Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 81 ( Kebahagiaan Arkan)


__ADS_3

Hay kak, sebelum nulis aku mau ucapin 🙏💕 terimakasih banyak ya buat pembaca yang sudah setia dan mengikuti cerita ini sampai Bab 80, semoga kalian gak bosen ya sama cerita ini...


Maaf jika flashback nya terlalu lama, tapi aku disini memang ingin memberikan cerita yang berbeda dari novel yang lain nya, agar para pembaca bisa lebih mengenal isi dan karakter setiap tokoh, dan sebentar lagi flashback akan segera Off ya..,


Makasih...


Happy Reading...... 😀😀🌹🌹🌹


*****


Setelah berperang dengan perasaan nya sendiri, akhirnya Arkan pun mulai menghubungi nomor yang bertuliskan My Honey itu,


Dengan perasaan yang tidak karuan, dia mulai memegang dada nya yang terus berdebar kencang, maklum, sudah setahun lama nya Arkan tidak mendengar suara itu, membuat nya menjadi nervous dan panas dingin


"Hallo kak Arkan.....? " jawab seorang gadis dengan suara yang sangat lembut


Arkan yang mendengar suara itu pun, mulai diam membeku, ada rasa rindu yang membuncah di diri nya, yang mulai menjalar ke dalam hati nya, andai saja gadis itu sedang ada di hadapan nya saat ini, pasti dia akan memeluk nya dengan sangat erat


"Hallo kak, kok diem aja sih, apa telfon nya mati, tapi masih tersambung, tapi kok gak ada suara nya sih, hallo kak, hallo, kakak masih disitu kan? " ucap Nessa yang berbicara sendiri sambil menjerit


Dan Arkan pun mulai tersadar dari lamunan nya, saat mendengar suara gadis itu yang mulai mengomel..


"Iya..., kakak masih disini Nessa..? " jawab Arkan tersenyum


"Oh.., aku kirain kakak blokir nomor aku lagi..?, kok diem aja sih kak, kenapa gak jawab ucapan aku..?, apa kakak tidak merindukan ku..? " tanya Nessa panjang lebar


"Rindu banget.., tapi sayang masih belum boleh, soal nya kamu kan masih tunangan orang..? "


"Enggak kok kak.., aku udah batalin pertunangan aku sama kak Leo, kak aku boleh VC kakak gak..? " tanya Nessa malu malu


"Boleh,,.. aku sambung ya..? "


Tut... tut... tut....


Suara getar handphone, dan Nessa pun langsung mengangkat Video call itu


Tampak lah wajah Arkan yang sangat tampan, dia tersenyum dengan sangat manis, membuat Nessa semakin malu malu kucing..

__ADS_1



"Kenapa... kok buang mukak..., kakak juga kangen loh sama wajah kamu, pengen lihat..? " ucap Arkan menggoda


Dan Nessa semakin menutup wajah nya dengan sebelah tangan nya, dia yakin, pasti saat ini wajah nya itu sudah memerah seperti kepiting rebus..


"Nessa..., ayo donk, jangan di tutupi, kata nya kamu kangen..? "


"Iya.., aku bakal buka wajah aku, tapi kakak jangan godain aku terus dong, aku malu tau kak..? " jawab Nessa salah tingkah


"Iya.. janji gak akan godain kamu lagi..? "


Dan Nessa pun mulai menyingkirkan sebelah tangan nya yang menutupi wajah nya itu, setelah itu, mereka pun saling menatap satu sama lain,,


Rindu... itu lah yang mereka rasakan, bagai sepasang anak ABG yang sedang pendekatan, itu lah yang mereka lakukan saat ini, ada perasaan berdebar debar yang menghiasi jantung mereka..


"Cantik banget sih...?, makin imut dan berisi..? " ucap Arkan menggoda Nessa



Nessa yang mendengar pujian dari Arkan pun mulai tersenyum malu..


"Iya gak apa apa baper..., asal jangan bakpao..?" kata Arkan bercanda


"Ih..., sebel dech sama kakak,, orang serius juga..?


" Iya... kakak kan cuma bercanda, ya udah sekarang kita serius ya..? "


"Iya kak" jawab Nessa tersenyum


"Emmm...., Nessa..?, maafin kakak ya, karena sudah memblokir nomor kamu sampai waktu yang sangat lama...?"


"Iya.. aku ngerti kok kak, seharusnya Nessa yang minta maaf sama kakak, karena udah menghianati cinta kakak dan menyakiti hati kakak dengan sangat dalam.., tapi jujur, aku gak pernah ada niat untuk ngelakuin itu semua kak, Nessa terpaksa...karena ke adaan yang mengharuskan Nessa ngelakuin ini..? " ucap Nessa sedih


"Aku sudah tahu semua Nessa..., dan aku sudah memaafkan kamu...? jujur walaupun hati ku ini sempat merasakan sakit dan kecewa terhadap mu, tapi cinta dan perasaan ku ke kamu tidak ada yang berkurang dan berubah, bahkan sepertinya semakin subur..., dan aku harap kamu juga sama Nessa?, tidak ada yang berubah, masih sama seperti dulu..? " tanya Arkan tulus


"Huuwaaa............., kak Arkan bikin aku terharu dech, sumpah Demi apa pun, aku cinta banget sama kakak, gak ada berubah dari dulu sampai sekarang...., masih tetap sama dan semakin subur juga kak...? " jawab Nessa menangis bahagia

__ADS_1


"Iya.., kakak percaya kok, ya sudah jangan menangis lagi ya.., kakak paling gak bisa lihat kamu nangis? "


"Iya kak, aku kan nangis bahagia kak?, kak itu kenapa sama lengan kakak, kenapa di balut perban kak, apa kakak terluka? " tanya Nessa khawatir


"Oh... ini, cuma luka kecil kok, kamu jangan khawatir ya, karena aku gak apa apa, dan soal masalah yang ada disini semua sudah selesai aku bereskan, jadi aku sudah bisa pulang untuk melamar kamu kembali..? "


"Beneran kak, alhamdulillah kalau gitu, Nessa udah gak sabar nunggu kakak pulang? "


"Harus sabar dong, oya kapan Leo akan memberi tahu orang tua nya jika pertunangan kalian sudah kalian batalkan..? "


"Besok kak, besok kak Leo akan pulang ke Bandung, dan dia akan mengatakan nya kepada orang tua nya dan orang tua Nessa, kakak do'ain ya, agar semua berjalan dengan seperti yang kita mau..? "


"Pasti sayang...? "


"Kok sayang.., kan kita belum balikkan..?, ya udah nanti kita sambung lagi ya kak, bay kak? " ucap Nessa memutuskan panggil an itu


Setelah telfon itu terputus, Arkan pun mulai duduk termenung memikirkan rencana yang akan dia lakukan saat pulang ke Indonesia nanti,


Entah mengapa, dia masih mempunyai firasat buruk tentang hubungan nya dan Nessa, dia takut, jika ibu nya Leo, tidak akan menyetujui keputusan mereka berdua..


Dan karena rasa takut itu, Arkan pun mulai mengutus orang kepercayaan nya untuk mengikuti setiap gerak gerik yang dokter Rita lakukan


"Ikuti dia, jangan sampai kau kehilangan jejak dengan apa saja kegiatan yang dia lakukan di luar rumah, jika tampak ke ganjalan, dengan yang dia lakukan, kau harus menghubungi aku secepatnya..? " ucap Arkan di telfon


"Baik boss... akan saya laksanakan semua perintah yang bos katakan? " jawab pria di telfon


"Bagus..., aku tunggu kabar dari mu..? "


*******


Ke esokan hari nya, di kediaman apartemen yang Leo tempati, saat ini dia sudah bersiap siap untuk pergi pulang ke Bandung,


Setelah selesai menelfon Nessa, dan memberi nya kabar jika dia akan berangkat sekarang, Leo pun langsung mengambil kunci mobil nya, hendak keluar dari apartemen..


Tapi saat dia baru menutup pintu apartemen itu, dan hendak jalan keluar, Tiba-tiba dia pun mengehentikan langkah kaki nya, dia diam mematung dan tak bergerak ,bahkan kaki nya itu terasa berat untuk dia gerakkan, karena dia merasa terkejut, saat melihat 2 orang paruh baya yang sedang datang berjalan ke arah nya...


degg.....

__ADS_1


"Surprise...??!!! "


"Bunda...????? "


__ADS_2