Suamiku pria dewasa

Suamiku pria dewasa
bab 71


__ADS_3

Amy dan Alex kini saling menatap dengan intens. Amy Bahkan memiringkan kepala saat melihat suaminya hanya diam dengan mulut terbuka.


"Abang, ayo!" Sentak Amy yang seketika membuat wajah Alex semakin tercengang.


"A-abang?! Sahut Alex dengan suara mencicit dengan mata berkedip-kedip memperhatikan wajah istrinya yang tersenyum.


"Mulai sekarang, Amy, akan panggil bapak Mr, Abang. Kata emak, Amy harus terbiasa dengan panggilan akrab dan kagak keliatan kaku," tandas Amy yang tersenyum-senyum, sambil memainkan renda lingerie yang ia pakai.


"Bagaimana? Apa bapak Mr, suka?" Ucap gadis itu yang kini duduk di depan suaminya dengan kedua kaki terbuka dan punggung tegak hingga dada gadis itu membusung memperlihatkan kedua gunung indah sang istri.


Alex refleks menggangkukkan kepala sembari terus menatap sumber vitaminnya mulai saat ini sebelum saatnya tiba akan berubah menjadi sumber nutrisi dan makanan untuk keturunannya.


"Aku akan menguasainya sebelum itu tiba," ucap pria dewasa itu dalam hati.


Alex terus memperhatikan kedua gundukan indah istrinya sambil meneguk ludahnya sendiri.


Ia bergantian menatap lekat wajah imut istri yang sungguh terlihat begitu memposana malam ini. Belum lagi aroma manis dan lembut dari tubuh istrinya.


Membuat Alex tanpa sadar mengendus ke arah sang istri. Membuat wajah Amy mengerut bingung.


"Abang, mau mulai sekarang, main lato-latonya?" Tanya Amy dengan wajah tanpa beban, seakan ia sudah profesional pada bidang perlato-latoan. Padahal gadis itu sedikitpun tidak memahami segala yang diajarkan sang emak.


Amy hanya berpatokan kepada kewajiban dan pahala semata. Tanpa mengetahui sebab akibat yang akan ia terima yang sudah berani menelisik singa yang sudah tidur beberapa bulan lamanya.


"Lato-lato?" Tanya Alex dengan alis tebalnya terangkat sebelah. Mendengar perkataan asing yang diungkapkan sang istri.


"Hum, emak bilang, kalau main lato-lato jangan berisik, takut emak sama bibi terganggu," seloroh Amy yang kini bergerak menuju badan ranjang di samping suaminya.


"Oh God, kenapa istriku begitu polos. Apa ia paham apa yang akan terjadi setelah ini?" Tanya Alex dalam hati sambil memandangi wajah istrinya dengan sangat intens.


"Ada apa? Kenapa Abang liatin Amy segitunya, sih?" Ucap Amy yang kembali memiringkan kepala untuk menatap lekat wajah tampan suaminya.


Amy tanpa sadar mendekatkan wajahnya ke wajah Alex, membuat pria itu leluasa mengecup bibir lembut istrinya, Alex bahkan kini menahan tengkuk istrinya.


Amy terkejut, mendapat serangan mendadak dari Abang bulenya. Namun ia pun diam sembari menikmati sesapan suaminya yang sangat lembut.

__ADS_1


"Sebentar, tunggu aku disini, oke! Jangan tidur dulu!" Pinta Alex yang segera bangkit dari ranjang dan berjalan tergesa-gesa menuju kamar mandi.


Meninggalkan Amy yang hanya bisa diam dengan wajah melongo, baru saja gadis itu ingin membalas ciuman suaminya, namun suaminya malah berakhir.


"Yaelah, baru juga mau balas," gerutu gadis itu, menyandarkan punggung ke belakang sembari memainkan ponselnya.


Amy sekali lagi melihat video pemberian emak yang merupakan tutorial bermain lato-lato di atas ranjang bagi pemula.


Amy bahkan menjauhkan ponselnya dengan sedikit mengintip, melihat kegiatan di dalam video yang sungguh membuat gadis itu bergidik berulang kali.


"Emak ngasih video apa sih, ini bukan main lato-lato, tapi, main cetakan anak," celetuk gadis itu dengan wajah masam. Ia lagi-lagi di dipermainkan oleh emaknya sendiri.


Amy melemparkan ponsel begitu saja, ia lebih memilih berbaring sambil menghitung garis-garis yang ada di atas plafon. Untuk menghindari dari ngantuk.


🌹🌹🌹


Sementara Alex kini sedang menyiapkan air hangat di bathup, ia ingin tampil segar dan bersih sebelum melakukan keintiman dengan istrinya.


Ia harus wangi juga bersih, pria itu bahkan membersihkan seluruh bulu di tubuhnya, tidak lupa pria itu menyiapkan suplemen penambah stamina yang memang tersedia di dalam kamar mandi.


"Aku harus oke dan perfect di depan si mungil, masa aku kalah dengannya? Tidak! Aku ingin lebih perfect dan dominan. Gadis itu, berhasil membuatku tidak berkutik," gumam Alex, berdiri dari bathup dan berjalan menuju shower, pria itu terus melakukan ritual pembersihan, sebelum melakukan aktivasi naik kepuncak gunung.


"Astaga, aku sudah tidak tahan berada di dua benda imut itu," ucapnya sambil tersenyum.


Alex terus melakukan persiapan, tanpa sadar waktu terus berjalan dan jarum jam terus berputar-putar. Tanpa pria itu sadar sudah menghabiskan waktu 2 jam lebih di dalam kamar mandi


Sementara Amy sudah tertidur dengan posisi telentang di atas ranjang, ia tidak dapat menahan rasa ngantuk, menunggu suaminya yang sejak tadi belum keluar juga.


Membuat Amy, tanpa sadar tertidur dengan mulut terbuka begitu juga dengan kedua tangannya. posisi Amy, sungguh menantang.


Alex keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan baju mandi yang sengaja memperlihatkan dada lebarnya.


Ia berjalan mendekati ranjang dengan senyum merekah dan siap untuk menggarap ladang bersegel milik sang istri.


"Baby, I'm rea … dy!" Alex tercengang melihat istrinya kini sudah tertidur sambil mendengkur.

__ADS_1


Seketika raut wajah Alex berubah dawn, setelah dibawa ke gedung tinggi dan dihempas begitu saja.


Alex hanya bisa tercengang dengan tubuh yang semula begitu perkasa kini terlihat lemas. semangatnya yang menggebu-gebu kini berganti dengan hela nafas frustasi.


"Padahal aku sudah siap untuk main lato-lato," gumam pria itu dengan kedua pundaknya terlihat lesu.


Berjalan menuju ranjang dengan wajah tertekan. Apalagi melihat pose menantang istri.


Alex bahkan meneguk ludahnya, melihat kain tipis yang membungkus tubuh mungil istrinya, tersingkap. Memperlihatkan sesuatu tembem di bawah sana.


Tangannya refleks terulur ke arah pribadi istrinya, namun telapak tangan itu kini hanya bisa tergantung, wajah Alex tampak ragu menatap sang istri.


"Tidak! Aku harus bersabar," ucapnya pelan, Alex kini membenarkan posisi tidur istrinya dan tidak lupa menutupi si mungil dengan selimut.


Namun tatapan Alex kini terfokus terhadap dua benda yang begitu menggiurkan.


Kedua tangannya kini berada di depan benda berharga istrinya yang terlihat begitu menggemaskan.


Alex menatap wajah Amy, ia takut tiba-tiba istrinya itu bangun, saat dirinya ingin merasakan benda tersebut.


Alex memposisikan diri tidur di samping Amy tubuh miring mengarah ke istrinya.


Alex diam-diam menurun kedua tali yang ada di pundak istrinya, membuat lingerie itu kini melorot ke bawah, memperlihatkan dua benda kesayangannya mulai sekarang.


Sungguh kedua benda di depannya terlihat masih segar dan kenyal.


Itu terbukti saat pria itu menggenggamnya dan sungguh benda itu sangat pas di telapak tangannya.


"Ini sangat pas dan tingkat kekenyalannya sangat pas, juga kematangannya sudah pas untuk segera dirasakan," bisik Alex tepat di dada istrinya itu.


Alex pertama-tama mengecup area leher istrinya, sambil salah satu tangannya aktif menyentuh area perbukitan Amy.


"Tidak masalah bukan? Kalau aku merasai ini di saat dia tertidur," ucap Alex yang kini asyik mengecup sekitar dada atas istrinya dengan kedua tangan aktif.


Amy sendiri hanya bergerak sedikit dan melenguh, saat merasa tidurnya terganggu, tanpa ia sadari, kini suaminya sudah berubah menjadi vampir penghisap …. Skip.

__ADS_1


__ADS_2