Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 50 ( Mengamuk)


__ADS_3

Tidak terasa siang pun telah berganti malam, dengan ke adaan cuaca yang sedikit mendung membuat udara di malam hari terasa dingin menusuk di tubuh, ditambah lagi dengan suara geluduk yang mulai bergema serta kilat yang sekilas lewat menerangi malam,


Sedang kan papa Marko dan Arkan baru tiba di rumah tepat pukul 20.00 malam, dengan wajah yang bahagia walau tersemat rasa letih karena seharian menuju luar kota dan langsung kembali pulang, di depan pintu rumah sudah ada wanita paruh baya yang sangat cantik sedang berdiri dengan tersenyum senang melihat 2 jagoan kesayangan nya


"Ma," ucap Arkan menyalami tangan mama nya


"Uh, jagoan mama pasti lelah ya, ya udah kamu bersih bersih gih, abis itu kita makan malam bersama" ucap mama Iren


"Emm.... mama gak tau aja, dia itu mulai sore mulai kayak ayam kehilangan anak nya ma, sibuk mau pulang aja" kata papa menimpali


"Loh emank dia kenapa pa" mama penasaran


"Ya apa lagi kalau bukan karena pacar nya, handphone dia mati dari siank ma karena lowbet, jadi gak bisa hubungi Nessa"


"Papa apaan sich, macem gak pernah muda aja?,ya udah aku masuk y ma pa" ucap Arkan langsung lari meninggalkan kedua orang tua nya


Setelah masuk ke dalam kamar, dia pun langsung menge cas handphone nya, dan menghidupkan nya


sangat banyak pesan yang masuk, pesan dari Rendy, Dimas, Reza, dan pacar nya Nessa, dan dia pun tersenyum saat menyebut nama itu, tapi ada satu lagi nama yang sangat asing, Sindy mengirim 3 pesan,


"Apa mau nya, kenapa dia lancang mengirim pesan untuk ku, tapi seperti sebuah foto" ucap nya sendiri


Dan karena penasaran, Arkan pun langsung membuka pesan yang dikirim Sindy


"Hai Arkan, itu kejutan untuk mu, ternyata junior kesayangan mu itu, pintar selingkuh ya, sangat menjijikan" isi pesan Sindy


Degg..........


Mata Arkan langsung membulat sempurna, dia pun bangkit dari duduk nya dan meremas tangan nya dengan kuat, membuat urat di tangan nya langsung keluar


"Brengsek........ apa yang kau lakukan Nessa, aku harus menemui mu sekarang juga " ucap nya marah


Dia pun langsung keluar dari kamar nya dengan ke adaan marah, bahkan saat mama Iren memanggil nya pun dia tidak menghiraukan nya dan langsung pergi menaiki mobil nya.

__ADS_1


dan mama Iren menatap kepergian nya dengan khawatir.


"Kenapa sama anak itu, dia kelihatan sangat marah, semoga aku salah menerka" ucap mama Iren dan langsung masuk ke dalam rumah


****


Sedang kan ditempat lain, tepat nya di dalam kamar yang mewah, ada seorang wanita yang sedang tertawa bahagia


"ha.... ha.... ha.... habis kau junior sialan, karena Arkan sudah membaca pesan ku, ternyata makan siang ku di resto pantai tadi benar-benar membawa keberuntungan untuk ku, aku yakin Arkan pasti akan membuang mu seperti sampah, ha.... ha... "


Ya ternyata tampa sengaja, Sindy sedang makan di resto yang baru saja di duduki oleh Nessa dan Leo, dan saat kejadian Nessa yang hampir jatuh dan di tahan oleh Leo, Sindy pun cepat cepat memfoto mereka dengan ke adaan yang sangat mesra, dan dia kembali mem foto Nessa saat sedang berdiri di pinggir pantai bersama Leo disamping nya.


****


Cuaca semakin gemuruh, menandakan akan turun hujan, tapi ke adaan ku saat ini benar benar merasa lapar, aku lupa belanja tadi, karena kak Leo mengajak ku keluar, membuat ku tidak sempat untuk belanja kebutuhan dapur


Akhir nya aku pun mulai bangkit dari duduk ku, aku menuju ke arah lemari, mengambil sweter dan memakai celana jeans panjang, setelah mengucir kuda rambut ku, aku pun menuju keluar kamar dan langsung mengunci nya,


Saat aku sudah setengah jalan menuju lorong, tiba tiba ada mobil yang berhenti di samping ku, aku tau mobil siapa itu,


"Kak Arkan" ucap ku terkejut


"Kok gak kasi kabar kalau mau ke sini? " tanya ku lagi


" Ikut aku" ucap nya kasar,


Dan dia langsung menarik tangan ku untuk masuk ke mobil nya, setelah di menyusul masuk, kak Arkan pun langsung melajukan mobil nya,


Aku menatap wajah kak Arkan yang sangat menyeramkan, dan aku memberanikan diri untuk bertanya


"Ada apa kak, wajah kakak sangat menyeramkan, apa telah terjadi sesuatu kak? tanya ku penasaran


Dan dia masih diam tampa menjawab, tak lama kemudian mobil kak Arkan pun berhenti di deretan Apartemen mewah yang salah satu gedung itu adalah milik nya

__ADS_1


" Turun"


Tampa banyak bertanya aku pun langsung turun mengikuti langkah nya menaiki gedung itu, dia memegang tangan ku dengan erat, sampai aku merasakan sak


"Kak, tangan aku sakit, kakak terlalu kencang memegang nya" jerit ku, tapi kak Arkan seperti tidak mendengar nya


Sampai di depan pintu apartemen milik nya, dia pun membawa ku masuk dan menduduki kan ku dikursi dengan kasar


"Kak, kenapa kakak kasar, memang nya aku salah apa?, tangan ku sakit karena kakak? ucap ku kesal


" Ahh...... "


Dan dia langsung membanting barang yang ada diruang tamu, sedangkan aku dibuat terkejut setengah mati,


"Kenapa kau tega sama aku Nessa, kenapa kau selingkuh di belakang ku, jawab aku Nessa? " teriak nya dengan wajah merah padam


Aku pun masih terkejut atas apa yang dia katakan


"Siapa yang selingkuh kak, kakak menuduh ku"


"Iya kamu, memang siapa lagi, aku tidak Terima Nessa" jawab nya sambil membanting hiasan yang ada di lemari kaca


"Cukup kak, Nessa takut, jangan kayak gini" ucap ku bergetar sambil menangis,


Aku menaikkan kedua kaki ku di atas kursi tamu, dan aku pun menutup kedua kuping ku, tubuhku mulai bergetar hebat, ini kedua kali nya aku menyaksikan kak Arkan mengamuk, tapi yang ini sangat lah mengerikan


Setelah puas dengan barang barang yang telah hancur, dia pun mulai mendekati ku dan memeluk kedua kaki ku


"Aku mohon Nessa, jangan tinggalin aku, apa kurang ku Nessa, kenpa kau sangat tega" ucap nya menangis


Aku pun langsung memegang tangan nya dan menatap nya


"Aku gak selingkuh kak, aku bisa jelasin semua nya.....

__ADS_1


__ADS_2