
Ke esokan hari nya, seperti biasa aku masih melakukan kegiatan kuliah pagi, setelah kak Leo pergi mengantar ku di depan pelataran kampus, aku pun langsung masuk ke dalam menuju ke ruang kelas ku..
Saat aku baru tiba dan menduduki kursi belajar ku, terdengar suara handphone ku yang berbunyi di dalam tas, dan aku pun langsung mengambil nya..
"Hallo..., assalamu'alaikum mama Iren? " jawab ku dengan perasaan tak enak
"Walaikumsalam nak..?, kamu lagi kuliah ya sayang..? " tanya mama Iren lembut
"Eh..., iya mah, kenapa ma? " tanya ku
"Nanti pulang kuliah nya jam berapa, biar mama jemput sekalian, mama pengen banget ajak kamu kerumah mama?, mau kan? "
"Emmm....., iya sekitar jam 11 ma, soal nya jam pelajaran nya cuma 1 hari ini? "
"Okey, nanti mama tunggu di depan kampus kamu ya nak.. bay sayang..? " ucap mama Iren mematikan telfon nya
Dan aku yang masih terkejut dengan ajakan mama Iren untuk kerumah nya pun, mulai merasa kan perasaan gelisah, aku takut jika kak Arkan bertemu dengan ku di rumah nya dan dia akan semakin menjauhi ku, tapi di sisi lain, aku juga merasa senang, karena bisa melihat nya kembali,
*****
Tidak terasa, jam kuliah ku pun sudah selesai tepat jam 11.00 siang, dan aku langsung membereskan barang barang ku dan bergegas keluar kelas, hari ini aku hanya sendiri, tampa Monic di samping ku, aku pun tidak tahu dia pergi kemana, sehingga bolos tidak masuk kuliah, dan saat tiba di pelataran depan kampus, aku dapat melihat jika mama Iren sedang duduk di bangku depan, dan aku pun langsung berlari menghampiri nya.
"Mah.., apa mama sudah lama menunggu Nessa? " tanya ku tak enak
"Eh..., gak kok sayang, mama baru aja sampai, oya gimana kabar kamu nak, mama kangen lo sama kamu? " ucap mama Iren memelukku
Aku pun membalas pelukan mama Iren dengan perasaan yang tidak enak, awal nya aku mengira mama Iren akan berubah sikap bila bertemu dengan ku, karena aku sudah menyakiti hati anak nya, tapi ternyata semua perkiraan ku salah besar, bahkan dia masih sama seperti dulu, terlihat baik dan hangat..
__ADS_1
"Ayo ikut mama pulang, mama ingin menghabiskan waktu dengan mu dirumah? " ucap mama Iren tersenyum
"Tapi ma..., Nessa gak enak sama mama? " jawab ku menunduk
"Jangan mikir kayak gitu Nessa?, mama ngerti dengan apa yang kamu rasakan saat ini, ya sudah, kita bicarakan dirumah mama ya nak..? "
"Iya ma..? " jawab ku pasrah
Dan kami pun langsung menaiki mobil dan berlalu pergi dari kampus menuju kerumah mama Iren,
Sesampai nya di rumah mama Iren, aku pun langsung masuk kedalam, mama membawa ku keruang keluarga, tempat favorit kami dulu untuk menghabiskan waktu bersama,
"Nak Nessa, maaf jika mama sudah memaksa kamu kerumah mama, tapi ada yang ingin mama tanyakan sama kamu nak.., mama ingin kamu jujur dengan mama, tentang hati kamu yang sebenarnya?, apa kamu memang benar-benar sudah melepaskan anak mama dan menerima pertunangan kamu itu nak? " tanya mama Iren dengan wajah serius
Aku pun mulai menatap wajah mama Iren dengan dada yang terasa sesak, aku ingin sekali mencurahkan isi hati ku yang sudah lama aku pendam dengan mama Iren..
"Iya mama tahu sayang.., maka dari itu, mama ingin mengetahui semua penyebab kamu bisa menerima perjodohan itu, ayo ceritakan sama mama yang sebenarnya nak, tidak baik jika beban ini kamu tanggung sendiri? "
Dan setelah mama Iren meyakin kan ku, aku pun mulai menceritakan semua yang terjadi di bandung 2 bulan yang lalu, tampa ada yang aku tutupi sedikit pun, setelah mendengar cerita ku itu, mama Iren pun langsung memelukku dengan sayang, dia ikut menangis, seperti dapat merasakan apa yang aku alami saat ini
"Sabar ya nak,, ingat pesan mama ini, jika kamu memang berjodoh dengan Arkan, apa pun rintangan nya, pasti kalian akan tetap bersatu kembali nak.., jadi tetap lah kamu mencintai anak mama, karena mama yakin, setiap usaha yang kita lakukan dengan tulus, pasti akan terbayar dengan harga yang mahal.. tidak ada kata sia sia nak..?"
"Iya mah,, makasih sudah mau mengerti keadaan Nessa ma...?" ucap ku tersenyum
"Iya,... sekarang jangan nangis lagi ya..? "
"Iya ma..., oya kalau Nessa boleh bertanya, apa kak Arkan tidak ada di rumah ma..? "
__ADS_1
"Oh..., kamu ternyata sedang memikirkan Arkan juga ya sedari tadi?, ucap mama menggoda ku
" Iya ma.., kak Arkan seperti nya dia sangat marah sama Nessa, bahkan sudah 2 bulan sejak kejadian menyakitkan itu, Nessa sudah tidak pernah bertemu dengan nya lagi ma..? " ucap ku sedih
"Iya... dia memang sangat sakit hati dan merasa frustasi Nessa, tapi kamu tenang aja, perasaan Arkan ke kamu tetap tidak berubah kok, biarkanlah untuk saat ini dia menenangkan diri nya dulu nak, karena dia pun sedang menanggung beban yang sangat banyak..? " ucao mama Iren sedih
"Maksud mama apa..., beban apa yang mama maksud? "
"Iya.. beban masalah perusahaan dan keluarga papa Marko, dia sekarang ada di Jerman Nessa, untuk menyelesaikan masalah yang ada disana..? "
"Apa.... jadi kak Arkan pergi ma.., kira kira kapan dia kembali kesini ma..? " tanya ku mulai berkaca kaca
"Mama juga gak tahu kapan dia pulang, yang pasti setelah dia menyelesaikan masalah disana, kamu doakan saja ya, agar masalah yang sedang dia atasi dapat terselesaikan dengan cepat..? "
"Iya ma..? " jawab ku sedih
Dan aku mulai merenung dengan pemikiran ku sendiri
"Jika kak Arkan pergi dan entah kapan kembali, bagaimana cara nya aku bisa memperbaiki hubungan kami ini..?, aku tidak ingin menikah dengan kak Leo, apa yang harus aku lakukan..? " tanya ku di dalam hati
******
Sedangkan di negara lain, tepat nya di Jerman, saat ini Arkan dan kedua teman nya sedang berada di kantor pusat bank Internasional yang ada disana, mereka sedang mencari bukti kejahatan paman Boby yang telah melakukan korupsi secara besar-besaran,
Membuat papa Marko terancam harus membayar ganti rugi untuk para pemilik saham, jika saja Arkan tidak bisa mengumpulkan bukti kuat atas kejahatan yang di lakukan paman nya itu,
Dengan kemampuan Reza dan para anggota bayaran dari papa Marko, mereka pun mulai melacak dari data data ke uangan yang sudah banyak di palsukan itu..
__ADS_1