Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 73 ( Satu bulan berlalu)


__ADS_3

Tidak lama kemudian, mama Iren dan papa Marko pun sudah tiba di apartemen Arkan, saat sampai di ruang tamu, mama Iren langsung menghempaskan bokong nya di atas kursi


dengan perasaan sedih, marah, dan jengkel yang menjadi satu.


"Pah....?, mama sangat membenci wanita itu pah..?, tega sekali dia mengatai anak kita gila..?, padalhan dia tahu sendiri apa yang anak kita alami, karena dia pernah menjadi dokter biologis nya Arkan..?, dia benar-benar wanita yang licik pah..? " ucap mama Iren kesal


"Iya..., papa juga tidak menyangka ma?, papa kira dia sudah berubah sejak kejadian belasan tahun lalu, tapi ternyata dia masih sama ya ma..? " jawab papa menimpali


"pah.., ayo kita ajak anak kita pulang ke Jakarta?, mama sudah tidak ingin berurusan dengan wanita itu lagi, biarlah semua berjalan sendiri nya, jika memang Nessa jodoh anak kita ? mama yakin, pasti mereka akan bersatu kembali? " ucap mama memegang tangan papa Marko


"Baiklah ma, ayo kita temui anak kita..? " ajak papa


Setelah itu, mereka pun mulai masuk kedalam kamar, saat itu Arkan sedang duduk termenung sambil melihat ke arah luar jendela.. dan dia langsung berbalik arah saat mendengar suara langkah kaki yang mendekati nya,


"Nak... maaf..? " ucap mama Iren sedih


"Aku sudah mendengar semua nya ma..? "


"Ma.. maksud kamu... apa nak? " tanya mama heran


"Ya.., tadi saat mama berbicara dengan papa, aku mendengar nya.., ayo kita kembali ke jakarta ma..? " ucap Arkan serius


"Nak..., kamu beneran baik baik aja kan..? " tanya mama khawatir


"Iya ma.., Arkan baik baik saja, dan Arkan janji tidak akan mengungkit masalah ini lagi di depan mama dan papa..? "


"Apa kamu sudah bisa menerima nya nak..? " tanya papa Marko

__ADS_1


"Iya pah.., Arkan sudah bisa menerima dengan ikhlas, Aku tidak akan mempermalukan kedua orang tua ku di depan dokter munafik itu, sudah cukup sekali saja kita berurusan dengan dia ma pa, tidak untuk kedua kali nya..? " ucap Arkan tegas


"Makasih nak..., makasih karena kamu sudah memikirkan perasaan kami ini..?, mama sangat bangga dengan mu nak, kamu benar-benar sudah sembuh sayang" ucap mama memeluk Arkan


Arkan pun langsung membalas pelukkan mama nya itu


"Iya mah, Arkan sudah sembuh..? " jawab nya sedih


Setelah itu, mereka pun mulai bersiap siap untuk kembali ke jakarta, dengan meninggalkan ke adaan apartemen yang masih berantakan, Arkan sengaja tidak akan menyuruh orang untuk membersihkan nya, karena dia ingin menjadikan tempat itu, sebagai awal mula hancur nya cinta tulus nya terhadap Nessa, jika suatu saat dia di pertemukan dengan Nessa kembali, dia berjanji akan membawa gadis nya itu, ke apartemen yang menjadi saksi bisu kehancuran nya itu.


****


Sedangkan dikamar yang bergaya feminim ini, aku saat ini sedang menangis dengan sangat pilu, hati ku terasa sangat hancur setelah mengetahui rahasia yang sebenarnya dari pria yang sangat aku cintai itu,


Pantas lah, jika dia sangat posesif terhadap semua orang yang ada di dekat nya, karena dia pernah merasakan rasa kehilangan yang membuat dia trauma dan syok, sampai mengganggu psikologis nya, dan aku.. kali ini aku tampa sadar sudah membuat nya merasakan rasa kehilangan itu lagi, dan mungkin itu sangat lebih menyakitkan untuk nya, karena dia sangat mencintaiku dan dia sudah menaruh harapan besar terhadap ku..


"Hiks... hiks... aku benar-benar jahat,,?, sekarang aku lah yang sudah membuat nya hancur,, pasti dia akan sangat membenci ku saat ini?, maaf kak.., maaf jika aku sangat bodoh dan tega menyakiti mu? " ucap ku sedih


setelah meluapkan semua kesedihan ku, aku pun memutuskan untuk mandi, agar tubuhku bisa segar kembali, aku benar-benar sudah tidak perduli dengan orang tua kak Leo yang aku yakin masih berada di ruang tamu saat ini, karena aku tidak pernah berniat untuk menjalin hubungan yang sesungguh nya dengan kak Leo, biarlah waktu yang akan menjawab semua nya....


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Tidak terasa, satu bulan pun sudah berlalu, dan saat ini aku sudah kembali lagi ke Jakarta dengan mengendari mobil kak Leo..


Ya kak Leo memutuskan untuk pindah pekerjaan menjadi dokter di salah satu rumah sakit yang ada di jakarta, bahkan dia sudah mengurus kepindahan nya itu sejak 1 bulan yang lalu, dengan alasan agar dia bisa selalu dekat dengan ku, dan aku yang mendengar alasan nya itu pun, hanya menanggapi nya dengan cuek tampa memberi tanggapan apa pun..


Saat ini, aku sudah tiba di depan kamar kost an ku, kamar yang sudah aku tinggal kan selama 1 bulan lama nya, emm... aku bahkan sangat merindukan nya..

__ADS_1


" Makasih karena sudah mengantar ku sampai di sini? ' ucap ku dingin


"Iya.., itu sudah menjadi tugas ku kan, ayo kakak bantu angkat koper kamu? " ucap kak Leo membawa koper ku ke depan kamar


Aku pun langsung mengikuti langkah nya itu, sesampai nya di depan kos, aku pun langsung membuka kunci pintu kamar, dan saat kamar terbuka aku dapat melihat ke sekeliling, jika kamar itu masih tetap rapi dan bersih, bahkan tidak ada debu yang singgah di semua barang yang aku tinggalkan..


"Kenapa kamar ku sangat bersih dan rapi?, seperti ada orang yang membersihkan setiap hari nya..?, apa mungkin itu pembantu yang ada dirumah kak Arkan..?, tapi, mana mungkin itu dia,, bahkan kak Arkan sudah tidak pernah menghubungi ku lagi sejak satu bulan yang lalu? " ucap ku di dalam hati dengan mata berkaca kaca


"Sayang... kok bengong?? " tanya kak Indra mengagetkan ku


"Eh..., iya.. aku gak bengong kok kak? " jawab ku memalingkan wajah


"Apa aku boleh masuk ke dalam kamar mu? " tanya nya lagi


"Jangan...?, lebih baik kakak pulang saja, aku tahu kakak pasti juga sangat lelah, tidak enak dengan Ibu kos jika kakak masuk ke dalam kamar ku..? " jawab ku panik


"Baiklah jika itu mau mu,ya sudah kakak pulang dulu ya ke apartemen, jika ada apa apa, langsung hubungi aku ya sayang..? "


"Iya kak..? " jawab ku malas


"Istirahat lah..? " ucap nya lagi mengelus kepala ku


Setelah itu, kak Leo pun langsung pergi dengan mengendarai mobil nya,,


Aku pun menatap kepergian nya dengan perasaan tidak karuan, bukan karena kepergian kak Leo, tapi karena aku teringat kembali dengan kak Arkan yang selalu melakukan hal sama seperti yang kak Leo lakukan saat ini..


Sudah satu bulan kami tidak pernah berhubungan kembali, bahkan dia sudah memblokir nomor telfon ku.., aku sangat sedih jika mengingat semua ini, terasa sesak, seperti ada yang meremas dada ku dengan kuat... 😭😭

__ADS_1


__ADS_2