Surrounded Several Boys

Surrounded Several Boys
Gedung Pernikahan Dibom


__ADS_3

Jangan lupa dukung terus novel ini.


Dengan cara klik J E M P O L, K O M E N


dan V O T E sebanyak-banyaknya ❤


..


..


..


Bae Senjo (ayah Rona & Nana) yang sedang berbincang dengan rekan bisnisnya di luar gedung terheran, karena melihat tamu undangan berlarian dari dalam gedung, ia menjadi sedikit panik.


"Ada apa ini? Kenapa semua para tamu berlarian keluar?". Gumamnya, dengan panik.


Bae Rona dan Berlina mendekati Bae Senjo


"Ayah, cepat lari. Gedungnya akan meledak !!". Ucap Bae Rona, sambil menarik tangan ayahnya.


"Apa? Meledak? Bagaimana mungkin?". Terheran, tak percaya, sambil berlari karena tangannya di tarik oleh Bae Rona.


"Nanti aku akan menceritakannya". Ucap Bae Rona, dengan air mata yang membendung.


.......


Oh Hani yang tak lain adalah Bibinya Nana, baru saja memarkirkan mobilnya di luar gedung, ia berniat menghadiri acara pernikahan, karena dirinya adalah Manager Sean, Chaning dan Jai.

__ADS_1


Saat akan membuka pintu mobil, tiba-tiba saja seorang wanita masuk ke dalam pintu mobil belakang.


"Kattie?". Bibi Oh, terkejut.


"Bibi, cepat jalan. Menjauh dari gedung ini. Cepat cepat". Bicara Kattie sangat panik.


Bibi Oh terheran, ia melihat orang-orang berlarian dari dalam gedung, lalu ia tersadar.


"Cepat Bibi, gedungnya akan segera meledak". Ucap Kattie, sangat panik.


"Apa? Meledak?". Tidak pikir panjang, Bibi Oh dengan cepat memutar setir mobil dan menjalankannya, menjauh dari gedung itu.


"Kattie, apa yang terjadi? Apa Nana juga bersamamu?". Tanya Bibi Oh, sangat penasaran.


"Ya, Nana menghadiri acara pernikahan Daren, sebagai pasangan Djordi Aganor". Ucap Kattie.


"Entah bagaimana sejarah pertemuan mereka. Tapi saat acaranya sedang berlangsung tiba-tiba saja Nana di permalukan oleh Bae Rona dan Berlinda. Kemudian, Djordi Aganor sangat marah, dia langsung mengatakan akan mengebom gedung itu". Jelas Kattie, sambil ngos-ngosan.


"Apa? Nana dipermalukan oleh ke dua wanita ular itu? Dasar, ibu dan anak tidak ada yang waras .. Lalu, dimana Nana?". Tanyanya sangat panik.


"Sepertinya Nana mabuk, dia berada di mobil Djordi, bersama dengan Sean, Jai dan Chaning. Tadinya aku ingin semobil dengan mereka, tapi mobilnya sudah tidak muat". Ucapnya, sedih.


"Itulah, jika menyinggung hati atau perasaan Djordi Aganor, dia akan membalasnya tanpa ampun". Gumam Bibi Oh.


Kemudian, Bibi Oh menelepon Sean.


"Halo, Sean. Dimana kau?". Tanya Bibi Oh.

__ADS_1


"Aku sedang di jalan menuju vila paman". Ucap Sean dalam telepon.


"Paman? Paman siapa? Kalau bicara yang jelas. Apa kau tidak tahu seberapa paniknya aku saat ini?". Bibi Oh sangat marah.


Sean terkejut, dan sedikit menjauhkan ponsel miliknya, karena suara Bibi Oh sangat keras di telepon, membuat telinganya sakit.


"Aku, Chaning, Jai dan Nana berada di vila paman Djordi. Aku akan mengirimi pesan untuk alamatnya". Ucap Sean, langsung mematikan panggilannya.


Tidak lama kemudian, Bibi Oh mendapat pesan masuk, lalu ia mengemudikan mobilnya menuju alamat tersebut.


Sesampainya di vila milik Djordi Aganor.


"Wah, vila yang begitu indah dan mewah. Baru melihatnya dari depan saja aku sudah yakin bahwa ini milik Djordi Aganor". Ucap Kattie, sambil membuka pintu mobil.


"Tapi kenapa akses menuju vila ini berlika-liku seperti jalan cintaku". Gumam Bibi Oh, lalu dia ke luar dari mobilnya.


"Manager Oh, kemari". Panggil Chaning dari pintu vila.


Kemudian, Kattie dan Bibi Oh berjalan masuk ke dalam vila itu.


"Dimana Nana?". Tanyanya pada Chaning.


"Nana, emm..". Chaning berbicara dengan gugup.


Tidak pikir panjang, Bibi Oh masuk begitu saja mencari Nana.


Bibi Oh dibuat terkejut, melihat Nana sedang melingkarkan tangannya di leher Jai, dengan sangat erat. Lalu di sisi kanan dan kirinya ada Djordi dan Sean yang sedang berusaha melepaskan rangkulan Nana di pundak Jai itu.

__ADS_1


__ADS_2