Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Kedatangan Dimas


__ADS_3

Tidak terasa malam sudah menyapa, saat ini Arkan dan juga Nessa sudah bersiap siap untuk menyambut kedatangan Teman teman Arkan...


Sedangkan Monic dia berada di bawah bersama bik Sumi, mereka sedang menyusun makan malam yang sudah di masak ke atas meja makan...


Monic, belum mengetahui, siapa tamu yang akan datang sebentar lagi, karena jika mengetahui nya, sudah bisa di pastikan Monic akan memilih pulang dengan segera...


Maka dari itu, Nessa berinisiatif untuk menutupi nya dari sahabat nya tersebut, karena dia ingin kesalahan pahaman di mass lalu bisa teratasi dengan damai...


Saat akan membuka pintu, tiba tiba saja Arkan menarik tangan Nessa dengan pelan, dia sengaja ingin menghentikan langkah Nessa agar tidak segera keluar dari kamar..


Nessa yang kini sudah menghadap suami nya pun langsung tersenyum, saat melihat wajah Arkan yang tampak murung dan tidak bersemangat...


"Ada apa sayang? kenapa wajah kamu jadi kecut gitu? "


Tanya Nessa penasaran, .. sambil memeluk tubuh Arkan dan menatap wajah pria tersebut...


"Iya, aku sangat takut jika kau terkana dampak dari semua ini, musuh kita mulai menyerang kita Sayang, sedangkan kan kau besok akan memulai program PPL mu, aku menjadi tidak tenang"


Jelas Arkan memasang wajah panik...


"Kenapa harus panik seperti itu? bukan kah mas sudah memberikan aku bodyguard wanita, yang akan menjaga dan mengikuti ku setiap saat"


"Kau benar sayang, tapi musuh kita kali ini sangat lah licik,aku sangat kenal dengan sifat Bella, dia tidak akan mau mundur sebelum kalah habis habisan, sedangkan Albert, dia juga sama seperti Bella, tidak takut untuk kalah, karena ambisi nya sangat lah besar"


" Ya sudah, jika mereka yakin akan kemenangan mereka, maka kita juga harus yakin akan kemenangan kita mas.., ! ingat lah, siapa pun yang berjalan di jalan yang benar, maka dia akan selalu menang mas... percaya sama aku"


Ucap Nessa mencoba meyakin kan suami nya, Arkan langsung tersenyum bahagia setelah mendengar kan perkataan dari istri nya tersebut...


Ini lah yang Arkan sukai dari Nessa, dia selalu bisa menjadi penyemangat dan vitamin untuk Arkan yang mulai kembali panik berlebihan...


Dengan cepat Arkan langsung memeluk tubuh Nessa dengan sangat erat,


Dia mencium rambut Nessa yang di gerai dengan sangat indah, jika saja tamu nya bukan lah Reza dan Dimas, sudah pasti Arkan akan menyuruh istri cantik nya itu untuk bersembunyi saja...


"Jangan terlalu erat sayang, aku tidak bisa bernafas"


Ucap Nessa membuat Arkan langsung melerai pelukan nya dan menatap wajah Nessa dengan intens...

__ADS_1


"Maaf sayang..., apakah aku telah menyakiti mu? "


Tanya Arkan khawatir, sedangkan Nessa langsung tersenyum lucu karena mendengar pertanyaan dari suaminya tersebut...


"Tidak mas..., aku hanya pengap saja tadi, oya, sini mas, aku mau bisikin sesuatu! "


Panggil Nessa menyuruh Arkan untuk sedikit menunduk, dengan cepat Arkan pun mengikuti ke inginkan suami nya, dia menundukkan sedikit tubuh nya agar Nessa dapat menjangkau kuping Arkan...


Cuppp..... cuppp....


Dua buah kecupan Nessa layangkan di kedua pipi Arkan , membuat pria tampan itu langsung tersenyum menatap istri nya tersebut...


"Kau mengerjaiku ya? "


Tanya Arkan tertawa...


"Iya.., habis nya mas tinggi banget, aku kan gak nyampek kalau mau cium mas Arkan"


Jawab Nessa tersenyum malu, Arkan yang merasa mendapatkan lampu hijau dari istri nya pun langsung memeluk tubuh Nessa dan menundukkan kepala nya ke arah sang Istri...


Dengan cepat Arkan memberikan kecupan di bibir istri nya tersebut, setelah merasa kurang puas akhirnya Arkan ******* bibir Nessa dengan sangat bergairah...


Arkan meremas aset itu dengan sangat lembut namun memabukkan, tanpa sadar, Nessa sudah mengeluarkan suara erotis nya, jika boleh jujur ini adalah salah satu yang Nessa sukai,


Sentuhan kecil yang dapat menimbulkan gairah untuk terus melanjutkan permainan tersebut...


Mereka berdua kini sudah di ambang gairah membara, bahkan Arkan juga membuat tanda kepemilikan di leher milik istri nya tersebut, seperti nya Arkan lupa jika dia sudah mengundang teman teman nya untuk datang kerumah,


Atau pun Arkan memang sengaja karena ingin memamerkan hasil karya nya kepada kedua pria jomblo tersebut...


"Aakh...... mas... "


Panggil Nessa dengan suara yang membuat Arkan tidak dapat menghentikan aksi nya tersebut...


"Mas.... sudah hampir jam 8"


Ucap Nessa sekali lagi mencoba menyadarkan suami nya kembali... tapi tetap saja Arkan tidak memperdulikan perkataan Nessa, dia terus saja menikmati dua aset yang kini sudah terbuka dengan lebar...

__ADS_1


"Mas..., nanti kita lanjut kan lagi, sebentar lagi teman teman kamu akan tiba mas... , "


"Hah... baiklah.. aku akan berhenti, tapi nanti malam kau harus melayani ku sampai aku puas"


Ancam Arkan yang sudah menghentikan kegiatan nya tersebut, seperti anak kecil yang tidak dikasi mimik susu, itu lah yang Arkan lakukan saat ini...


Dia benar benar merasa kesal karena kegiatan nya harus terhenti dengan tiba-tiba...


Nessa yang melihat sikap suami nya tersebut pun langsung tertawa lucu, dengan cepat Nessa menarik tangan Arkan untuk segera turun ke lantai bawah..


Kini Nessa dan Arkan sudah berada di ruang tamu, menyambut kedatangan Reza dan juga Dimas, sedangkan Monic dia masih di ruang makan bersama dengan bik Sumi..


Ketika sudah selesai membantu bik Sumi, Monic pun mulai melangkah kan kaki nya ke arah ruang tamu,


Dia sudah mengetahui jika para tamu sudah tiba di rumah Nessa, dan Monic ingin melihat siapa tamu tersebut..


Setiba nya di ruang tamu, langkah kaki Monic langsung terhenti, ketika melihat siapa yang telah datang kerumah sahabat nya tersebut...


Dia melihat Dimas, seorang pria yang sudah Dua tahun ini telah dia jauhi,


Nessa yang melihat ke arah Monic pun langsung mendatangi teman nya tersebut...


Jangan sampai Monic pergi dari rumah nya karena melihat siapa tamu mereka...


"Mon.., jangan pergi, Kak Dimas mempunyai hal penting yang akan di bahas dengan suami ku, aku mohon"


Ucap Nessa memohon, Monic yang tidak tega pun langsung menganggukan kepala nya, lagian kejadian kesalah pahaman itu sudah berlalu 2 tahun yang lalu,


Seperti nya tidak ada salahnya jika dia melupakan perselisihan nya dengan Dimas..


"Okey, aku gak akan pulang kok"


Jawab Monic tersenyum, membuat Nessa dan juga ketiga pria yang sedang menatap ke arah diri nya langsung merasa lega...


"Terimakasih Monic sayang, oya kak Dimas dan kak Reza ayo kita ke ruang makan sekarang"


Ajak Nessa kepada ketiga pria tersebut,

__ADS_1


Dan berberapa menit kemudian, mereka sudah menikmati makan Malam yang terhidang di atas meja makan,


Arkan merasa bangga dengan istri nya tersebut karena Nessa bisa memperbaiki hubungan antara teman nya dengan sahabat nya yaitu Monic dan Dimas...


__ADS_2