
Selamat membaca😆😆😆!!!!!!!
Akhirnya acara ospek hari ini pun telah selesai, saat ini aku dan Monic sedang duduk di bawah pohon yang sangat rindang.
"Ness pegel banget ya, kaki dan badan ku rasanya kayak remuk dech"
"Iya aku juga Mon, pengen nya pulang dari sini langsung mandi air hangat pasti seger banget" jawabku sambil menghayal berendam dibathup tapi bo'onk,,,,,, soal nya dikos gak ada bathup yang ada cuma ember hehe.......
"Nessa ayo ikut saya, waktu nya jam kerja kamu dimulai"
Tiba tiba aku mendengar suara laki-laki yang memanggil ku, dia sudah berdiri didepan ku bersama ke tiga temannya,
aku pun langsung berdiri dan menjawab
"Kak emank kita mau kemana, bukannya jam ospek nya udah selesai ya, hari ini itu aku capek banget kak, badan Nessa pegel semua, gimana kalau besok aja jadi asisten nya"
"Ayok ikut saya, jangan membantah Nessa"
Kak arkan langsung menarik tangan ku meninggal kan Monic dan ketiga teman nya
"Hati hati ya Nessa, nanti telfon aku" jerit Monic dari kejauhan
Setelah aku pergi Monic pun memungut tas nya yg diletakkan dibawah pohon besar itu, tampa memperdulikan ketiga senior tampan yang sedang memperhatikan nya,
"Hay Monic, pulang nya kaka yang antar y" tawar Dimas
"Eh gx usah kak, Monic bawak motor soal nya, kalau gitu Monic pulang dulu y kak, permisi kak" langsung pergi sambil berlari
"Eh, kok malah kabur tu anak, mau dideketi juga" kata Dimas, dan diapun langsung mendapat kan toyoran dari kedua teman nya yaitu Rendy dan Reza
"Dia itu masih kecil, macem gak ada yang lain aza" ledek Rendy
"Eeh bro, kecil kecil gitu udah bisa buat anak kecil bego" jawab Dimas tertawa
"Ah parah loe bro, gak sadar diri udah tua juga, kayak nya loe keteluran Arkan dech" kata Reza
Dan mereka pun tertawa bersama
__ADS_1
"Yok balik"
"Okey"
Dan mereka pun berjalan meningggalkan lapangan bola
*****
Di waktu yang bersama an aku dan kak Arkan sedang berada di dalam mobilnya,
mobil bewarna hitam yang menambah kesan cool, didalam nya sangat lah rapi dan wangi,
Aku yakin ini pasti mobil mahal, jujur aku merasa nervous banget karna aku belum pernah menaiki mobil mewah seperti ini, ayah ku memang ada mobil tapi ya mobil yang biasa biasa aja
"Ini gimana lagi pasang sel bath nya" aku berbicara sendiri sambil kebingungan
Tak lama ada sebuah tangan yang memeluk ku, aku terkejut dan aku langsung mengangkat wajah ku, ternyata kak arkan sedang membantu ku memasang kan sel bath nya, dia seperti orang yang sedang memeluk ku, sangat dekat bahkan aku bisa mencium aroma tubuh nya yang sangat harum, di lihat dari dekat ternyata dia sangat tampan dan putih, huh jantung ku rasa nya mau copot,
maklum anak perawan, belum pernah dekat dengan laki-laki dewasa selain ayahku.
"Kalau gak bisa itu ngomong jangan diem aja" kata kak Arkan membuyarkan lamunan ku
"Eh enggak kok, udah selesai belum kak, kalau udah minggir dong kak, aku pengap ini"
Yang di ajak ngomong malah diem aja dan makin merapatkan badan nya sambil menatap ku tajam
"Apa kamu sudah punya pacar" tanya kak Arkan
"Belum kak, aku belum pernah pacaran" jawab ku gugup
Kak Arkan pun tersenyum lalu duduk kembali ke bangku milik nya
"Huh rasa nya aku mau berhenti bernafas, ditatap tajam dengan seorang pria dewasa ternyata sangat mengerikan" kataku dalam hati dan aku langsung membenarkan duduk ku
Mobil kak Arkan sudah melaju dengan kecepatan sedang, ntah kemana dia akan membawa ku
"Kamu udah makan siank tadi, kalau belum kita bisa mampir dulu ke kafe" tanya kak Arkan memecah kan keheningan
__ADS_1
"Udah kak, td waktu jam istirahat saya dan Monic udah makan kok kak di kantin kampus, kalau kaka gimana, saya gak keberatan kok
temeni kaka makan dulu" tanyaku
"Saya juga udah" jawab nya tersenyum melihat ku
Aku pun membalas senyuman nya,
dan tak lama kak Arkan pun menghentikan mobil nya di deretan ruko yang berjajar rapi
"Ayo keluar, kamu temeni saya dulu untuk pijat refleksi, tubuh saya terasa pegel pegal semua, didalam juga ada ada pelayanan spa untuk wanita, jadi sambil menunggu saya kamu bisa melakukan spa dulu"
"Hah ini beneran, aduch rejeki banget sich aku" jawab ku dalam hati
"Iya kak, makasih ya
" Hemm... "jawab nya singkat sambil tersenyum tipis
Kami pun turun dari mobil, setelah itu kami berjalan beriringan dan langsung masuk kedalam,
wah ini tempat benar benar berkelas, kayak nya jiwa miskin ku mulai meronta ronta dech, pasti yang sering kemari orang orang berduit.
" Permisi tuan ada yang bisa kami bantu " tanya karyawan wanita dan pria mendatangi kami
"Saya mau seperti yang biasa, dan wanita ini tolong layani dia seperti yang biasa mama ku pakai" jawab Arkan, seperti nya dia sudah sering kemari
"Baik tuan, mari nona" ajak mbak karyawan wanita, aku pun mengikuti nya dari belakang
Kami pun masuk ke kamar spa yang sangat mewah,
"Ya ampun mimpi apa aku semalem" dalam hati
Dan setelah itu aku mulai dilayani dengan karyawan disini, berasa jadi ratu satu jam🤣🤣
************
Makasih buat yang udah baca
__ADS_1
Mohon dukungan nya y biar makin semangat nulis nya😊🙏🙏