
"Nessa.......? panggil mama Iren membuyar kan lamunan ku
" Eh, iya ma, mama panggil Nessa ya? " tanya ku kikuk
"Iya, kamu dari tadi diem aja, lagi melamun ya? " tanya mama penasaran
" Enggak kok ma, cuma lagi bengong doank" jawab ku sambil menggaruk kepala ku yang tidak gatal
"Sama aja sayang, ya udah dari pada bengong, ayo cepetan cobain brownies buatan mama, kasih penilaian ya, kan ini perdana kamu cicipi kue buatan mama? " ucap mama Iren tersenyum sambil memberi potongan brownies di piring ke arah tangan ku
Aku pun langsung mengambil nya, sambil memperhatikan kue yang sangat menggugah selera ku
"Kayak nya enak banget ne ma, gimana kalau kita duduk di meja makan aja ma..? ajak ku ke mama Iren
" Eh, jangan donk, kita duduk di kursi depan TV aza ya sayang, sekalian ada yang mau mama bicarakan sama kamu?"
"Okey ma" jawab ku
Kami pun berjalan beriringan menuju ke ruangan TV yang sangat luas dan nyaman, mama Iren berjalan sambil membawa nampan berisi 1 botol jus jeruk dan 2 buah gelas untuk kami minum nanti
setelah sampai kami pun langsung duduk dan mama Iren mulai menyalakan TV nya
"Gimana rasa nya? " tanya mama Iren kepadaku yang baru saja memasukkan 1 sendok brownies ke dalam mulut ku
"Enak..... banget ma, aku sukak sama kue buatan mama, kapan kapan Nessa mau donk mama ajarin buat kue ini..soal nya Nessa gak bisa buat kue, apa lagi masak, Nessa gak bisa ma? " ucap ku memelas
"Iya itu pasti sayang, nanti akan mama ajarkan, mama jamin kamu bakal pinter masak dan juga buat kue sama seperti mama, biar makin cinta anak mama sama kamu sayang..? " jawab mama Iren menggoda ku
"Mama bisa aja sich? " ucap ku malu
Dan kami pun mulai tertawa bersama sambil menikmati kue yang rasanya sangat enak, persis seperti di toko kue merek terkenal
__ADS_1
"Sayang...., mama dengar kamu mau pulang ke Bandung ya..? tanya nya serius
" Iya ma, rencana besok Nessa pulang nya, di jemput sama supir ayah, emank nya kenapa ma? "
"ya mama khawatir aja kalau kamu gak balik lagi kesini, kan kasian anak mama, pasti bakal kecewa berat tu anak"
"Nessa balik lagi kok ma, kan kuliah nya belum selesai, Nessa cuma 1 bulan aja di bandung ma, lagian kan kak Arkan juga bakal nyusul Nessa ma, untuk bersilaturahmi sama keluarga Nessa di bandung"
"Iya, semoga orang tua kamu menyukai anak mama ya? , jika nanti kalian sudah mendapat restu, mama dan papa pasti akan ikut nyusul ke bandung, biar makin akrab gitu ya kan.? " ucap mama semangat
"Iya ma, do'ain ya ma" jawab ku tersenyum
" Iya pasti itu, oya Sayang,,, mama mau bertanya sama kamu? "
"Tanya apa ma? "
"Kamu kan udah 6 bulan menjalin hubungan bersama Arkan, apa kamu bahagia sama dia nak?, maksud mama, apa kamu merasa ada sedikit tertekan dengan aturan aturan yang dia buat di dalam hubungan kalian? "
"Oh,,,, soal itu ya ma!!! jujur Nessa memang ada sedikit rasa tertekan sama kak Arkan ma, karena dia selalu melarang setiap yang Nessa lakukan jika itu tidak ada kak Arkan, dulu pernah sempat terkejut sama sifat nya itu, tapi semakin lama aku mengenal kak Arkan, seperti nya aku sudah mulai memahami nya, jika dia itu ternyata punya sifat yang sangat posesif terhadap pasangan nya ma..!! jawab ku menjelas kan
"Apa.........?????? "
"Maksud nya sama mama dan papa juga gitu, apa ini alasan mama, maka nya mama gak pernah ke butik lagi dan selalu di rumah aja? " tanya ku penasaran
"ha.... ha... ha... iya nak, bahkan ini sudah lama mama lakukan, sejak dia berumur 10 tahun, mama tidak pernah bekerja di dalam butik dan mama juga tidak pernah bergabung dengan ibu ibu sosialita seperti yang lain nya, mama murni menjadi ibu rumah tangga se utuh nya" ucap nya tertawa, tapi menyiratkan ekspresi sedih yang mendalam
"Kenapa bisa seperti itu ma?? " tanya ku penasaran
"Belum waktu nya untuk mama menjawab pertanyaan kamu ini nak, suatu saat nanti mama akan menceritakan siapa Arkan sebenarnya, dan apa saja pengalaman yang terjadi di masa lalu nya, yang membuat dia menjadi sosok pria posesif... , sayang, mama mohon sama kamu, jangan pernah kamu meninggal kan Arkan ya nak,.. mama mohon sekali?" ucap nya sambil memegang tangan ku dan menangis
"Iya, Nessa juga gak ada niat buat tinggalin kak Arkan kok ma, kenapa mama nangis? " tanyaku sedih
__ADS_1
"Mama bahagia nak, ini tangis bahagia dari seorang ibu, jujur mama sangat bahagia karena melihat Arkan selalu tersenyum, dan itu semua berkat kehadiran kamu di hidup nya sayang, sudah sangat lama kami menanti waktu ini datang nak, dan sekarang kamu lah harapan mama, jika kalian memang saling mencintai, maka pertahan kan hubungan ini selamanya, mama sangat ingin melihat kalian menikah dan hidup bersama sayang"
"Iya, tampa mama Minta pun, Nessa juga sangat ingin menjadi pendamping hidup kak Arkan ma, sekarang mama do'ain ya, semoga orang tua Nessa merestui kami juga? "
"Pasti sayang"
Setelah itu mam Iren pun langsung memelukku, aku dapat merasakan kehangatan dan ketulusan dari se orang ibu yang persis seperti ibu ku juga, aku sangat bersyukur jika mempunyai mama mertua yang baik seperti mama Iren....
*****
Tidak terasa, malam pun telah tiba, dan saat ini kami sedang melakukan makan malam bersama di rumah mama Iren, kebetulan kak Arkan dan papa Marko sore tadi sudah tiba di rumah, jadi aku di larang keras oleh mama untuk pulang ke kost an, sebelum mengikuti makan malam di rumah nya.
"Arkan,.... habis ini kamu antar Nessa pulang ya, ingat jangan mampir kemana mana lagi..?" ucap mama mengingatkan
"Iya ma" jawab Arkan singkat sambil menatap ke arah ku
Aku pun hanya cuek dengan tatapan nya kak Arkan, sampai makan malam berakhir dan kami mulai menuju ke arah ruang tamu, ,aku langsung berinisiatif untuk pamit pulang dengan orang tua kak Arkan
"Pa, ma, Nessa pamit sekarang ya, terimakasih atas maka malam nya ma? " ucap ku sopan
"Iya, hati hati ya, jika anak itu macam macam, kamu langsung aja telfon papa" jawab papa menggoda ku
Dan aku hanya mengangguk dan tersenyum, setelah itu aku mulai menyalami tangan orang tua kak Arkan
"Ayo, entar kemaleman" ucap kak Arkan menarik tangan ku
"Kami pergi ma, pa" pamit kak Arkan sambil membawaku untuk keluar dari rumah
Setelah sampai di depan mobil, kak Arkan pun mulai membuka pintu nya untuk ku dan aku langsung masuk ke dalam mobil di susul oleh kak Arkan, dan dia mulai melajukan mobil nya keluar dari gerbang menyusuri jalanan malam...
"Kita ke Apartemen" ucap nya mengejut kan ku
__ADS_1
"Kak, ini udah malam, mu ngapain ke apartemen kakak? " tanya ku curiga
"Ada dech,.... rahasia...!!!! " jawab kak Arkan tersenyum smirk.......