Suamiku pria dewasa

Suamiku pria dewasa
bab 74


__ADS_3

"Biar aku membantumu!" Alex yang muncul secara mendadak di belakang Amy yang sedang menyisir rambutnya sehabis membersihkan tubuh.


Pria itu mengambil alih benda di tangan sang istri, mulai menyisir rambut sebahu Amy dengan perlahan dan hati-hati.


Amy hanya bisa memasang wajah tercengang, melihat sikap suaminya yang makin kesini, makin kesana, penuh perubahan.


Alex memperlakukan istri mungilnya itu layaknya sebuah barang berharga, penuh kehati-hatian menyisir rambut lurus sang istri, agar tidak menimbulkan rasa sakit.


Sesekali hidung mancung pria dewasa itu akan mengendus hanya sekedar mencium aroma lembut dan manis rambut sang istri.


Pria itu tersenyum, melihat wajah kebingungan gadis mungilnya yang kini menjadi kesayangan.


Kepalanya sedikit menunduk dan mendekat wajah tepat di salah satu pipi kenyal Amy, meninggalkan 1-3 kali kecupan lembut.


"Selesai, kau semakin terlihat cantik, dear," ucap Alex, memuji kecantikan alami wanitanya.


Rona merah tak terbendung lagi di kedua pipi si mungil Amy, saat mendapatkan pujian yang mampu membuatnya terbang melayang tinggi.


Alex melingkarkan kedua tangan kekarnya itu di pinggang ramping istrinya, merapatkan punggung mungil sang istri di dadanya. Meletakkan dagu terbelahnya di atas kepala istri kesayangannya itu.

__ADS_1


Alex memeluk tubuh mungil itu begitu eratnya dengan iringan senyum bahagia.


"Bisakah, aku memintanya sekarang?" Bisikan lirih dengan suara berat nan serak, berhasil membuat seluruh bulu kuduk Amy berdiri.


Salah satu jari-jari tangan kekar si pria tampan, kini memasuki baju piyama istrinya. Mengelus permukaan kulit di sekitar area perut ramping sang istri.


Amy jelas saja terkejut dan tubuhnya mendadak menegang, apalagi bibir suaminya kini aktif di area lehernya. Mengecup, menghisap, bahkan menggigit ringan sekitar lehernya.


Membuat reaksi tubuh si mungil Amy menegang juga mulai bergetar.


"Calm down, honey!" Bisik Alex sekali lagi tepat di area tulang leher istrinya. Hembusan nafas hangatnya semakin membuat Amy mendadak linglung.


"Tenang dan rileks, baby! Aku akan melakukannya dengan sangat hati-hati. Aku tahu ini pengalaman pertama bagimu, bukan?" Kembali Alex berkata pelan dengan suara lirih yang begitu mengesankan.


Amy hanya mengangguk, menunduk kepalanya untuk menyembunyikan raut wajah yang tidak dapat digambarkan lagi.


Alex membalikkan tubuh mungil istrinya, membuat keduanya kini saling berhadapan. Tatapan lekat yang sudah di tutupi sebuah hasrat keinginan tinggi untuk bisa menyentuh istri.


Lama mereka saling menatap, Alex menyentakkan tubuh Amy ke dalam dadanya, hingga keduanya begitu dekat tanpa jarak.

__ADS_1


Tidak dapat menahan sesuatu yang sejak tadi ia tahan, Alex segera mendorong tengkuk Amy, hingga bibir keduanya kini saling menempel.


Alex menciumi bibir istrinya dengan begitu lembut. Melakukan cumbuan dengan begitu intens, tanpa memperdulikan seseorang di sekitar.


Alex mengangkat tubuh Amy dengan sangat mudah, menggendong tubuh mungil istrinya menuju ranjang.


Dengan tautan bibir keduanya masih menyatu dan saling berbagi saliva.


Amy tidak mampu berkata-kata, menerima serangan suaminya yang membuat seluruh tubuh mungilnya bergetar hebat, merasa sesuatu perasaan asing, ketika sang suami, mengecup bagian lehernya.


Ingin mengeluarkan leguhan halus, namun kedua belahan bibirnya kini tertahan oleh ******* sang suami.


Gadis itu hanya pasrah, saat tubuhnya kini dibaringkan dengan perlahan di atas ranjang.


Sedangkan Alex dapat tersenyum puas, saat mampu menaklukkan istrinya kecil yang begitu polos.


Sudah beberapa hari ini, pria itu menjadi uring-uringan, akibat mencoba menahan sesuatu yang membuat kepala berdenyut, apalagi bagian kepala bawah.


"Huff, ini sungguh menyiksa?"

__ADS_1


__ADS_2