
Kota Bandung... kota kelahiran ku, kota yang terkenal dengan beragam tempat wisata dan beragam kuliner yang sangat lezat, mudah untuk di akses dan sangat banyak menyuguhkan kan beragam taman dan ruang hijau untuk di kunjungi secara gratis oleh publik,
Bandung adalah kota yang khas dengan udara nya yang sangat sejuk dan suasana nya yang asri, aku sangat menikmati suasana seperti ini, ku hirup oksigen yang segar ini sampai berkali kali, ya memang udara di bandung sangat jauh berbeda dengan udara di jakarta, dan aku sangat merindukan nya,
Setelah puas menatap indah nya kota Bandung yang aku lewati dari jendela mobil ku, aku pun mulai menutup nya kembali, dan tersenyum bahagia, rasa nya sudah tidak sabar ingin bertemu keluarga ku, terutama adik ku yang sangat dingin itu, bahkan selama aku berada di jakarta, dia tidak pernah menelfon ku jika bukan aku duluan yang menelfon nya,,
Huh..... aku sampai heran melihat sikap nya itu, apa benar dia itu adik kandung ku...? kenapa sifat kami sangat berbeda,, apa dia tidak mempunyai rasa rindu kepada saudara nya yang cantik ini....?? dan aku mulai tertawa sendiri....
Di dalam mobil,,, sangat banyak yang aku fikir kan, mulai dari memikirkan adik dingin ku, sampai memikirkan bagaimana cara nya mengatakan kepada ayah dan ibu, jika aku sudah menemukan orang yang sangat aku cintai di jakarta... huh.... aku yakin, ayah pasti nanti akan meledek ku dan mengatakan jika anak nya yang kecil ini, ternyata sudah dewasa.... membayangkan nya saja, membuat ku tertawa sendiri......
"Neng..... kata ibu kita tidak usah pulang kerumah dahulu, kita akan mampir ke suatu tempat dahulu neng Nessa...? " ucap mang dadang membuyar kan lamunan ku
"Eh.... emank mau kemana mang.... aku udah pengen pulang lo, udah kangen berat sama ibu dan ayah, apa lagi sama Jino adik dingin ku... " jawab ku tertawa
"Ini perintah dari ibu neng Nessa, mamang tidak berani membantah... "
"Ih.... ibuk apaan sich,,, anak nya mau pulang kok di larang larang, ya udah aku telfon ibu aja ni..? "
Tut...... tut...... tut........
"Maaf panggilan anda tidak terjawab, silahkan tinggal kan pesan" suara operator
"Ih... ibu kemana sich,, kenapa gak di angkat telfon aku... " ucap ku kesal
"Mang... ibu sama ayah ada di rumah apa tidak sich...? tanya ku penasaran
" Ada neng ,, ibuk neng Nessa sedang sibuk, katanya dia sedang membuat kejutan untuk neng Nessa... " ucap mang dadang
"Yang bener mang.....? ih ibuk bisa aja sich, pasti dia sengaja gak angkat telfon aku... " ucap ku tersenyum
Tak lama kemudian, mobil kami pun berhenti di depan hotel mewah yang ada di bandung, tepat pukul 17.00 sore, aku sudah sampai di sini, di kota bandung yang sangat aku rindu kan...
"mang... kok kita berhenti di sini sich...? " tanya ku heran
__ADS_1
" Ini perintah ibuk neng, ayo turun, ibuk sudah memesan kamar atas nama neng Nessa... "
"Ih... ibuk apaan sich, macem gak punya rumah aja..? " ucap ku kesal dan langsung turun dari mobil
Setelah cek in atas nama ku, aku pun langsung berjalan masuk ke dalam kamar yang sudah di pesan, hotel ini sangat lah indah, jujur walaupun aku tinggal di bandung, tapi aku belum pernah menginap di hotel yang ada di bandung, dan ini pengalaman ku yang pertama, apa maksud ibu ya, emank kejutan apa yang dia siap kan, bukan nya aku tidak sedang berulang tahun....? fikir ku sambil membuka pintu kamar hotel..
Se sampainya didalam kamar, aku pun langsung membaring kan tubuh ku di atas tempat tidur yang sangat empuk, aku memejamkan mata ku, menikmati rasa letih yang mulai menerpa tubuh ku, ya walaupun perjalanan nya hanya mengahabiskan waktu 3 jam lama nya, tapi tetap saja, sangat membuat ku lelah..
Dert..... dert.... dert....
Suara handphone ku yang bergetar,
aku pun langsung mengangkat panggilan nya
"Hallo kak" ucap ku tersenyum senang
"Haloo sayang,, kamu udah sampai di rumah ibu kamu kan..? "
"Aku udah sampai bandung kak, tapi belum pulang ke rumah ibu aku " jawab ku pelan
"Kak jangan marah dulu..., sebenarnya aku juga pengen langsung pulang kak, tapi supir ayah malah mengantar ku ke hotel yang ada di bandung, kata nya ini perintah dari ibu kak,, "
"" Jadi saat ini kamu sedang di hotel begitu..? "
"Iya kak"
"Apa tujuan ibu mu menyuruh mu untuk singgah ke hotel, bukan nya seharusnya dia menyambut kepulangan anak nya...? "
"Aku juga gak tau kak, tapi kata supir ayah tadi,, ibu dan ayah sedang membuat kejutan untuk ku kak"
"Apa.... kejutan...? " tanya Arkan di sebrang sana
"Iya kak, kakak kenapa.... kok panik gitu..? "
__ADS_1
"Iya.. aku takut kalau ibu mu merencanakan sesuatu untuk mu sayang.. "
"Ya mungkin.., ya udah gak usah panik gitu donk kak, santai aja.. kak aku istirahat dulu ya kak, capek ne dari tadi duduk aja di mobil, nanti malam aku telfon lagi"
"Iya,, kamu jaga diri ya disana, aku menunggu telfon mu sayang,, selamat istirahat sayang? "
"Iya... selamat kerja juga sayang,,,, cinta banget sama pacar aku... " ucap ku manja
"Aku juga sayang"
Dan setelah telfon nya mati, aku pun langsung kembali berbaring di tempat tidur, mungkin karena lelah, membuat ku langsung tertidur dengan lelap...
****
Tidak terasa, waktu pun mulai petang, dan matahari mulai menyembunyikan wajah nya, belum sempurna hilang, masih tersisa warna sunset yang menyinari langit di bandung,
Dan aku yang masih terlelap tidur pun mulai terganggu karena mendengarkan bunyi pintu yang di ketuk sudah berulang kali,, dengan malas aku pun mulai duduk dan bangkit dengan sempoyongan, mungkin kesadaran ku belum kembali sempurna, karena setengah nya masih berada di alam mimpi....
Setelah membuka pintu, aku pun mulai mengintip dari luar, dengan mengeluarkan kepala ku,,, aku melihat, ada 2 orang wanita jadi jadian yang sedang tersenyum sok manis ke arah ku
"Eh... kalian siapa? " tanyaku terkejut
"hay.... kita, yang mau merias sis Nessa" ucap wanita jadi jadian yang memakai make up glow up dan baju sexy
"Huh... buat apa.. mungkin kalian salah orang" ucap ku sambil masuk mau menutup pintu
"Eits.... eits... eits.... jangan yea tutup pintu nya,,, kita mau mau masuk juga yea" ucap mereka sambil mendorong pintu kamar ku..
Dan aku yang masih sempoyongan pun, langsung mundur, karena kalah tenaga dengan mereka, ya... mana mungkin aku bisa menang, jangan lupa mereka sebenarnya kan laki laki yang berubah seperti bunglon, dan aku mulai merinding karena berada di dalam kamar yang terdapat makhluk jadi jadian itu, aku sangat takut jika mereka mulai selera setelah melihat ku dan tiba tiba, mereka berubah lagi menjadi laki laki, kecuali jika itu nya sudah di operasi, dan aku mulai menatap bagian intim itu, apakah masih ada tonjolan di tengah rok sexy itu....
"Aaaaaaaa............. " jerit ku frustasi
"Kalian kenapa masuk ke kamar ku, cepat kalian keluar, aku tidak pernah memesan kalian ber dua" jerit ku takut
__ADS_1
Dan wanita jadi jadian itu pun mulai saling menatap di susul dengan suara tawa yang sangat menggema...
Ha.... ha.... ha... yea sangat lucu....