
Setelah menenangkan kak Arkan, aku pun langsung menjelaskan semua yang terjadi beberapa hari ini, tampa ada yang ku tutupi.
"Pria itu bernama Leo" ucap ku
"Selingkuhan mu? " tanya nya kesal
"Bukan, aku gak selingkuh kak, sebenarnya aku udah mau cerita sama kakak dari kemarin kemarin, tapi aku takut kalau bakal nambah beban fikiran kakak" ucap ku sedih
"Apa yang terjadi sejak kemarin"
"Tapi kakak jangan emosi ya, dengerin aku ngomong sampai selesai?"
Dan dia pun hanya mengangguk kan kepala nya, sambil menatap wajah ku yang saat ini ikut duduk di bawah lantai karpet.
"Sebenar nya, sejak 2 hari yang lalu, ayah menelfon aku dan menyuruh ku untuk menjalin kedekatan dengan kak Leo, aku juga gak tau maksud ayah apa, memang dulu waktu aku kecil aku pernah berteman dengan kak Leo, dan terakhir saat aku SMP kami bertemu kembali dirumah ku, tapi habis itu gak pernah ketemu lagi, soal nya dia pindah ke Surabaya bersama keluarga nya.
dan aku juga gak tau, kenapa tiba-tiba dia muncul dan berusaha mendekati ku, aku sudah mengatakan kepada ayah jika aku keberatan karena dia mendekati ku kak, tapi ayah malah mengancam ku, jika aku tidak mau menurut, dia akan membawa ku pulang ke Bandung dan kuliah disana, sekarang aku harus bagai mana kak?" tanya ku dengan mata berkaca kaca
Setelah mendengarkan penjelasan dan keluh kesah ku, kak Arkan pun langsung memelukku dengan erat,
"Maaf, maaf kalau sudah menuduh mu tadi, tapi jujur aku sangat cemburu Nessa" ucap nya
Dia pun melepas kan pelukan nya dan menangkup wajah ku dengan kedua tangan nya,
"Apa pun yang terjadi, aku tidak akan melepaskan mu Nessa, aku akan datang dan mengatakan kepada orang tua mu, jika aku akan melamar mu secepat nya" ucap nya serius
__ADS_1
" Bener ya kak,aku juga gak mau pisah sama kakak, aku belum tau maksud ayah apa,, tapi aku akan berusaha ngomong baik baik ke kak Leo, agar dia mau menjauhi ku"
"Ya kau benar sayang, besok ajak dia ke cafe kakak, kamu harus membicarakan ini dengan dia, agar dia menjauhi mu" ucap kak Arkan menimpali
"Oya, kakak kenapa bisa tau kalau aku jalan sama kak Leo" tanyaku penasaran
"Sindy yang mengirim pesan"
"Apa....kak Sindy, senior yang judes itu, kok dia jahat gitu sich" ucap ku heran
"Ya dia memang jahat, maka dari itu, kamu harus hati hati sama dia, ya udah ayo kakak antar pulang, nanti kemaleman"
"Iya kak"
Aku pun berjalan beriringan dengan kak Arkan,menuju keluar Apartemen, dia memegang tanganku dengan erat dan sekali kali mencium nya,
"Kak, nanti berhenti di depan indomaret ya"
"Kamu mau belanja sayang? " tanya nya melirik ku
"Iya lah, kakak gak tau aja kalau aku itu uda kelaperan, makan nya aku keluar kamar buat belanja, eh tau nya di tengah jalan aku malah diculik secara pakasa" ucap ku menyindir
"ha... ha... ha.... kamu bisa aja sich mukul samping nya" ucap nya sambil mengelus kepala ku
"Jangan dirusak rambut ku kak, udah aku kucir juga" jawabku kesal
__ADS_1
Dan tak lama kemudian, kak Arkan menghentikan mobil nya di depan indomaret
"Kamu disini aja sayang, biar kakak yang turun" dan dia pun langsung keluar menutup pintu mobil
20 menit kemudian, kak Arkan pun kembali lagi dengan 2 orang karyawan toko yang mengikuti nya lalu dia masuk ke dalam mobil dan membuka kunci bagasi,
"Kak banyak banget belanjaan nya?" tanyaku terkejut
"Iya buat stok sekalian, agar kamu gak keluar malam lagi, aku gak mau kamu keluar tampa aku" jawab nya santai
"Ini ayam geprek sambal ijo kesukaan kamu, aku beli 2 bungkus, biar kenyang pacar aku"
Dia pun memberikan kotak makanan itu ke atas tangan ku, dan aku langsung melihat nya dan tersenyum,
"Kakak pengertian banget sich, selalu tau kemauan aku, kalau kayak gini, di posesifin tiap hari pun gak apa dech, asal lahir batin tercukupi" ucap ku asal
" Apa yang gak buat kamu, yang penting kamu nurut, aku akan kasih semua yang kamu mau" ucap nya senang
Setelah itu kami pun mulai melanjutkan perjalanan kami menuju kost an ku,
****
Sedangkan di tempat lain, di dalam Apartemen mewah yang baru 2 minggu ini dia beli dengan mahal, demi agar bisa lebih dekat menjangkau keberadaan pujaan hati nya, pria itu sedang tersenyum sendiri, mengingat pelukan nya yang tak sengaja terjadi...
"Ternyata sebahagia ini rasanya mencintai seseorang yang bisa kita gapai" ucapan nya sambil berbaring terlentang di atas kasur nya
__ADS_1
"Aku tidak sabar, ingin mendengar balasan cinta ku dari bibir mu itu, pasti sangat membahagiakan, walaupun kau seperti cuek dan jual mahal, tapi aku yakin, itu adalah trik yang kau lakukan karena merasa malu kepada ku, aku berjanji akan terus mendekati mu dan tak akan melepas mu, apa pun yang terjadi" ucap nya yakin
Setelah itu dia pun mulai terlelap memejam kan mata nya, berharap bisa bertemu pujaan hati nya di dalam mimpi....