Surrounded Several Boys

Surrounded Several Boys
Loker


__ADS_3

Jangan lupa L I K E, K O M E N & V O T E ❤


..


..


..


Nana dan Bibi Oh makan siang dengan sangat bersemangat. Mereka benar-benar terlihat kelaparan.


"Emm.. Bibi, aku ingin bekerja!.. Aku tidak ingin diam saja, aku ingin menyibukkan diriku agar aku bisa secepat nya melupakan Daren". Kata Nana sambil mengunyah makanannya.


"Hmm, gimana yah? Tapi di kantor ku sedang tidak membuka lowongan kerja". Ucap Bibi Oh, sambil mengelap mulutnya dengan tisu.


"Ayolah Bibi, tolong carikan aku pekerjaan. Pekerjaan kecil pun, tidak apa-apa". Nana berbicara dengan manja.


"Iya, iya, baiklah. Nanti aku akan carikan pekerjaan untukmu, sekarang cepat bereskan makananmu. Sebentar lagi aku akan lanjut bekerja". Ucap Bibinya.


"Yeee,,, terima kasih Bibi, aku sangat menyayangimu.. Muuuaahhh 💋". Nana memeluk dan mencium pipi Bibinya.


..


Kemudian, Bibi Oh memperhatikan seseorang, yang sedang duduk santai di kursi paling pojok.


"Eh, sepertinya aku mengenal cara berpakaian orang itu (tersadarkan).. Tidak salah lagi, akan aku habisi dia. Nana, kau tunggu disini sebentar". Ucap Bibinya terlihat marah, sambil beranjak dari kursinya mendatangi seseorang yang sedang duduk di kursi pojok.


"Eh, ada apa? Sepertinya bibi terlihat kesal". Gumam Nana, terkejut.


"Bibi, tunggu aku". Teriak Nana sambil berjalan cepat mengikuti Bibi nya.


Bibi Oh menghampiri seorang pria memakai topi hitam yang sedang duduk, sambil menikmati secangkir kopi.


"Hey, Sean". Bibi Oh menepuk pundaknya, dengan cepat membuka topinya.


"Akhirnya aku menemukanmu, dasar anak nakal. Mau sampai kapan kau mengelabuiku terus?. Kau harus ikut denganku sekarang juga, aku akan membuat perhitungan denganmu". Ucap Bibi Oh sangat marah, sambil menarik telinganya.


"Ah, ah... Manager,, sakit.. Maaf maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi. Lepaskan lah, kau menyakitiku". Merintih kesakitan sambil memegangi telinganya.

__ADS_1


Nana mendekati bibinya. Melihat apa yang terjadi.


"Sean??.. Kau, pria Kpop itu kan?". Ucap Nana sedikit terkejut.


Sean pun semakin terkejut melihat Nana.


"Nana, kau mengenal bocah nakal ini? Sejak kapan?". Tanya Bibi Oh.


"Ya Bibi, aku bertemu dia di pesawat, aku menolongnya.. Saat itu, dia sangat ketakutan, katanya beberapa orang mengejarnya karna ingin menculiknya dan menjadikannya G I G O L O, lalu dia juga mengina..". Sean dengan cepat menutup mulut Nana, sambil tersenyum ketakutan pada Bibi Oh.


Bisa lebih gawat, jika Manager Oh tahu kalau aku menginap di apartemen miliknya. (Gumam Sehun dalam hatinya).


"Apa? G I G O L O? Wah wah.. Apa kau ingin banting setir? Kau sangat berbakat menjadi komedian sekarang. Ikut denganku ke kantor, jangan berusaha untuk kabur lagi". Bibi Oh menarik tangan Sean, ia berekspresi sangat kesal.


"Bibi, lalu aku bagaimana?". Nana sangat malang.


"Kau pulang lah dulu, ada sesuatu yang harus aku selesaikan dengannya". Kata bibi Oh, sambil menarik Sean keluar.


Pelayan cafe menyeka nya.


Bibi Oh terkejut dengan nominalnya.


"Apa? Dua juta? Aku hanya makan siang sedikit kenapa totalnya bisa menjadi dua juta?". Ucap Bibi Oh terkejut.


"Emm,, tapi nona yang satu itu menambah pesanannya empat kali". Kata pelayan itu dengan sopan.


Nana berjalan mengendap-endap keluar dari cafe, karena takut akan kemarahan bibinya.


"NANA...".Teriak bibinya dari dalam cafe.


"Sampai bertemu di rumah Bibi". Kata Nana sambil berlari kecil.


Nana berjalan menuju halte bus.


"Harus kemana aku? Hari masih siang, aku tidak ingin pulang dulu, aku ingin mencari pekerjaan. Tapi harus mencari kemana ya? Aku kan orang baru di Korea". Gumam Nana, sambil menyandarkan punggungnya.


Tiba-tiba saja ada selembaran kertas yang melayang, lalu jatuh tepat sekali di bawah kakinya.

__ADS_1


"Selembaran apa ini?". Gumam nya.


Nana membaca selembaran itu.


"*Lowongan Pekerjaan, di cari asisten pribadi dengan penghasilan perbulan sepuluh juta. Syarat harus berwajah cantik, rambut terurai panjang, mempunyai tahi lalat di bagian punggung, dan syarat yang terakhir harus yang bernama Nana*. Hubungi langsung nomor ini 0212xxxxx*".


"Memangnya ada, syarat pekerjaan yang seperti ini?. Sepertinya yang membuat syarat ini kekurangan micin... Ehmm, tapi hanya menjadi asisten pribadi saja penghasilannya sangat besar, dan aku memenuhi semua syarat ini. Baiklah, pekerjaan apapun tidak apa-apa, aku akan meneleponnya". Gumam Nana.


Nana menyalin nomor itu dan langsung meneleponnya.


"Halo, ada yang bisa saya bantu Nona?". Ucap seorang lelaki tua di telepon.


Nana terheran. Dia belum berbicara satu kata apa pun, tapi lelaki ini sudah tahu, bahwa yang meneleponnya adalah seorang wanita.


"Eh, Emm.. Apakah lowongan pekerjaan untuk asisten pribadinya masih ada? Saya ingin mendaftarkan diri." Tanya Nana dengan sopan.


"Tentu, masih ada Nona.. Karena Nona adalah orang pertama yang menghubungi. Em,, baiklah, sepertinya besok Nona langsung di terima untuk bekerja. Saya akan mengirimi pesan untuk alamat nya". Ucap lelaki tua itu, dengan langsung menutup panggilannya.


Nana terkejut, melamun tidak percaya, bibirnya menganga.


"Ini aneh, sangat aneh. Apa otakku yang gila atau orang ini yang gila, aku harus bersyukur atau bagaimana? Sepertinya aku butuh Aqua". Gumamnya tak percaya.


Triiingg..... Triiinggg... Sebuah pesan masuk.


"Alamat : Jl. Akyu, Perumahan Chayang, Blok Kamyu, Nomor rumah 99, Kode rumah Cinta Cuma Satu.


Datanglah besok ke alamat, tidak perlu sungkan. Kami sangat menunggu kehadiran anda".


"Nama alamat nya aneh sekali. Aku tidak tahu alamat ini, aku akan menanyakannya pada bibi Oh. Aku akan ke sana besok pagi, sekarang hatiku sudah tenang, aku akan pulang". Gumam Nana, sambil menunggu bus datang.


Ternyata, di sebrang jalan ada satu mobil mewah yang dari tadi membuntuti Nana, di dalamnya ada Djordi Aganor, dia tersenyum penuh arti sambil memperhatikan ke arah Nana.


"Rencana Tuan muda berhasil, selanjutnya bagaimana?". Tanya pengurus Feng.


"Kita tunggu saja besok, sekarang aku akan menemui beberapa rekan. Pergi ke Hotel Zeus". Titahnya.


"Baik tuan". Ucap pengurus Feng sambil menyalakan mobil.

__ADS_1


__ADS_2