Surrounded Several Boys

Surrounded Several Boys
Sweet


__ADS_3

Masih gak ada bosennya, untuk mengingatkan


L I K E, K O M E N & V O T E ❤


Satu like, satu komentar, satu point.. Sangat berharga loh bagi author 😘


..


..


..


Di dalam mobil, saat perjalanan pulang menuju kediaman Aganor. Djordi tak henti-henti menatap wajah Nana sambil tersenyum berseri-seri. Nana melirik malu, karena dirinya tahu jika Djordi terus menatapnya sedari tadi.


Tiba-tiba, butiran kristal bening menetes dari ujung mata Djordi.


"Ada apa?" tanya Nana, cemas. Ia menatap tajam kedua bola mata Djordi. Nana pun langsung meraih wajahnya, dan menempatkan tangannya di kedua pipi Djordi.


Djordi tersenyum dengan air mata yang masih mengalir.


"Aku hanya tidak menyangka dan merasa sangat-sangat senang sekali, saat ini" ujarnya. Djordipun menyentuh sambil mengelus tangan Nana yang masih menempel di kedua pipinya itu.


Mereka beradu tatap, sambil melempar senyuman hangatnya masing-masing. Nana perlahan menghapus air mata Djordi.


Lalu setelahnya, Djordi mencium tangan yang sedang mengusap air matanya itu, sambil memejamkan kedua matanya. Djordi merasa sangat nyaman. Kemudian, ia langsung memeluk erat tubuh Nana.


"Nana, roda kehidupan akan selalu berputar. Sekarang kita sedang berada di puncak kebahagiaan. Tidak tahu lima detik yang akan datang, kita akan merasakan perasaan yang seperti apa," ucap Djordi, sambil mengelus-elus punggung Nana.


"Masalah pasti akan selalu ada, kita hanya bisa menghadapinya, tidak bisa menghindarinya. Aku akan selalu percaya padamu, dan akan selalu percaya pada hatimu," timbal Nana. Ia lebih mengeratkan pelukannya itu, sambil tersenyum lembut dengan menghirup jas yang di kenakan Djordi.


Kemudian, Djordi melepas pelukan itu.


"Aku hanya takut ! Disaat aku sedang merasa senang seperti ini, tiba-tiba ada suatu masalah lagi yang tak terduga di tengah hubungan kita. Yang menjadikan kau menjauh dariku, dan membuat kepercayaanmu rapuh terhadapku . Sekarang aku sudah mendapatkanmu. Sialnya, rasa takut akan kehilanganmu malah semakin menjadi." Djordi melirik sedih ke arah luar jendela mobil.


Nana tersenyum, ketika melihat wajah Djordi yang menyamping dengan raut wajah yang sedih.


Ia merasa sangat tersentuh, saat dirinya benar-benar dikhawatirkan oleh lelaki yang ia cintai.


Tiba-tiba Nana duduk di pangkuan Djordi, mencium pipinya, lalu melingkarkan kedua tangan di leher Djordi sambil bersandar dipundaknya.


Djordi terkejut, tubuhnya menjadi tidak bisa berkutik karena tersipu malu.


Nana hanya bisa menenangkan hati Djordi dengan cara seperti itu. Berharap, agar Djordi tidak membahas hal-hal buruk dalam hubungan mereka.


Tidak disangka-sangka, trik itupun berhasil. Djordi mulai tersenyum, kemudian ia membelai wajah Nana dan mencium keningnya.


Pak Sen yang tak lain adalah supir pribadi Djordi, tersenyum lega setelah diam-diam melihat adegan romantis itu dari kaca mobil. Membuatnya, begitu iri dan menjadi rindu kepada istrinya dirumah.


..

__ADS_1


..


Sesampainya di kediaman Aganor.


Terlihat, pengurus Feng yang sedang berdiri di depan pintu gerbang, akan menyambut tuannya itu.


Djordi membukakan pintu mobil untuk Nana. Lalu, Nana mengambil beberapa buket bunga di tangannya.


Djordi merangkul pinggang Nana, dan akan membawanya masuk ke dalam rumah.


"Eh, tunggu..tunggu !!" Nana menghentikan langkah kaki Djordi. Djordi mengerutkan dahinya, terheran.


"Kita belum sempat foto berdua, kan?" sambung Nana, sambil mengeluarkan ponsel miliknya. Djordi tersenyum, sambil menggelengkan kepalanya.


"Pengurus Feng !! Maukah kau membantuku untuk memoto kita berdua?" Nana memohon, dengan memasang wajah menggemaskan.


"Tentu. Dengan senang hati, Nona," sahut pengurus Feng, sambil tersenyum lebar.


Pengurus Feng mengambil ponsel yang Nana sodorkan padanya. Kemudian, Nana merapikan jubah toganya dan merangkul lengan Djordi. Ia mulai bergaya ala dirinya.


Djordi dibuat tersenyum melihat tingkah lucunya itu.


"Satu.. Dua.." hitung pengurus Feng.


Cekrek.. Cekrek..


Nana mendongakkan kepalanya, menatap kedua bola mata Djordi sambil tersenyum lebar padanya.


Pengurus Feng dibuat terkejut, melihat pemandangan yang tak biasa itu.


Dengan cepat, ia langsung mengabadikan moment itu, dengan memoto kembali di ponsel Bae Nana.


Nana memukul manja dada Djordi.


"Hey, ini diluar. Apa kau tidak lihat, ada pengurus Feng disitu," bisik Nana, menggerutu.


"Baiklah. Jika tidak boleh diluar, maka kita lakukan didalam. Hihihi ...." Djordi langsung menggendong tubuh Nana, memasuki rumahnya sambil tertawa nakal.


"A.ah !! HEY, LEPASKAN AKU !!" teriakan Nana, memberontak. Tapi, Djordi tak menghiraukannya, ia malah mempercepat langkahnya.


Pengurus Feng tersenyum lebar melihat tingkah mereka, sambil menggelengkan kepalanya.


Aura kebahagiaan terpancar sangat jelas dari wajah dua pasangan itu.


..


🌻🌻🌻🌻🌻


..

__ADS_1


Sore hari di kediaman Aganor.


Djordi berjalan menuju dapur untuk mengambil minum. Tapi, ia malah mendapati Nana yang sedang memasak dengan celemek berwarna pink.


Djordi tersenyum kagum, memperhatikannya dari jauh.


Kemudian, Djordi mendekati Nana. Menempelkan dagu di atas pundak Nana, sambil memeluknya erat. Nana sedikit terkejut.


"Sayang, apa makanannya sudah siap? Aku sangat lapar. Bagaimana jika aku mencicipimu dulu," ucap Djordi, manja sambil tersenyum usil.


"Hmm ... mencicipi apa yang kau maksud? Aku sedang membuat sup, sebentar lagi matang. Bersabarlah." Nana berjalan mengambil garam. Djordi mengikutinya, ia masih saja tidak mau melepaskan dagu yang menempel di bahu Nana itu.


Kemudian, Nana mengambil bahan-bahan masakan yang lainnya. Djordipun masih kekeh membuntutinya, dengan tidak melepaskan dagu di bahu Nana.


"Kelak, kamu akan melakukan ini untuk anak-anak kita," bisik Djordi, sambil terus memperhatikan Nana memasak. Nafasnya menyentuh lembut leher Nana.


Nana terjeda sesaat. Ia tersenyum malu.


"Hey ! Aku mau mengajakmu, sebagai hadiah kelulusanmu. Kau pilih mana? Ke pantai atau keliling dunia? ... atau berdua denganku di bawah selimut sepanjang hari?" Djordi tak gentar, masih terus menggoda Nana dengan senyum usilnya.


"Cih ! Kau harus segera mencuci otakmu itu. Sepertinya presdir Kim sudah menularkan virus mesumnya padamu !" gerutu Nana, sambil mencicipi rasa sup di telapak tangannya.


Djordi tertawa terbahak-bahak.


"Baiklah, aku serius. Jadi, kau mau pergi ke pantai atau keliling dunia?" Djordi mengulang pertanyaannya.


Tiba-tiba Nana melamun. Memikirkan sesuatu.


"Aku ... mau kepantai saja," ucap Nana, dengan suara yang rendah, sambil tertunduk.


"Saat aku kecil, ayah dan ibu hanya mengajak kak Rona untuk pergi ke pantai. Mereka bersenang-senang disana, tanpa aku. Saat mereka pulang kerumah, wajah kak Rona terlihat sangat bahagia dengan topi pantai yang melingkar dikepalanya. Kak Rona menceritakan saat ia membangun istana pasir, menuliskan namanya di atas pasir dan begitu banyak kenangan yang lainnya, yang mereka tinggalkan di pantai." Raut wajah Nana menjadi murung, setelah mengatakan hal itu.


"Kau perduli dengan mereka yang bersenang-senang dipantai tanpamu?" geram Djordi. Akhirnya, Djordi melepaskan juga dagunya yang melekat di bahu Nana itu.


"Tapi, kau memiliki aku sekarang !! Kita bisa membuat lebih banyak kenangan dari pada mereka. Percaya padaku. Aku akan memberimu begitu banyak kenangan, saat kita di pantai besok." Djordi menyentuh kedua bahu Nana. Ia meyakinkannya.


Nana perlahan menatap Djordi, kemudian Nana memalingkan wajahnya.


"Bae Nana, dengarkan aku !! Jangan pernah lagi memiliki rasa iri pada orang lain. Aku ! ... Djordi Aganor, akan memberimu lebih banyak dari apa yang mereka miliki," tekad Djordi, dengan melantangkan suaranya.


Nana terhentak, kaget. Matanya membulat, ia benar-benar di buat tersentuh dengan perkataan Djordi.


Air matanya membendung, dengan perasaan haru. Kemudian, Nana memeluk erat tubuh Djordi.


Djordi !! Terima kasih, untuk ketulusan ini. Untuk segala hal dan segala rasa yang telah kau berikan. Tetaplah seperti ini, tetaplah bersamaku sesulit apapun yang kita jalani. Melangkah tak akan begitu susah, karena ku tahu ada kau saat ku lelah. Aku mencintaimu ❤ (Gumam Nana dalam hatinya).


..


BERSAMBUNG ....

__ADS_1


Follow me !! Yang belum masuk Grup Chatku, ayo masuk. Banyak kotak hadiah menanti kalian !!


Jangan lupa like, komen & vote ❤


__ADS_2