Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
lamaran Monic dan Dimas


__ADS_3

Tidak terasa, hari berganti hari dan bulan berganti bulan, saat ini usia kehamilan Nessa sudah menginjak tujuh bulan


Tubuh nya yang ramping, sudah berubah menjadi sangat bulat karena Nessa lebih banyak makan dan juga mengemil..


"Sayang... aku tidak memiliki gaun, bagaimana ini? ".


Teriak Nessa yang merasa frustasi, hari ini adalah hari bahagia untuk sahabat nya Monic, karena Dimas bersama keluarga besar nya akan mengadakan pertemuan dengan keluarga Monic di salah satu restoran yang ada di jakarta..


Nessa di undang oleh Monic untuk menjadi saksi lamaran dari Dimas untuk diri nya, karena bagi Monic Nessa adalah orang terpenting di kehidupan nya...


Dan baru tadi siang, Monic menghubungi Nessa, karena terlalu sibuk, Monic jadi lupa menaruh handphone nya,dan ketika sudah menemukan handphone milik nya Monic pun langsung menelfon sahabat nya tersebut


"Sayang, gaun mu bukan nya sangat banyak,? ini semua masih muat kamu pakai sayang"


Jelas Arkan sambil mengeluarkan beberapa gaun di tangan nya..


"Tidak mau, itu semua sudah pernah aku kenakan, bagaimana ini, kita harus datang ke acara pertemuan itu sayang? "


Tanya Nessa sedikit frustasi.. tak lama kemudian pintu kamar mereka mulai di buka dengan perlahan,

__ADS_1


Mama Ines langsung. masuk ke dalam untuk melihat penampilan menantu nya tersebut


"Sayang, kok kamu masih belum siap? "


Tanya Mama Ines menatap heran ke arah Nessa, dengan cepat Nessa langsung bersikap manja kepada mertua nya tersebut...


"Kamu kenapa nak? kok malah manyun gitu? '


" ma... aku tu gak punya gaun buat hadir ke acara Monic, baju ku sudah gak muat semua ma"


Ucap Nessa yang mulai bersedih, mama Ines langsung tersenyum lucu melihat menantu nya tersebut, seperti nya Nessa mulai merasa serba salah dengan bentuk tubuh nya saat ini...


Tanya Mama Ines, memegang bahu Nessa, wanita muda itu langsung mengangguk senang , seperti nya itu adalah ide bagus, karena tubuh mama Ines memang terbilang gemuk sama seperti diri nya saat ini..


"Aku ma, ya udah yuk ke kamar mama"


Ajak Nessa tidak sabaran, mereka berdua mulai keluar dari kamar meninggal kan Arkan yang hanya diam menatap heran...


"Apa apaan mereka berdua, kenapa juga Nessa lebih menyukai baju mama dibanding baju milik nya sendiri? aku benar-benar tidak mengerti dengan sikap ibu hamil"

__ADS_1


Ujar Arkan sambil menyelesaikan kegiatan nya...


Setelah setengah jam bersiap akhirnya kini Arkan bersama Nessa mulai masuk ke dalam mobil di antar dengan mama Ines yang berdiri di atas teras rumah,


Hingga beberapa menit kemudian kini Nessa dan Arkan sudah tiba di tempat di adakan nya pertemuan keluarga,


Arkan dengan siaga membantu istri nya untuk turun dari mobil,


Mereka berjalan ber iringan menuju ke meja khusus yang sudah Dimas pesan,


Sesampainya disana Nessa langsung di sambut ramah dengan keluarga Nessa dan juga keluarga Dimas, mereka sangat senang karena mendapatkan tamu spesial dari keluarga Aditama...


Hingga akhirnya proses lamaran mulai di lakukan, Dimas menyematkan cincin yang dia buat khusus ke jari manis Monic , begitu pun dengan Monic, dia juga menyematkan cincin ke jari tangan Dimas...


Hingga akhirnya acara lamaran plus tunangan itu selesai di gelar, sedangkan Acara pernikahan nya akan di adakan sebulan lagi..


"Selamat ya Monic sayang, aku bahagia banget lihat kamu sudah menemukan jodoh kamu"


"Terimakasih sahabat ku Nessa, dan ini berkat kamu, karena kamu sudah bantu aku untuk membuka hati kepada kak Dimas... "

__ADS_1


Jawab Monic memeluk Nessa setelah itu mereka mulai tertawa bersama sama,


__ADS_2