Surrounded Several Boys

Surrounded Several Boys
Pantai


__ADS_3

Ayo dong L I K E, K O M E N & V O T E nya ❤


Yang belum masuk Grup Chat ku, ayo masuk..


Banyak kotak hadiah menanti kalian 🌹


Jangan lupa kasih nilai dengan rating bintang 5 untuk novel ini.


..


..


..


Sesampainya di pantai.


Mentari sudah berada dipuncak, menyorot dengan sangat terik. Angin kencang membuat dress tipis yang Nana kenakan bergelombang, terbawa arus angin. Belahan dressnya terbuka lebar, kaki bagian paha Nana terlihat sangat jelas.


Nana tersenyum lebar, wajahnya berseri-seri menghirup udara pantai.


"Nana, apa kau tidak takut kulitmu menjadi gelap?" teriak Kattie, dari bawah pohon besar.


"Kemarilah, ikut aku mengambil topi," sambung Kattie. Tak pikir panjang, Nana pun langsung mengikuti ajakan sahabatnya itu, menuju hotel.


Hotel yang menjadi penginapan mereka bernama The King Hotel. Hotel ini memiliki struktur bangunan, fasilitas, serta pelayanan paling baik di Korea. Tak heran, The King Hotel masuk kedalam 5 hotel termewah dan terbaik di dunia, dengan harga yang fantastis dan fasilitas luar biasa.


Dulunya, bangunan itu merupakan sebuah apartemen bergaya italia klasik, yang di dirikan oleh Deok Bo Hyun, yang tak lain adalah paman dari Djordi Aganor. Kemudian, Djordi Aganor si pemilik perusahaan hiburan terbesar di Korea itu, mengambil alih kepemilikan The King Hotel. Bersama dengan desainer interior prancis, dan hotel itu pun mulai di renovasi pada tahun 2016.


Bangunan The King Hotel ini menghadap ke laut, dan sangat populer dengan kamar jenis suite termahal di dunia, yaitu sekitar Rp.1,5 miliar per malam. Lantai dari marmer, kaca jendela anti peluru, lift pribadi dan kolam renang yang besar, Tentu saja, harga sefantastis itupun sepadan dengan fasilitas yang disediakan. Sebuah penthouse, yang dilengkapi ruang tamu luas dengan grand piano. Tak lupa, akses langsung menuju teras di rooftop serta layanan menu room service yang akan di hidangkan langsung oleh chef bintang lima asal Prancis.


Nana di buat takjub dengan desain Hotel yang begitu memikat matanya. Dan yang paling membuat Nana terkejut lagi adalah, pemilik Hotel mewah itu adalah kekasihnya sendiri. Maka tak heran, jika Kattie merasa begitu iri dengan kehidupan Nana sekarang.


Nana pun langsung di giring oleh Kattie menuju kamar Hotelnya, untuk mengambil topi pantai dan mengoleskan sunscreen di tubuh mereka.


...


...


Ditepi pantai.


Presdir Kim berjalan menuju kerumunan wanita, ia mengenakan baju pantai dengan kancing yang sengaja di buka. Dada bidang dan perut kotak-kotaknya langsung di sambar oleh beberapa wanita yang sedang bermain air.


"Kyaaa~ Bukankah itu Presdir dari Mars Media?" teriakan beberapa wanita dari jauh.


"Uh, ternyata kau sangat tampan dan ... seksi" ujar wanita yang sedang duduk di pangkuannya, dengan menyodorkan buah dadanya ke arah dada presdir Kim.


Tiba-tiba Djordi berjalan dengan kaca mata yang dipakainya, menghampiri presdir Kim.

__ADS_1


"Kim, apa kau melihat ponselku?" tanya Djordi, sambil melepas kacamatanya.


"I-itu kan, CEO DJ Entertainment ! Kyaaa~ ...." Para wanita langsung beralih mengerumuni Djordi.


Djordi membulatkan matanya, sambil perlahan melangkah mundur karena melihat para wanita mulai menggila menghampirinya.


Dengan cepat, Djordi berlari sekuat tenaga di pinggir pantai. Menghindari wanita-wanita yang memakai bikini itu.


Presdir Kim tertawa terbahak-bahak, melihat Djordi berlari dengan wajah panik. Karena penyakit gila kebersihannya belum sembuh total, jadi ia sangat berusaha menghindari orang asing.


"KIM !! BRENGSEK KAU ...," teriak Djordi, sambil terus berlari.


"Kyaaa~ tunggu aku ... Tuan Aganor !" Para wanita seksi itu semakin histeris, dengan kecepatan mereka masing-masing untuk mengejar Djordi.


Dari arah yang berlawanan, terlihat Chan yang sedang berjemur di pinggir pantai, sambil membaca majalah di tangannya. Tiba-tiba saja pandangan Chan tertuju pada seseorang yang sedang dikejar-kejar oleh puluhan wanita seksi. Chan terkejut, karena orang itu adalah pamannya, dan pamannya itu sedang berlari kian mendekat ke arahnya.


"CHAN !! LARI ...," teriak Djordi. Raut wajah Chan mengernyit, terheran. Dengan cepat Djordi menarik dan menyekram baju Chan.


Djordi dan Chan pun berlarian, dengan nafas yang terengah-engah.


"Kyaaa~ Bukankah itu Chaning? Salah satu member XEO !!".


"Tuan Aganor, Chan !! Tunggu.. Kyaaa~" Para wanita itu semakin tidak terkendali, dan tidak ada capeknya mereka mengejar jauh Djordi dan Chan.


..


..


Bruk.. Bruk.. Bruk..


Suara ketuk pintu yang sangat kencang dan berisik.


Nana dan Kattie yang sedang mengoles sunscreen, menghentikan aktivitasnya, mereka beradu tatap. Terkejut dan terheran-heran. Kemudian, Nana membuka pintu kamarnya itu.


Dengan cepat, Djordi dan Chan masuk begitu saja kedalam kamar itu dengan nafas yang terengah-engah dan keringat yang bercucuran. Kattie dan Nana, melihat cemas.


"Ada apa dengan kalian?" tanya Kattie dan Nana.


Djordi duduk di sofa, dengan wajah mendongak ke atas dan kedua kaki di selonjorkan.


Chan terengah-engah, tubuhnya tergeletak lemas di bawah lantai.


"Huh.. Huh.." Nafas tidak teratur, terengah-engah.


"Kita berdua habis maraton. Ini semua gara-gara paman!" ucap Chan.


Nana dan Kattie mengernyitkan dahinya.

__ADS_1


Tiba-tiba di luar terdengar suara ricuh.


Tuan Aganor.. Chaning..


Tuan Aganor.. Chaning..


Nana membuka pintu balkon, diiringi dengan Kattie dan Chan yang ikut penasaran.


Mereka melihat dari atas balkon kamar hotelnya itu. Puluhan wanita seksi, sedang berdiri di depan The King Hotel memanggil-manggil nama Djordi dan Chan.


"Apa kau di kejar para wanita berbikini itu, Chan?" geram Kattie kepada Chan.


"E-emm, ya. Itulah alasan keringatku bercucuran seperti ini. Tenang saja, aku tidak melihat tubuh-tubuh mereka ,kok" jelas Chan, sambil tersenyum genit ke arah Kattie. Tapi Kattie langsung membuang muka, mengacuhkan Chan dengan kedua tangan yang dilipat di atas perutnya itu.


"Apa kau cemburu?" Chan berusaha mengikuti wajah Kattie, yang mengabaikannya sambil tersenyum.


"Tidak !" seru Kattie, acuh.


"Bohong ! Hatimu baru saja berbisik padaku, katanya kau terbakar api cemburu." Chan menggoda Kattie, sambil memeluknya dari belakang. Kattie pun tersipu malu.


Djordi menghampiri Nana yang sedang berdiri di balkon dengan Kattie dan Chan disampingnya.


"Uh, udaranya sangat segar ...," ucap Djordi, sambil memeluk Nana dari belakang dan mencium rambutnya.


"Kattie, aku merasa gerah sekali." Chan melirik ke arah pamannya itu, dengan masih memeluk tubuh Kattie dari belakang.


"Oh. Emm, ya." Kattie berbicara gugup, karena ada Djordi di situ.


"Boleh ku lepas bajuku, sebentar?" Chan langsung melepas bajunya begitu saja, tanpa persetujuan dari Kattie.


Kattie membulatkan mulutnya, sambil menaikkan kedua alisnya, karena terasa sekali saat Chan sudah melepas bajunya di belakang dirinya. Membuat tubuhnya menjadi tegang.


Nana pun terkejut setelah melihat dari samping, Chan begitu saja melepaskan pakaiannya di belakang Kattie. Nana langsung memejamkan kedua matanya, dan membalikkan pandangannya.


"Uh. Emm, sepertinya aku juga kepanasan. Boleh ku lepas bajuku juga?" imbuh Kattie, dengan tidak basa-basi.


Katiie sudah akan melepas bajunya.


Nana dan Djordi terhentak kaget, Matanya membulat, alisnya terangkat naik.


"A-ah? ... EHEM ! EHEM !". Djordi dan Nana langsung mendehem sekencang-kencangnya. Membuat Kattie tidak jadi melepaskan pakaiannya itu. Kattie menatap wajah Nana sembari tersenyum lebar dengan tersipu malu.


Aku hilang kendali, ketika mulai tergoda dengan tubuh Chan. Hampir melupakan, masih ada Nana dan Tuan Aganor disini. Uh, memalukan sekali. (Gumam Kattie dalam hatinya)


Chan langsung membawa Kattie keluar dari kamar itu, dengan lirikan meledek ke arah Djordi. Lirikan Chan seperti mengisyaratkan bahwa pamannya itu sangat pengecut.


..

__ADS_1


BERSAMBUNG ...


LIKE, KOMEN & VOTE ❤


__ADS_2