
Saat ini, aku dan keluargaku sedang berkumpul di meja makan untuk melakukan sarapan pagi.. setelah semua lengkap, kami pun mulai menyantap masakan yang sudah sangat aku rindukan, masakan ibu ku yang sangat enak dan menggugah selera...
Dan Di tengah acara makan kami, ayah pun mulai membuka pembicaraan...
"Nak... apa kau sudah memutuskan hubungan mu dengan pria jakarta itu..? " tanya ayah
Aku pun langsung menghentikan acara makan ku dan menatap ke arah ayah
"Belum yah.... " Jawab ku menahan sesak
"Kenapa nak...? "
"Yah... maaf, jika aku tidak menuruti perintah ayah dan ibu..., tapi aku mohon sama ayah dan ibu... tolong izinkan aku untuk memutuskan nya secara langsung, aku tidak ingin melalui telfon yah... kami mengawali hubungan ini secara baik baik, dan aku ingin meng akhiri nya juga dengan cara baik baik yah.... aku mohon izinkan aku untuk bertemu dengan nya sekali ini saja...? " ucap ku menahan air mata
"Apa maksud mu.. kau akan kembali ke jakarta, begitu...? "
"Tidak yah... aku akan tetap disini sampai waktu liburan ku berakhir.., sebenarnya saat aku di jakarta, dia sudah berencana untuk bersilaturahmi bertemu dengan ayah dan ibu.., dan dia akan menyusul ku 3 hari kedepan yah, karena dia sedang ada perjalanan bisnis... dia sedang merancang kesuksesan untuk masa depan kami... apa ayah tau.. jika dia sangat serius dengan hubungan ini... aku sangat tidak tega jika harus mengatakan nya lewat telfon... ayah bisa bayangkan bagaimana hancur nya dia yah..... ? " ucap ku menatap kosong
"Maaf.... jika telah menghancurkan impian kamu dan dia nak...? , ayah benar-benar tidak mengetahui nya..? " jawab ayah sedih
"Gak apa kok yah..., ini bukan salah ayah.., mungkin ini memang sudah menjadi takdir kami, karena tidak berjodoh.... aku janji setelah bertemu dengan nya nanti... aku tidak akan pernah menemui nya lagi yah... " ucap ku tersenyum memegang tangan ayah
"Apa benar jika kakak tidak apa apa...? " tanya Jino khawatir
"Iya adik ku yang tampan...., ayo kita lanjut makan,, kamu harus makan yang banyak dek.. biar bisa jadi polisi... " ucap ku menggoda adik ku
"Siap kak.... itu adalah cita cita ku kak.... " jawab Jino tersenyum
"Semoga kamu selalu bahagia ya sayang... " ucap Ibu menimpali menatap ke arah ku
"Pasti bu... " jawab ku tersenyum
Setelah itu, kami pun mulai melanjutkan acara makan kami... di selingi dengan suara canda tawa...
Aku bisa melihat kebahagiaan yang tergambar di wajah orang tua ku dan adik ku.. dan aku sangat senang melihat nya... biarlah aku terluka,, asal bisa melihat keluarga ku bahagia
__ADS_1
****
Setelah sarapan pagi selesai, kami pun mulai menuju ke ruang tamu untuk bersantai, kebetulan, hari ini hari minggu, jadi kami memilih untuk bersantai berasama...
"Assalamu'alaikum... "
Ucap seorang pria yang baru tiba dan langsung masuk menyalami tangan kedua orang tua ku
"Walaikumsalam" jawab ku malas
"Eh... nak Leo, pagi pagi udah kesini, pasti mau ketemu anak tante ya... " ucap Ibu menggoda
"Iya tante... ada yang ingin Leo bicarakan bersama Nessa,,, apa Leo bisa pinjam Nessa dulu tante.... ? "
"Boleh kok, ya udah bawa aja, kalian mau bicara dimana...? "tanya mama lagi
"Emm.... aku ingin... " jawab Leo terputus
"Aku gak mau keluar... kalau kamu mau,,, ayo ke taman belakang... " ajak ku dan beranjak pergi
"Mari tante. om...? " ucap Leo pamit
"Pasti tante... " jawab nya tersenyum
*******
Saat ini aku sudah berdiri membelakangi kak Leo yang sedang berjalan menuju ke arah ku...
aku sedang menghirup udara yang sangat segar pagi ini, untuk mendingin kan perasaan ku yang mulai tersulut emosi, entah mengapa... setiap melihat wajah kak Leo, aku selalu teringat atas kebohongan yang telah dia katakan kepada orang tua ku...
"Aku gak punya banyak waktu... apa yang ingin kakak bicara kan..? " ucap ku masih membelakangi nya
"Apa kita akan berbicara dengan keadaan seperti ini...? "
"Mungkin..... kenapa gak mau?... kalau kamu gak mau, ya udah aku masuk.... ? " ucap ku berjalan pergi
__ADS_1
"Jangan pergi.... "
Ucap kak Leo menarik tangan ku dan mendekatkan tubuh kami,, aku yang tak siap pun sangat merasa terkejut
"Apa yang kau lakukan kak.... lepaskan tangan ku..., jangan menyentuh nya..? " ucap ku menjerit
"Aku akan melepaskan tangan mu.. asal kau mau berbicara mengahadap ke arah ku... "
"Iya... cepat lepaskan... " jawab ku kesal
Dan setelah dia melepaskan cengkraman nya, aku pun mulai berdiri menghadap ke arah nya dengan wajah yang cemberut....
dan setelah itu, aku pun mulai mendengar suara tawa kak Leo
"Ha... ha... ha... kamu sangat menggemaskan Nessa....,? "
"Iya, apa kau tau apa yang ingin aku bicara kan dengan mu...? " tanya nya menatap serius
"Aku gak tau... " jawab ku cuek
"Okey... sebelum nya, aku ingin meminta maaf dengan mu Nessa... maaf jika aku telah berbohong kepada orang tua mu... dan yang kedua.... aku ingin, kamu menerima pertunangan ini dengan sepenuh hati... aku mohon, belajar lah untuk. mencintai ku Nessa... dan aku yakin, itu akan mudah kau lakukan... ketiga... aku ingin kau memutuskan pacar mu saat ini juga.. dan jangan pernah sekali pun kamu berniat untuk bertemu dengan nya.. karena kamu sudah tak sebebas dulu Nessa.., status mu telah berubah... " ucap Leo menjelaskan
"Ya aku tau itu semua... dan aku sadar diri.. tapi aku tidak akan memutuskan hubungan ku dengan nya tampa ada nya pertemuan.., beberapa hari lagi dia akan menyusul ku ke Bandung..., karena itu memang lah rencana awal kami.. jadi aku mohon... biarkan aku bertemu dengan nya untuk yang terakhir kali, setelah semua selesai, aku berjanji akan menjauhi nya.... " ucap ku menatap kak Leo sedih
"Baiklah... aku akan mengizinkan mu..., semoga dia bisa menerima keputusan mu nanti... tapi jika dia masih bersi keras..., maka aku sendiri yang akan turun tangan Nessa...? "
"Terserah kalian.... aku sudah merasa sangat lelah... " ucap ku tak semangat
"Maaf jika ini terasa berat untuk mu Nessa,,,?, tapi percayalah jika aku benar-benar sangat mencintaimu..., aku tidak akan memaksa mu untuk membalas perasaan ku ini,, asal kau ada di samping ku... itu sudah cukup untuk ku.... " ucap nya menatap wajah ku
"Hiks... hiks.... ya kau benar kak.. ternyata ini terasa sangat berat dan menyakitkan.... tolong jangan paksa hati ku ya kak... karena melupakan itu ternyata sangat sulit.. " ucap ku tersedu sedu"
"Aku mengerti sayang... dan aku tidak akan memaksa mu..., anggap lah aku teman bersandar mu ya... aku siap mendengarkan keluh kesah mu... " jawab kak Leo menenangkan ku
***
__ADS_1
Sedang kan di tempat lain,, saat ini Arkan terus tersenyum bahagia, karena dia telah berhasil memenangkan tender yang sangat menguntungkan.....
"Ini berkat kamu sayang.... aku yakin, ini pasti karena doa mu.... seperti nya saat tiba di bandung nanti, aku harus membuat kejutan spesial untuk mu... apa ya...?, oh apa aku harus mengulang momen ku lagi untuk menembak nya kembali... ya seperti nya itu sangat cocok... tunggu aku sayang..... " ucap nya senang sambil menatap foto Nessa yang ada di handphonenya nya... tak lupa dia pun mencium nya hingga berkali kali.....