
Selama satu bulan penuh, aku terus berusaha merayu kak Leo agar bisa membuka hati nya untuk wanita lain, aku terus meyakin kan nya jika dokter Sheila benar-benar tulus mencintai nya, dan awal nya, kak Leo menolak keras atas permintaan ku itu, bahkan dia tetap kekeh dengan pendirian nya, jika aku adalah jodoh nya..
Dan dengan bersusah payah, aku selalu membuat nya percaya, jika aku tidak bisa membalas perasaan nya itu, aku selalu mengatakan jika aku sudah menganggap nya sebagai seorang kakak, tidak lebih dari itu?,
Sampai akhirnya Kak Leo pun, bisa menerima alasan ku ini,... aku sangat senang saat mengetahui jika dia akan mencoba membuka hati untuk dokter sheila.., rasa nya beban ku satu persatu mulai terangkat dari bahu ku ini..
Dan saat ini, tinggal lah menyusun rencana untuk mengatakan kepada bunda Rita, jika kami sudah sepakat akan meng akhiri pertunangan ini.., aku selalu berdoa di setiap hari ku, jika kak Arkan akan kembali pulang, saat bersamaan dengan statusku yang kembali seperti dulu..
"Kak.... jadi kapan, kakak akan mengatakan dengan bunda Rita.. tentang kesepakatan kit ini? " tanya ku ke kak Leo
"Secepatnya nya Nessa..?, lusa rencana kakak akan pulang ke Bandung, untuk memutuskan hubungan kita...? "
"Serius kak...?, duch aku seneng banget rasa nya kak..?, makasih ya karena kakak sudah mau melepaskan aku? " tanyaku berkaca kaca
"Jangan terlalu bahagia di depan ku Nessa.. ?, karena aku belum terlalu iklas melakukan itu..? "
"Hehehe.... iya maaf kak, Nessa replek, tapi kakak harus bisa lupain Nessa mulai dari sekarang, dan buka lah hati kakak untuk dokter sheila..? "
"Akan kakak usahakan.. " jawab nya sedih
"Oya..., bagaimana dengan Arkan..? , apa sudah ada kabar dari nya..? "
Dan aku hanya menggeleng dengan wajah sedih
"Apa nomor mu masih di blokir oleh nya? "
"Iya..., karena aku tetap tidak bisa menghubungi nya..?" jawab ku sedih
"Bagaimana jika dia sudah melupakan mu..? , apa kau akan tetap menunggu nya..? " tanya Leo penasaran
"Iya kak..., biarlah ini menjadi hukuman untuk ku, karena sudah tega menyakiti hati nya... ?, ayo balik kak? " ajak ku ke kak Leo
"Okey..., apa kamu sadar Nessa jika kamu sudah makan sangat banyak..? " ucap nya tertawa
__ADS_1
"Hah..... "
Aku pun terkejut dengan yang kak Leo ucap kan, entah karena rasa bahagia atau sedih, tadi aku memesan banyak makanan, dan tidak aku sangka jika ternyata aku benar-benar menghabisi nya semua...
"Hahaha.... jangan sok malu Nessa?, aku sudah mengenal mu sangat lama.., pesan ku, seperti nya kau harus membuang kebiasaan buruk mu itu, jika tidak ingin menambah pundi pundi lemak di tubuh mu..? " ucap kak Leo meledek
Aku pun yang mendengar perkataan nya, langsung memukul bahu kak Leo dengan sangat keras...
"Jangan meledek ku kak...?, aku ini tidak gemuk, karena aku sudah menimbang nya setiap bulan..." ucap ku cemberut
"Iya... kau benar Nessa...?, dan itu yang aku heran dari mu, sebenarnya kemana kau membawa makanan yang kau makan itu, kenapa tidak ada yang lengket gizi nya...? "
"Tau ah... aku mau balik?
Jawab ku cemberut, dan pergi dari cafe itu..
Aku menyadari jika kak Leo pun mengikuti ku dari belakang dengan terus tersenyum, entah apa yang dia fikirkan untuk ku saat ini,...
" Ini yang aku suka dari mu Nessa..?, kau sangat lugu dan polos.., dan tingkah mu ini, sangat jarang di miliki oleh wanita lain, andai saja kita berjodoh.., tapi aku tidak boleh egois, karena aku tidak ingin membuat mu menderita, biarlah aku mengalah Nessa.., asal kau bisa tersenyum seperti ini..? " ucap Leo di dalam hati
Dan aku langsung masuk kedalam kamar, dan bergegas membersihkan tubuh ku yang sangat gerah, tak butuh waktu lama, aku pun sudah selesai dengan ritual ku...
Setelah nya, aku menyempatkan diri untuk menghubungi nomor handphone mama Iren..
Tut..... tut.... tut..... suara dering panggilan
"Hallo sayang, assalamu'alaikum..? " jawab mama di sebrang sana
"Walaikumsalam ma...? , mama lagi sibuk ya..? "
"Iya sayang, mama lagi berkemas ini, menyiapkan dokumen dan berkas berkas penting..? jawab mama Iren membuat ku terkejut
" Loh..., mama mau pergi ya..? "
__ADS_1
"Iya nak.. besok pagi mama dan papa akan pergi ke Jerman.., maaf ya karena tidak sempat memberi tahu kamu.. soal nya mendadak sayang..? "
"Iya... mama mau ketemuin kak Arkan ya disana..?, kak Arkan baik baik aja kan ma..? " tanya ku panik
"Dia baik sayang, bahkan dia sudah berhasil memenjarakan paman licik nya itu..?, dan dia juga sudah berhasil membangun kembali perusahaan disana yang hampir bangkrut..? "
Aku pun tersenyum senang setelah mendengar ucapan mama Iren itu...
"Nessa sangat senang mendengar nya ma..? "
"Iya.., apa ada yang ingin kamu titip kan nak, biar mama sampai kan ke Arkan..? "
"Iya..., tolong bilang dengan kak Arkan ma.., jangan blokir nomor telfon ku lagi.., aku sudah sangat ingin menghubungi nya ma..., aku kangen mendengar suara nya.., dan satu lagi ma, katakan kepada nya, jika aku dan kak Leo, kami sudah sepakat akan memutus kan hubungan pertunangan ini.., dan aku menunggu kepulangan kak Arkan ma..? " ucap ku meneteskan air mata
"Jangan sedih ya ndak..., mungkin ini hasil dari usaha kamu selama ini, Tuhan menjawab semua doa kamu sayang..?, mama akan sampaikan semua yang kamu katakan kepada Arkan..,? "
"Makasih ya ma..., jika begitu, Nessa tutup telfon nya ya ma.., mama dan papa hati hati disana, semoga sampai tujuan..? "
"Iya, makasih sayang..."
Dan setelah panggilan terputus, aku pun mulai berbaring di atas tempat tidur ku, aku berdoa semoga saja semua rencana yang aku susun dapat berjalan dengan baik...
*****
Di belahan negara lain, saat ini ada seorang pria yang sedang menerima telfon dari orang suruhan nya..
"Ikuti terus, jangan sampai lengah,..? "
"Baik bos..? "
Ucap orang di sebrang sana dan langsung mematikan telfon nya..
Setelah itu, dia pun mulai tersenyum, mengingat semua perkataan yang di sampaikan oleh orang suruhan nya tersebut..
__ADS_1
"Ternyata usaha mu membuahkan hasil juga gadis kecil ku..?, akhirnya kau bisa terlepas dari pertunangan itu..?
" Tunggu aku.., karena setelah kepulangan ku ini, aku tidak akan mengulur waktu lagi, kita akan menikah saat itu juga.., dan maaf jika aku masih memblokir nomor telfon mu, itu aku lakukan agar aku bisa menepati janji ku sebagai pria sejati,..? "ucap nya sendiri sambil menatap foto Nessa yang ada di handphone nya,