Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 14


__ADS_3

Lanjut ya,,,,,😊😊


Saat ini aku hanya duduk diam sambil memperhatikan mama Iren dan kak Arkan sedang berbicara dengan sangat akrab, aku dapat melihat kalau mereka adalah ibu dan anak yang sangat dekat dan hangat, sama seperti aku dan keluargaku,


Aku sangat lah dekat dengan ayah ku, sangking dekat nya, aku selalu mencurah kan isi hati dan setiap yang ku alami disekolah kepada ayah ku, aku selalu ingat nasihat nya dulu, ketika aku mengatakan kepada ayah ku bahwa ada yang menyukai ku, ayah ku selalu berkata


"Nessa sayang,bukan nya ayah ingin mengekang mu, tapi setidak nya sampai kamu lulus SMA jangan pernah kamu berhubungan dengan laki laki nak, ini demi kebaikan mu juga, kamu mau kan menuruti ayah"


Dan mulai saat itu aku selalu menjauhi teman laki laki, ya aku tidak mau membuat orang berharap pada ku karena aku akan selalu menuruti perintah orang tua terutama ayah ku,


Dan akhir nya lamunan ku pun buyar setelah aku mendengar seorang wanita paruh baya yang memanggil mama Iren,,,,,


"Permisi nyonya makan malam nya sudah selesai dihidangkan"


"Iya bik, sebentar lagi kita kesana, ini lagi tunggu papa nya Arkan"


"Baik nyoya, kalau begitu bibik permisi kebelakang" kata ibu paruh baya itu yang ku yakin adalah ART dirumah ini


Beberapa menit menunggu akhirnya papa kak Arkan pun telah tiba, dia langsung masuk sambil mengucapkan salam


"Assalamualaikum"


"Walaikumsalam" jawab kami bertiga

__ADS_1


Dan mama Iren langsung menyalami tangan suami nya, begitupun dengan kak Arkan,


aku hanya diam saja, tak tau harus berbuat apa, jujur aku sangat takut bertemu dengan papa kak arkan karena wajahnya sama dingin nya dengan wajah kak arkan dulu saat pertama kali bertemu,


"Siapa gadis kecil ini" tanya papa kak Arkan menatap ku


Dan aku tidak bisa menjawab


"Oh dia ini temen Arkan pa, temen dekat, iya kan sayang" ucap mama Iren


"Eh iya om, nama saya Nessa om" jawab ku gugup


"Oh temen dekat Arkan ya, kok kamu mau dekat sama anak itu"


Saat ini aku benar-benar merasa tidak nyaman, ada rasa takut, malu dan kesal menjadi satu, apalagi setelah melihat kak arkan yang hanya tertawa kecil sedari tadi, seperti sedang meledekku, aku benar-benar ingin pulang rasanya....


*********


Akhirnya drama papa mama dan acara makan malam yang memaksa pun telah selesai aku jalani, keluarga kak arkan memang sangatlah baik dan ramah, tapi juga sangat tegas dan tak bisa dibantah,


Dan saat ini aku sudah berada di depan pagar kost an ku, tapi masih didalam mobil kak Arkan, aku belum turun karena ada hal penting yang akan aku bicarakan dengan kak Arkan, aku pun langsung mengubah duduk ku menyamping menghadap ke arah nya.


"Kak saya mau bicara serius sama kaka" kataku sambil menatap wajah kak Arkan

__ADS_1


"Ya udah bicara saya akan dengarkan" jawab nya tersenyum dan sudah menghadap ke arah ku


"Kok dia senyum senyum sich, buat aku jadi nervous aza, hilang semua kan kata kata yang udah aku rangkai tadi" ucap ku dalam hati


"Kak saya mau nya mulai besok tugas jadi asisten nya cukup di kampus aza, kalau di luar kampus saya bukan asisten kaka lagi, jadi gak perlu ikuti kaka terus, saya juga punya privasi kak, banyak yang harus saya lakukan sepulang dari kampus" ucap ku kesal


"Emank apa yang kamu lakukan sepulang dari kampus" tanya kak Arkan santai


"Ya saya kan tinggal sendiri kak, jadi saya harus mencuci baju sendiri, setrika baju, bersihin kamar kos, masak sendiri juga, trus saya juga harus belajar, dan itu semua saya lakukan disaat saya pulang dari kampus kak, bahkan untuk menelfon ibu saya pun saya gak sempat karena ngikutin kaka terus" jawab ku emosi


"Ya udah mulai besok saya akan menyuruh bik surti untuk ke kost an kamu"


"Hah, maksud nya? emank buat apa kak" tanyaku penasaran


"Besok kamu juga akan tau, y udah turun sana, masuk langsung tidur, udah jam 9 malem ini" sambil melihat jam di lengan tangan nya


"Iya kak, makasih kak udah di anter pulang"


"Hmm... jangan lupa kunci pintu nya sebelum tidur" ucap nya lagi sambil mengusap atas kepala ku


Aku pun terkejut dan menatap nya dengan diam, dan setelah itu aku langsung keluar dari mobil kak Arkan, dan berdiri sejenak sambil menatap kepergian mobil kak Arkan,


Aku memegang dada ku dan merasakan debaran jantung ku yang bekerja dua kali lipat dari biasa nya, "ya mungkin karena sentuhan nya yang tiba-tiba, sehingga membuat ku terkejut" kata ku dan berlalu pergi masuk ke kost an ku.

__ADS_1


Saat tiba dikamar, aku langsung masuk kekamar mandi untuk membersihkan tubuh ku dan berganti baju, setelah itu aku langsung merebahkan tubuh ku ditempat tidur mungkin karena lelah aku pun langsung terlelap dan tertidur dengan pulas...


__ADS_2