Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 33


__ADS_3

"stop kak, jangan ketawa terus" ucap ku berteriak karena sudah merasa sangat kesal


"okey, sory kalau aku gak bisa berhenti tertawa" jawab nya sambil sedikit menahan tawa nya


aku pun mulai kesal dan merasa di permain kan, aku yakin saat ini pasti kak arkan dan monic sangat mengkhawatirkan ke adaan ku, karena aku yang menghilang dengan tiba tiba dan aku mulai menatap nya dengan tajam,


"jangan gitu donk ngeliatin nya, okey aku serius, yang menggantikan baju kamu tadi malam, bukan aku, tetapi maid di rumah ini"


"terus mana tas aku"


"gak ada, tas nya aku sita sampai kita keluar dari vila ini" jawab nya santai


"jangan gilak dech kak, aku mau menelfon kak arkan dan monic, juga orang tua ku, pasti mereka saat ini sangat mengkhawatirkan kan ke adaan ku karena sudah menghilang tiba-tiba , aku mau menghubungi mereka kak"


"itu peraturan nya, kita disini sampai tiga hari, kalau kamu gak mau, aku bisa lo menelfon ayah kamu sekarang juga,dan mengatakan pada nya jika anak gadis nya saat ini sedang berada bersama seorang pria dalam satu kamar, ancam albert dengan tersenyum menyeringai


"apa maksud kakak, apa kakak mau mengancam ku" ucap ku serius


"bukan mengancam, mana mungkin aku mengancam calon pacarku sendiri" ucap nya tesenyum smirk


"siapa yang kakak maksud calon pacar"


" ya kamu dong, Nessa aurora"

__ADS_1


"jangan percaya diri berlebihan kak, sebenarnya apa mau kamu, kita sebelum nya gak pernah dekat dan gak ada masalah apa apa, kenapa sekarang kamu menculikku" ucap ku dengan mata yang sudah berkaca kaca


sebenarnya sedari tadi aku sudah merasa takut, tapi aku mencoba untuk berani agar tidak terlihat lemah,


"kamu mau tau apa mau ku, "aku ingin kamu menjadi kekasih ku" ucap nya dengan lantang


degg........ aku pun terkejut atas ucapan nya dan aku mulai luruh dari berdiri ku dan duduk di lantai,


"hiks..... hiks..... lebih baik kamu bunuh aja aku sekarang juga, karena aku gak akan pernah bisa menuruti kemauan mu itu, apa kamu tau kalau aku dilarang pacaran dengan ayah ku dan saat ini aku telah mengingkari janji ku karena telah menjalin hubungan bersama kak arkan, dan sekarang kamu tiba tiba menculikku dan memberi ku syarat kalau aku harus menjadi kekasih mu, hwua......... hiks.. hiks.... "


aku pun mulai menangis dengan sangat kencang, karena saat ini aku benar-benar merasa sangat frustasi,


dan albert pun mulai bingung karena melihat ku menangis dengan sangat kencang, dia bahkan mencoba menenangkan ku dengan perasaan panik,


"eh cep cep,iya udah jangan nangis lagi donk, mana kenceng banget lagi nangis nya, kan aku belum apa apa in kamu" ucap albert menenangkan ku


"apa maksud nya belum apa apain aku, apa kakak mau memperkosa ku seperti di film film, hwua.......... kakak jahat banget sich, aku itu masih baru tamat SMA kak, bahkan aku belum pernah pacaran, dipegang sama cowok aja aku belum pernah, aku masih polos kak, kenapa kakak sejahat itu, apa kakak tidak mempunyai adik perempuan, bagai mana kalau adik kakak dilakukan kayak gitu, apa kakak rela, hiks... hiks... aku mau pulang kak" ucap ku menangis sangat sedih dengan nada sesenggukan sambil mengucek mata ku dengan sebelah lengan tanganku,


dan albert langsung bengong mendengar perkataan ku barusan, seperti nya dia mulai iba dan tak tega melihat ku menangis dengan sangat pilu,


"maaf, maaf kalau aku sempat berfikir jelek sebelum nya, kamu memang gadis yang baik, maaf kalau aku ada niat ingin merusak mu, aku benar benar merasa sangat menyesal, aku janji tidak akan menganggu mu lagi, tapi izin kan aku untuk memperhatikan kamu dari kejauhan" dia duduk di lantai sambil menunduk dan memegang tanganku


aku pun terkejut dengan apa yang dia lakukan,

__ADS_1


dia memohon maaf kepada ku atas kesalahan nya, rasa nya aku sangat bersyukur


"iya Nessa da maafin kakak, mungkin kakak khilaf, tapi Nessa mohon, jangan pernah melakukan hal yang sama dengan Nessa lagi atau pun gadis lain nya"


"iya kakak janji, terimakasih karena kamu telah menyadarkan ku, sekarang hapus air mata mu, jangan takut, aku janji tidak akan menyentuh mu, dan aku akan mengantar mu pulang hari ini juga"


"kakak serius, kakak gak bohong kan" tanya ku terkejut membulatkan mata ku


"iya enggak donk, tapi kamu harus makan dulu, baru kakak antar pulang"


"okey aku pasti akan yang banyak, ayok kak kita keluar"


"eits,,,, gak usah kamu disini aja, biar kakak yang ambil makanan untuk kamu"


dan dia pun menuju ke lemari dan membuka nya, aku melihat dia mengambil pakaian wanita dan juga tas yang persis seperti milik ku


"ini baju untuk kamu, dan ini tas nya maaf kalau aku mematikan handphone mu tampa izin, oya tiga puluh menit lagi aku akan kembali, kamu harus membersihkan diri mu dulu sebelum kita pulang"


" iya kak"


" ya udah kakak keluar dulu, cepetan mandi" dia pergi sambil mengelus atas kepalaku


setelah memastikan albert pergi, aku langsung mengambil handphone ku dan mengirim pesan ke kak arkan

__ADS_1


"kak Nessa baik baik aza saat ini,mungkin sebentar lagi Nessa akan pulang, kakak jangan khawatirkan Nessa ya, nantik setelah pulang Nessa akan menceritakan semua nya" ucap ku di dalam pesan


setelah itu aku langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri,


__ADS_2