sayang ke atas perut tersebut, hingga beberapa saat kemudian,


Terdengar suara dari Nessa yang seperti nya sudah mulai sadar dari pingsan nya..


"Setttt....... ah... kepala ku sangat sakit"


Ujar Nessa yang mencoba membuka mata, Arkan yang melihat istri nya itu pun langsung bangkit dari duduknya untuk membantu istri nya tesebut..


"sayang... akhirnya kau sudah sadar"


Ucap Arkan tersenyum bahagia, tak lama kemudian Arkan langsung memencet tombol untuk menghubungi para perawat

__ADS_1


Setelah itu, Arkan mulai membantu Nessa untuk sedikit bangkit dan memberi nya minum agar tubuh nya kembali Vit seperti sedia kala...


"Minum dahulu sayang,agar pusing mu menjadi hilang..."


Ucap Arkan sambil memberikan Nessa minum di dalam gelas,


Setelah itu Arkan kembali menidurkan tubuh Nessa kembali, dan tak lama kemudian, pintu ruangan mulai terbuka, masuk lah para dokter dan juga suster untuk memeriksa keadaan Nessa...


"Sekarang anda sudah lebih baik ya nyonya, dan untuk satu hari, anda harus beristirahat dengan cukup di ruang perawatan ini, besok baru anda bisa pulang kerumah"


Ucap Dokter tersebut, setelah itu dokter memberikan Nessa obat yang berdosis rendah, baru lah dia keluar kembali dari ruangan tersebut...


Kini tinggal lah mereka berdua, setelah kepergian dokter tersebut, Arkan langsung duduk di samping ranjang, dan memeluk tubuh Nessa dengan erat...


"Maaf sayang, Karena telah membiarkan mu meminum minuman itu, dan ikut terjebak oleh kejahatan Bella dan juga Bastian"


"Tidak apa mas, aku tahu jika kamu pasti akan menyelamatkan ku, dan kau sengaja membiarkan Bastian melakukan rencana nya itu agar bisa menangkap nya dengan bukti yang kuat"


. "Iya, kau benar sayang, aku memang mencari waktu yang tepat untuk menangkap nya, dan aku tidak melupakan keselamatan mu yang pasti nya, apa lagi saat mengetahui jika sudah ada anak kita di dalam sini"


Ucap Arkan sambil mengelus perut istri nya, Nessa terlonjak kaget mendengar penuturan dari suami nya tersebut...


"Maksud mas apa..? kenapa mas mengatakan jika sudah ada anak kita di dalam perut ku? "


Tanya Nessa tidak sabar..

__ADS_1


"Iya.., mas juga baru mengetahui nya sayang, saat kau di periksa oleh dokter, dan dokter mengatakan jika janin di dalam perut mu, dia baik baik saja, dan besok kau harus memeriksa nya ke dokter Obgyn"


"Apa...! mas gak bohong kan, ini beneran kan mas? "


Tanya Nessa dengan wajah bahagia, dia langsung bangkit dari tidur nya karena kurang puas mendengar perkataan dari suami nya tersebut...


"Iya, aku tidak bohong sayang, kita berdua akan menjadi orang tua"


"Hiks.... hiks.... aku senang banget denger nya mas.. akhirnya penantian kita selama satu tahun bisa terkabul juga"


"Terimakasih sayang, aku juga sangat bahagia, aku berjanji akan menjaga kalian berdua, dan aku juga akan kembali berobat ke dokter Rio untuk menyembuhkan segala penyakit ku, aku tidak mau jika jiwa ku bisa kembali kambuh dan membuat kamu terluka sayang"


"Ya Tuhan, aku benar-benar bahagia mas.. terimakasih mas Arkan, akhirnya kamu bisa membuka pintu hati kamu mas"


Ucap mereka berdua saling berpelukan...


Sedangkan Dimas yang ada diluar saat ini, dia hanya mengintip dari celah pintu yang sedikit terbuka, dia sangat bahagia melihat kebahagiaan mereka berdua


Semoga saja, Dimas bisa menyusul kebahagiaan seperti Arkan dan juga Nessa ...


"Ehm...., apa yang kakak lakukan? "


Tanya seorang gadis yang membuat Dimas langsung terkejut setengah mati, apakah dia sudah ketahuan sedang mengintip...


Dengan perlahan, Dimas mulai menoleh ke arah belakang, sambil memasang wajah menahan malu...

__ADS_1


"Kau.........!!!!!


Teriak Dimas terkejut, dia Tidak menyangka jika aksi iseng nya itu malah di pergoki oleh orang yang dia sukai....


__ADS_2