
Ayoo.. Ayoo.. L I K E, K O M E N & V O T E ❤
Bagi yang sudah memberikan point nya, boleh dong di tambah lagi 😍
Jangan lupa kasih rating bintang 5 juga ya 💋
..
..
..
Tiga Bulan Kemudian.
Di kediaman Aganor.
Tok. Tok.. Tok..
Suara ketuk pintu.
"Nana, apa kau sudah siap?" tanya Djordi, dari balik pintu kamar Nana.
Komprang.. Kompreng..
Suara kegaduhan.
"A-ah ! Ya, maaf. Lanjutkan saja berdandannya. Yang cantik ya. 💋" Djordi sedikit terkejut, karena Nana sangat gerogi. Ia tak suka di buru-buru. Sebenarnya, malam ini Djordi akan memperkenalkan Nana pada kedua orang tuanya, di salah satu restoran terbaik di Korea.
..
Satu jam telah berlalu ..
Selama itu, Djordi telah menghabiskan lima gelas air minum dan empat potong roti. Tapi, Nana tak kunjung keluar dari kamarnya. Djordi semakin gelisah.
Tak lama, Nana pun berjalan dari atas anak tangga, di ikuti dengan Kattie Moey di belakangnya. Nana mendekati Djordi.
__ADS_1
Tapi, ada apa dengan wajah mereka berdua?
Kattie Moey yang sengaja di datangkan oleh Djordi untuk merias Nana, terheran dengan wajah unik Djordi dan Nana. Mereka berdua kelihatan sangat gugup sekali. Itu, membuat Kattie Moey tersenyum-senyum. Djordi dan Nana tertunduk, mereka tidak saling menatap satu sama lain.
"Hey, ada apa dengan wajah kalian berdua? Apa kalian gugup?" ucap Kattie, sambil tersenyum.
"Sedang gugup-pun, Tuan Aganor terlihat manis. Beruntunglah kau Nana," bisik Kattie di telinga Nana, sambil tersenyum usil.
Kemudian, Kattie menyatukan tangan mereka berdua.
"Apa yang harus di khawatirkan? Ayo, cepat kalian pergi. Ayah dan ibu Tuan Aganor mungkin sudah menanti lama, disana," ucap Kattie, menyudutkan mereka agar segera pergi tanpa rasa gugup.
"Ehem...." Djordi mendehem, dan menarik nafas dalam-dalam.
"Huh (membuang nafas) Baiklah. Ayo, Nana." Djordi menggenggam tangan Nana. Mereka berjalan mesra, masuk kedalam mobil.
"Semangat Nana. Semoga berhasil, ya" teriak Kattie. Ia melihat mereka dari pintu dengan senyum berseri-seri. Kattie merasa lega.
"Semoga, Tuan Aganor yang terbaik untuk Bae Nana," gumam Kattie, sambil melipatkan kedua tangan di atas perutnya.
"Ya, akupun berharap pamanku bisa bahagia dengan Bae Nana," bisik Chan dari belakang kuping Kattie, sambil mengeratkan pelukannya itu.
"Malam ini, paman akan memutus hubungan dengan perusahaan MC Entertainment, dan membatalkan pertunangannya dengan Selena. Paman mengambil keputusan besar yang sangat sulit, baginya. Lalu, paman akan memperkenalkan Bae Nana pada kedua orang tuanya. Aku harus bisa seperti paman, yang sangat berani mengambil keputusan. Kita sudah dua bulan bersama, secara diam-diam. Secepatnya, aku akan mengumumkan dan memperkenalkanmu sebagai kekasihku pada publik," jelas Chan.
Kattie sangat terkejut mendengarnya.
"Lalu, bagaimana dengan para penggemarmu di seluruh dunia? Mereka pasti memendam kekecewaan yang begitu mendalam padamu, dan pada akhirnya aku yang akan terbully." Kattie menunduk, sedih.
Chan memutar tubuh Kattie. Ia meraih wajahnya, dan membelainya lembut.
"Lihat aku, dengarkan ini baik-baik. Aku juga manusia, aku berhak mendapatkan kebebasan, dan kebahagiaanku sendiri. Kau jangan mencemaskan itu. Setelah aku mengumumkan kau adalah kekasihku pada publik. Memang pada awalnya para penggemarku pasti tidak terima dan banyak yang kecewa. Tapi, aku akan berusaha memberikan pengertian kepada mereka. Aku akan membuatmu pantas untukku, sehingga para penggemarku tidak ada yang akan menyakitimu dalam hal fisik maupun mental," jelas Chan, dengan tatapan lembut.
Kattie mengelak, ragu.
"Chan, aku menghargai tekadmu. Aku pun suka caramu datang dihidupku. Layaknya hujan yang datang begitu tiba-tiba. Meski awalnya datang dengan gemuruh petir yang membuat nyaliku benar-benar ciut. Dan, tak bisa ku pungkiri. Saat di dekatmu, membuat perasaan nyaman dan bahagia beradu satu. Hanya saja-" Bicara Kattie terpotong.
__ADS_1
"Hey. Tidak ada alasan untuk tidak bahagia. Optimis adalah magnet kebahagiaan. Jika kita berpikir positif, hal-hal yang baik akan menghampiri kita, diiringi dengan orang-orang yang baik pula.. Kattie, hidup ini pilihan. Tinggalkan, apapun yang membuatmu tidak bahagia. Tapi, pertahankan yang membuatmu bahagia ... bagaimana denganku? Hadirnya aku di hidupmu, membuatmu bahagia atau tidak?" Chan terus meyakinkan Kattie, dengan tatapan lembutnya.
Kattie terdiam, menunduk sambil menggigit bibir bawahnya.
"Kattie, kau ini adalah Top Stylist Dunia. Kau wanita muda yang sangat berbakat. Tidak ada alasan untuk kita bersama. Apa kau masih meragukannya? .. Hey, aku berjanji tidak akan ada hal buruk yang akan terjadi nantinya. Aku serius padamu, Kattie ! Aku telah menetapkan hatiku padamu." Chan menciutkan kedua matanya. Ia memandang tajam ke arah Kattie. Mengharapkan sebuah jawaban indah dari mulut Kattie.
"Bagaimana? Apa kau siap? Jika kau sudah siap, secepatnya aku akan mengumumkan soal hubungan kita ini," tanya Chan, serius. Detak jantungnya berdetak hebat.
Kattie menaikkan kepalanya, perlahan ia memandang kedua mata Chan.
Kattie mengatur nafasnya.
"Baiklah, aku siap." Kattie menyetujuinya. Senyuman itu terlukis sangat indah di wajah Kattie.
Sontak saja, Chan benar-benar sangat senang mendengarnya. Wajahnya begitu berseri-seri.
Chan meraih kembali wajah Kattie, menyentuhnya lembut. Ia menatap dalam-dalam kedua bola mata Kattie. Lalu, ia menelan ludahnya, karena bibir Kattie yang begitu seksi mengalihkan pandangannya.
Muah 💋
Tiba-tiba, dan tanpa aba-aba Chan mencium bibir Kattie begitu saja.
Chan tersadar, sambil membuang muka.
"A-emm, ma-maaf." Kedua pipi Chan memerah, ia menjadi salah tingkah. Kattie pun tersenyum malu, sambil menggigit bibir bawahnya. Kemudian, ia memeluk Chan sangat erat. Dan, Chan pun membalas pelukan itu sambil menatap bintang di langit yang sedang memancarkan sinarnya.
Sepertinya bintangpun mendukung mereka untuk bersama.
..
..
Bagaimana perasaan kalian, jika menjalin kasih bersama dengan salah satu member boy band Korea yang paling populer??? ❤
Ayo !! LIKE, KOMEN & VOTE nya ❤
__ADS_1