Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 63(mencoba ikhlas)


__ADS_3

Sedangkan di wilayah lain, tepat nya di negara singapura , saat ini Arkan sedang mondar mandir di dalam kamar hotel nya, dia baru saja menyelesaikan pertemuan bersama klien nya di cafe ternama disana,, setelah selesai dia pun langsung bergegas menuju hotel yang sudah dia pesan


Sekarang waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari, lebih cepat satu jam dari waktu di indonesia... dan saat tiba di dalam kamar hotel, Arkan pun baru membuka handphone nya, dan melihat notif panggilan WA dari kekasih nya yang tidak dia ketahui, rasa rindu dan rasa bersalah pun menjadi satu, sehingga Arkan pun mencoba menghubungi kekasih nya kembali,, tapi tidak ada jawaban....


"Sayang....... ayo angkat telfon ku...?, apa kamu sudah tidur sangat nyenyak? " ucap nya sendiri


"Kenapa perasaan ku sangat tidak enak...,? aku harus menelfon johan.. "


Tut.... tut.....


"Hallo bos... " jawab seorang pria


"Jo..., kau dimana..?, kau masih melakukan tugas mu kan..?" tanya Arkan panik


"Iya bos... sejak nona Nessa tiba di bandung, aku selalu mengawasi nya dari kejauhan, tapi setelah malam tadi saat dia tiba dirumah nya, maaf aku tidak bisa mengawasi nya bos... aku hanya bisa memantau nya dari kejauhan rumah nya nona Nessa"


"Kenapa kau tidak bisa masuk ke dalam rumah nya..., bukan nya rumah Nessa itu tidak ada yang menjaga...? "


"Bos... tadi malam di rumah nya ada yang menjaga nya bos, 2 orang pengawal berdiri di depan gerbang, seperti nya ada acara penting di rumah nya itu, karena banyak tamu terhormat yang menghadiri nya bos... "


"Apa...... ??? sebenarnya acara apa itu..., kenapa kau tidak bertanya kepada orang di daerah situ...? "


"Maaf bos...., perumahan nona Nessa adalah kawasan elit, jadi aku tidak menemukan orang yang lewat berjalan kaki bos... "


"Bodoh......, kenapa aku mengira jika keluarga kekasih ku hanya orang kalangan biasa...., lalu apa lagi yang kau dapat dari pantauan mu...? "


"Bos... ada kejanggalan di pesta itu bos... karena tepat pukul 20.30 acara itu sudah bubar bos.... aku tidak tahu pasti apa penyebab nya bos? "


"Ya sudah kau awasi terus dari kejauhan, jangan terlalu mencolok,, aku tidak mau jika keluarga Nessa tahu... "


"Baik bos.. " ucap Joni


Dan setelah panggilan itu terputus, Arkan pun mulai mendudukkan bokong nya di atas ranjang..

__ADS_1


"Apa yang sebenarnya terjadi....?, seperti nya aku harus segera menyelesaikan pekerjaan ku disini, agar aku bisa secepatnya menyusul kekasih ku....? "


Karena merasa sangat lelah, akhir nya Arkan pun membaringkan tubuh nya di atas ranjang,, mencoba tidur, walau fikiran nya sedang berkelana jauh...


*****


Tidak terasa pagi pun telah menyapa, dan aku mulai membuka mata ku, menyesuaikan cahaya yang baru aku lihat dan mengembalikan kesadaran ku kembali... setelah itu, aku pun bangkit dan duduk di atas ranjang, sambil meneliti penampilan ku yang masih sama seperti tadi malam, berantakan........


"Ternyata aku tidak mimpi..... " ucap ku menutup wajah dengan tangan


"Apa yang harus aku katakan kepada kak Arkan.. aku yakin,,, dia pasti menghubungi ku tadi malam..., eh dimana handphone ku..? "


Aku mulai mencari keberadaan handphone ku yang ada di atas ranjang, dan setelah aku menemukan nya.. aku pun langsung mengecek panggilan yang tak terjawab yang sangat banyak...


"My honey........? " ucap ku tertawa...


"Maaf kak, mulai tadi malam, status ku telah berubah.., aku sudah menjadi tunangan orang lain..." ucap ku menangis


Aku melihat panggilan masuk dari kak Arkan, aku pun mulai menjatuhkan handphone ku di atas tempat tidur...


"Hiks... hiks.... apa yang harus aku katakan pada kak Arkan,,,? apa aku harus jujur sekarang,,, tapi aku gak sanggup....


Aku pun mulai menenangkan diriku dengan mengambil nafas dalam dalam, dan setelah tenang, aku pun memberanikan diri untuk mengangkat telfon nya


" Hallo kak...... " ucap ku terbata bata


"Sayang..... kamu baik baik aja kan disana,, maaf ya jika tadi malam aku telat menghubungi mu,,, sesampai di sini aku langsung bertemu kline yang kebetulan adalah teman ku juga, jadi dia mengajak ku untuk mengobrol di sebuah cafe,, kamu tenang aja sayang..., teman ku itu pria kok, bukan wanita... dan aku disini sedang berusaha untuk memenagkan tender yang akan membuat perusahaan kita bertambah jaya... oya apa kamu baru bangun tidur..? " tanya kak Arkan


"Iya kak... maaf jika aku kesiangan kak, aku merasa sangat lelah kak... " ucap ku menahan tangis


"Iya gak apa kok sayang, aku ngerti,,, ya sudah kamu langsung mandi dan sarapan ya.. aku sudah di kantor, dan akan memulai rapat... "


"Iya kak"

__ADS_1


"Sayang... doakan aku ya.. agar aku memenang kan tender ini,,, setelah semua selesai aku akan langsung menuju ke Bandung menyusul mu... "


"Iya kak"


"Ya sudah kakak tutup telfon nya...?, aku mencintai mu kekasih ku... "


" Aku juga"


Hiks.... Hiks......... aku pun langsung luruh duduk di lantai,, sangat sakit...rasa nya aku benar benar tidak sanggup untuk mengatakan nya.... aku adalah semangat dan motivasi nya untuk sukses.. apa adil jika aku menghancurkan kepercayaan nya itu... tapi di lain sisi.. aku juga tidak sanggup untuk menghancurkan hati kedua orang tua ku....


Ckkllek.........


"Kak..... maaf kak... maaf jika karena aku kau harus menderita kak" ucap jino yang tiba tiba masuk dan meminta maaf


"Dek... apa yang kau lakukan... " tanya ku terkejut


"Aku sudah tahu semua kak... aku tahu rahasia ayah dan ibu,, bahkan aku sudah lama mengetahui nya..... ini salah ku kak... seharus nya bunda Rita tidak usah menolong ku.... jika hanya membuat mu menderita kak.... ? "


"Dek.... kau tidak boleh mengatakan itu.... kau tidak bersalah.. ini memang sudah takdir kakak, dan kakak akan menerima nya dengan iklas... kakak mohon... jangan pernah kamu merasa bersalah dek.... mungkin kak Leo memang sudah menjadi jodoh kakak.... " ucap ku memegang wajah adik ku


"Tapi bagaimana dengan hati mu kak... aku tahu kau sangat mencintai orang jakarta itu...? "


"Ini biasa sayang.... setiap orang pasti pernah mengalami nya,, dan kakak yakin... kami bisa melewati nya...percayalah...? " ucap ku meyakinkan


"Apa benar seperti itu kak"


"Iya adik ku yang tampan.. kau masih kecil, jadi belum tau tentang cinta... "


"Makasih karena mau berkorban untukku kak, maaf jika selama ini aku selalu menjauhi mu.. " ucap nya memelukku


"Ya aku tau dek... " aku pun membalas pelukkan nya


Sekarang aku hanya pasrah... biarlah Tuhan yang menentukan takdir ku, dan aku akan menerima nya

__ADS_1


__ADS_2