
Ayo semangati author dengan L I K E,
K O M E N & V O T E ❤
..
..
..
Di kediaman Aganor.
Bruk.
Djordi menonjok dinding.
"Kim, kau melihatnya barusan kan saat aku melakukan telepon video dengan wanita menjijikan itu? Apa kau tahu tempat itu dimana?" tanya panik Djordi, pada presdir Kim.
Disitu ada John dan juga Sean, yang ikut panik setelah melihat keadaan Nana di telepon video, tadi. Mereka pun sedang memikirkan suatu cara untuk menyelamatkan Nana.
"Tenanglah Djordi. Kepanikanmu membuat rencanaku yang sudah tersusun rapi di dalam otakku ini, menjadi berantakkan lagi," bantah presdir Kim.
"Apa kau bisa tenang jika wanita yang kau cintai di perlakukan seperti itu? Aku sudah mengerahkan seluruh anak buahku untuk mencari Nana, tapi mereka tidak ada yang menemukannya. Aku benar-benar akan menjadi gila, jika sesuatu terjadi pada Nana." Djordi semakin panik.
"Tahan emosimu paman. Kau dari kemarin belum istirahat dan belum memakan apapun. Bagaimana bisa kau melakukan pertunangan, besok?" ucap Sean.
"Hah, aku benar-benar sangat menyesal tidak menyingkirkan wanita jahanam itu !!" geram Djordi, sambil berjalan duduk.
"Kau sering memberi pembalasan pada orang-orang yang keji. Tapi, kenapa hanya pada wanita itu kau menjadi lemah seperti ini? Kemana jiwa devil mu?" tanya presdir Kim.
"Aku tidak boleh gegabah pada Selena. Karena kedua orang tuanya sangat baik pada keluargaku. Kedua orang tuanya pernah membantu perusahaan ayahku ketika perusaan ayah di ambang kebangkrutan. Dan, mereka pernah menyelamatkan aku dari kecelakaan maut yang melibatkan istri pertama ayah dan teman wanitanya meninggal di tempat." Tiba-tiba, sekilas Djordi mengingat kecelakaan yang sangat mengerikan itu.
"Apa kalian tahu, aku ini anak di luar nikah? Tidak lama setelah kejadian itu, ayah menikahi ibuku," sambungnya. Seketika Djordi memasang wajah sedih.
"Ya, aku tahu. Ibuku pernah menceritakan kejadian janggal itu," ucap Sean.
..
Sebenarnya, John dan Sean tidak mempermasalahkan pertunangan Djordi dan Selena. Mereka dengan senang hati menerimanya, saat mendengar keputusan Djordi menyetujui pertunangannya itu. Karena saingannya akan berkurang.
Ya, meskipun mereka sudah mengetahui perasaan Nana untuk Djordi. Tapi, menurut John dan Sean. Sebelum Djordi dan Nana dikatakan menikah, masih ada celah untuk terus memperjuangkan cinta mereka pada Bae Nana.
Djordi tersadar, lalu ia membuang nafas.
"Ayolah, Kim. Bantu aku untuk menyelamatkan Nana, sebelum hari pertunangan itu tiba." Djordi merengek, meminta tolong.
Presdir Kim menyubit keningnya. Ia terlihat pusing, karena terus-menerus berpikir keras.
..
"Hey !! Hal apa yang sudah kalian lakukan untuk mencari Nana ku?" tanya Djordi, kepada John dan Sean.
Cih, Nanaku katanya? (Gumam John dan Sean).
"Akupun panik dan sangat frustasi ketika mendengar Nana menghilang. Dari kemarin, aku sudah mengerahkan orang-orangku untuk mencari Nana. Bahkan, aku sampai menambah orang-orangku. Tapi, sampai sekarang belum ada hasilnya," ucap John, dengan perasaan hampa.
Semua terdiam. Semua berpikir.
Pikiran mereka dipaksa bekerja keras.
..
"Ah !! Aku punya ide" ucap Presdir Kim, tiba-tiba. Sambil menopangkan dagu dengan kedua tangannya.
"Apa itu?" Djordi, Sean dan John langsung mendekati presdir Kim.
"Tapi ... salah satu di antara kalian, harus rela mengorbankan kehidupan dan karirnya," kata Presdir Kim. Seketika, suasana menjadi mencekam.
..
🌻🌻🌻🌻🌻
..
__ADS_1
Hari pertunangan tiba.
Media ricuh dimana-mana, untuk meliput acara yang akan menjadi berita paling utama di Korea.
Pertunangan CEO Dj Entertainment, Djordi Aganor dengan putri ke tiga MC Entertainment, Selena Bella.
Banyak aktris dan aktor papan atas yang menghadiri acara tersebut. Beberapa petinggi pun nampak hadir di acara itu. Mereka, satu per satu saling menyapa hangat para media.
..
..
Di suatu ruangan.
Nampak, Selena yang sedang menatap cermin dengan gaun mewahnya.
"Akhirnya, adik bungsuku bertunangan juga. Hebat sekali nasibmu. Bisa memikat hati seorang Djordi Aganor," ucap kaka pertama Selena.
"Huh, aku sih tidak yakin Tuan Aganor menyukainya," sindir kaka kedua Selena, sambil tersenyum lebar.
"Cih !" Selena mendesis, sambil berjalan ke arah Ny.Jung yang sedang menyapa tamu.
"Bu, aku merasa sangat bahagia hari ini," ucap Selena, sambil memeluk Ny.Jung (ibunya).
"Jika anak ibu bahagia, ibupun ikut bahagia. Kau, harus membangun hubungan ini menjadi lebih baik. Ibu, selalu mendo'akan yang terbaik untuk anak-anak ibu. Semoga, kau secepatnya menikah. Menyusul kedua kakak-kakakmu." Senyuman Ny.Jung begitu suci dan murni. Ny.Jung pun turut berbahagia hari ini.
"Hey !! Ayo, semua tamu sudah menunggu kita," seru Tn.Jung dari balik pintu.
Selena dan kedua orang tuanya berjalan mengahadiri acara pertunangan itu.
Kedua bola mata Selena melirik kesana kemari. Mencari keberadaan Djordi.
"Dimana dia? Apa dia terlambat?" gumam Selena, dengan wajah penasaran.
Selena dan kedua orang tuanya berdiri di depan para tamu undangan. Salah seorang lelaki, yaitu Yun Jai berjalan mendekati Selena dan orang tuanya. Yun Jai adalah pembawa acara terbaik di Korea. Kemudian, ia menjalankan tugasnya, untuk memimpin acara pertunangan itu.
"Selena, dimana Djordi? Cepat, hubungi dia. Acara sudah akan berlangsung," bisik Tn.Jung.
Selena dibuat panik dengan ketidak hadiran Djordi. Kemudian, diam-diam Selena mengambil ponselnya akan menelepon Djordi beserta dengan ancamannya.
Selena tak menghiraukan siapa saja yang berjalan di belakang Djordi. Pandangannya hanya terfokus pada ketampanan Djordi.
Djordi berjalan mendekat, dibelakangnya diikuti oleh John, Sean, Presdir Kim dan ... Bae Nana.
Sontak saja mereka jadi sorotan utama.
Mereka semua tersenyum pada media, pada tamu undangan, maupun pada Selena.
Tapi, senyuman mereka memiliki arti. Selena mengerutkan keningnya. Ia mulai tidak enak hati.
Dimana tuan dan nyonya Kim?
Sean, John dan Nana duduk tenang di kursi tamu. Tetapi Djordi dan Presdir Kim tetap berjalan ke arah Selena.
Selena memasang wajah bingung. Kenapa Presdir Kim juga ikut kemari?
Pembawa acara menyambut hangat kedatangan Djordi dan Presdir Kim dengan senyum lebarnya.
Dan, tiba saatnya inti dari acara tersebut dengan suasana sakral. Yaitu menyematkan cincin di jari manis Selena.
Djordi masih berdiri dengan Presdir Kim di sampingnya. Kemudian, Djordi merogoh kantung celananya, mengeluarkan kotak merah berbentuk hati ke arah Selena. Tiba-tiba Selena mengerutkan dahinya, karena kotak cincin itu sangat standar untuk orang seperti Djordi Aganor. Selena pikir kotak cincinnya akan dilapisi emas atau berlian. Tapi, Selena tak mempermasalahkan itu. Dengan cepat ia merubah ekspresi bingung menjadi ekspresi haru.
Jiwa senangnya memuncak. Air matanya membendung, tak kuasa menahan rasa kebahagiaannya. Kala melihat Djordi mulai mengasongkan kotak cincin pertunangan mereka di hadapannya.
Djordi mulai membuka kotak cincin itu. Selena menutup mulut dengan tangan kanannya, karena tak percaya Djordi akan menjadi bagian dalam hidupnya. Dan tangan kiri Selena dijulurkannya, perlahan.
Dengan cepat, dan dengan ekspresi masam Presdir Kim mengambil cincin yang terselip di dalam kotak itu. Lalu, menyematkannya di jari manis Selena.
Selena dan para tamu undangan di buat terkejut.
Dasar para cecunguk sialan !! Aku yang memberi ide. Aku pula yang mereka korbankan. (Geram Presdir Kim dalam hatinya)
"A-apa yang ?? Hey, Presdir Kim !! Apa yang kau lakukan?" tanya Selena dengan wajah bingung. Kedua orang tua Selena dan para tamu undangan pun di buat terheran-heran.
__ADS_1
Djordi terdiam, lalu ia mengelak saat tatapan bingung Selena tertuju padanya.
Suasana menjadi ramai. Mempertanyakan, apa yang sebenarnya terjadi?
"Djordi, apa maksudnya ini?" tanya Selena, serius.
Presdir Kim langsung mengambil alih mikrofon dari tangan Yun Jai (pembawa acara). Media langsung menyorot tajam ke arah Selena, Djordi dan Presdir Kim.
"Perhatian !! Perhatian !! Ehem, mungkin ini membuat kalian bingung. Emm...." Tiba-tiba, Presdir Kim menjauhkan mikrofonnya.
"Hey kampret !! Bagaimana cara menjelaskannya? Bantu aku. Aku sangat gugup dan malu," bisik Presdir Kim pada telinga Djordi.
"Dasar bodoh !! Langsung saja ke intinya," balas Djordi, sambil berbisik.
Sean sangat kesal hati, melihat tingkah bodoh paman-pamannya itu. Ia beranjak dari kursinya, dan langsung mengambil alih mikrofon itu.
Dasar, para pria tua yang menyusahkan. Kekar di luar, lemah gemulai di dalam. (Geram Sean dalam hatinya).
Suasana para tamu menjadi berisik, pembicaraan disana-sini. Mereka di buat bertanya-tanya.
"Mohon perhatiannya semua !! Maaf membuat kalian bingung. Disini, saya akan menjelaskan langsung ke intinya. Presdir dari Mars Media, yang tak lain adalah Presdir Kim Reo ini, sebenarnya adalah tunangan Selena Bella, putri ketiga dari MC Entertainment," ucap Sean.
Selena membulatkan matanya. Kedua orang tua dan semua tamu undangan pun dibuat semakin terkejut.
"Apa-apaan ini?" tanya Selena, sambil mengerutkan keningnya. Ia berusaha menghentikan pembicaraan ngawur Sean. Tapi, Ny.Jung langsung mencengkram keras tangan Selena. Ny.Jung sudah masuk dalam perangkap, ia mulai penasaran dengan apa yang telah anak bungsunya lakukan, tanpa sepengetahuannya. Sekujur tubuh Selena gemetar.
Ckrek.. Ckrek..
Media memotret disana-sini.
Suasana menjadi kacau.
"Tadinya, memang Tuan Djordi Aganor lah yang akan bertunangan dengan Selena. Tetapi saat malam tadi, Tuan Djordi berkunjung ke apartement Selena. Dia memergoki Selena bersama Presdir Kim di dalam apartement nya, sedang bertengkar hebat. Presdir Kim selaku sahabat baik Tuan Djordi, langsung meminta maaf padanya, karena Selena pernah merayu Presdir Kim dan membuatnya khilaf. Alhasil, malam tadi, Presdir Kim memberikan hasil tespek Selena pada Djordi. Hasil tespeknya menunjukkan bahwa Selena positif hamil. Dan, disini Tuan Djordi mencoba mempersatukan Selena dan Presdir Kim. Sungguh mulia hati Tuan Djordi Aganor ini. Hikss 😢 Jadi, disini Tuan Djordi dan Presdir Kim adalah korban atas tindakan Selena," jelas Sean.
Presdir Kim ingin menutup mulut Sean. Karena bicaranya itu terlalu berlebihan. Tetapi, Djordi menahan tangannya dengan senyuman lebar di wajahnya.
"Hey Djordi, bocah itu bicaranya melebih-lebihkan !! Rencana kita hanya mengumumkan Selena menjadi tunanganku saja. Tidak ada tespek di dalam rencana ini," bisik Presdir Kim, geram.
"Sudahlah ikuti saja permainannya. Diantara kita, hanya kau yang pernah memiliki skandal dengannya, kan? Ayo, tersenyum pada kamera. Wajahmu keriput saat kau marah," ucap usil Djordi.
Oh, hidupku dan karirku yang malang. Hikss 😭 (Ratapan hati Presdir Kim).
..
Djordi dan Sean langsung membawa Presdir Kim ke luar dari acara yang sudah kacau balau itu. Dengan beberapa pengawal untuk menahan para wartawan yang mengikuti mereka.
Para wartawan pun langsung beralih, dan menyerbu Selena dengan kedua orang tuanya yang masih mematung. Meminta penjelasan atas pernyataan yang Sean ucapkan barusan.
..
Tn.Jung menahan para wartawan gila yang sudah bagaikan zombi itu, dengan ribuan pertanyaan sama yang mereka lontarkan.
Ny.Jung merasa sangat marah dan sangat malu.
PLAK..
Tiba-tiba Ny.Jung menampar pipi kiri Selena sambil meninggalkannya begitu saja.
Selena tak bisa berkutik. Ia sangat terkejut, dengan tubuh yang gemetar.
Cekrek.. Cekrek.. Cekrek..
Wartawan pun tak menyia-nyiakan berita HOT itu. Aksi Ny.Jung menampar Selena, membuat jiwa para wartawan semakin buas.
Seketika reputasi Selena menjadi sangat jelek. Dampak dari ulahnya itu membuat seluruh keluarga besarnya menjadi sangat malu. Keluar rumahpun, mereka sembunyi-sembunyi karena para wartawan selalu menyoroti tempat tinggal keluarga besarnya itu. Selena di caci maki oleh siapapun yang melihatnya. Ia di cela di setiap akun media sosialnya. Bahkan setelah kejadian itu, ia dikucilkan di dalam keluarganya. Anggota keluarganya, sudah tidak ada yang sudi untuk sekedar menyapa, apa lagi mengobrol dengannya. Karena keluarga besarnya, sangat meninggikan martabat seorang wanita.
..
..
Ayo, mana dong like, komen & vote nya ❤💋
Author sudah berpikir keras loh, membuat cerita sederhana ini 😭
__ADS_1
Jangan lupa masuk ke dalam Grup Chat ku yuk ❤