Surrounded Several Boys

Surrounded Several Boys
Jamuan Makan Malam


__ADS_3

Jangan lupa L I K E, K O M E N & K O I N ❤


Follow IG @Alyazahrasss disitu udah tersebar undangan dari Djordi & Nana untuk para readers 😂


Selamat berhalu.


..


..


..


Tiga hari telah berlalu.


Tiga hari itu pula, Nana dan ibunya saling tukar informasi tentang kehidupan mereka selama ini.


Ny.Pharsa merasa iba kepada anak satu-satunya itu, karena ia menjalani hidup yang sulit tanpa sosok ibu yang mendampinginya.


Nana pun merasa iba terhadap ibunya, karena selama Ny.Pharsa menghilang, ternyata ia juga menjalani hidup yang menyedihkan.


Sekitar tahun 1995, pada saat terjadi kecelakaan itu, Ny.Pharsa di tolong oleh seorang wanita paruh baya. Tapi, ternyata orang yang menolong Ny.Pharsa saat kecelakaan itu, berhati busuk. Wanita paruh baya itu menjualnya kepada saudagar kaya. Tapi, selama Ny.Pharsa hidup dengan saudagar kaya itu, Ny.Pharsa di perlakukan dan dirawat dengan sangat baik. Sehingga, sampai sekarangpun wajahnya terlihat sangat cantik dan awet muda.


...


...


Kemudian, pada satu bulan yang lalu. Saat Djordi tengah mencari keberadaan Ny.Pharsa. Ia tiba-tiba mendapatkan informasi dari rekan bisnisnya, bahwa ada sebuah acara pelelangan di Negara terpencil.


Dengan beberapa pertimbangan, akhirnya Djordi mengajak Presdir Kim untuk pergi ke Negara terpencil itu. Mereka langsung menuju ke acara lelang tersebut.


Beberapa puluh lot barang di lelang oleh salah satu pejabat di Negara terpencil itu.


Saat proses lelang sudah akan berakhir.


Pejabat lelang kelas 1 yang tak lain adalah pemimpin acara tersebut, memperlihatkan barang lelangnya yang terakhir. Sontak saja, semua tamu yang berada di situ terhentak kaget. Bukan hanya para tamu, Djordi yang sedang menghadiri acara tersebutpun dibuat sekaget-kagetnya. Karena, barang lelang terakhir yang di tunjukkannya, bukanlah barang pada umumnya. Melainkan melelang seorang wanita.


Ternyata si saudagar kaya yang selama ini merawat tubuh Ny.Pharsa dengan sangat baik itu, memiliki maksud jahat. Ia tega melelang tubuh Ny.Pharsa, dan mempermalukannya di depan umum.


Djordi langsung menyadari wanita yang dilelang itu adalah seseorang yang ia cari selama hampir satu tahun ini, yaitu Ny.Pharsa, ibu dari wanita yang ia cintai.


Sontak saja, para pejabat dan petinggi yang bermata keranjang, langsung mengajukan harga dengan harga yang tertinggi.


Djordi merasa geram, ia betul-betul merasa marah melihat seorang wanita dengan seenaknya di perlalukan hina seperti itu.


Tak pikir panjang. Djordi langsung menyuruh Presdir Kim menawarkan harga yang paling tinggi untuknya. Karena, tak mungkin baginya untuk membawa kabur Ny.Pharsa begitu saja dalam acara lelang tersebut. Djordi sampai harus merelakan beberapa saham-saham perusahaannya dijual cepat saat itu juga, hanya untuk mendapatkan Ny.Pharsa. Hingga akhirnya, tak ada lagi yang berani mengajukan harga tertinggi dari harga yang Djordi tawarkan itu.


Saat para mata melihat ke arahnya, Djordi langsung menutup wajahnya, dan langsung beranjak meninggalkan acara lelang tersebut, diikuti dengan Presdir Kim dan Ny.Pharsa. Djordi pun menyuruh pemimpin acara lelang itu untuk merahasiakan data dirinya. Karena, jika para pejabat itu tahu siapa pemenang lelang yang membeli wanita itu, pasti wajah Djordi akan menjadi berita utama dengan image buruk, di tiap berita.


Selama satu bulan itu, Djordi merawat Ny.Pharsa dengan sangat baik dan penuh hormat di salah satu vila Presdir Kim. Djordi pun menceritakan kesalah pahaman tentang kecelakaan dua puluh tima tahun silam itu, yang melibatkan ibunya kepada Ny.Pharsa.


Ny.Pharsa terhentak kaget, saat mengetahui ternyata Djordi adalah anak dari sahabatnya, yang tak lain adalah Kimmy Agatha.


Pantas saja, selama satu bulan dirawat oleh Djordi, Ny.Pharsa sudah merasa sangat akrab dengannya.


Hingga pada akhirnya, Djordi mempertemukan Ny.Pharsa dengan anak semata wayangnya yaitu Bae Nana.


..


🌹🌹🌹🌹🌹


..


Sore hari, di kediaman Aganor.


Djordi dan Nana bekerja sama, menyiapkan jamuan makan malam yang sangat mewah. Lalu, Djordi mengabari ayahnya, ia sengaja mengundang keluarga besarnya untuk datang ke rumahnya.

__ADS_1


Djordi dan Nana berniat mempertemukan Ny.Pharsa dan Ny.Kim di jamuan makan malam itu.


Karena, sebelum Djordi akan mengumumkan kembali acara pernikahannya dengan Nana. Ia ingin semua masalah dan semua kesalah pahaman terselesaikan saat itu juga. Hingga tidak ada lagi gangguan saat mereka akan menikah nantinya.


..


Saat semuanya selesai, dan telah tertata dengan semestinya. Djordi berjalan menuju kamarnya, ia ingin istirahat sejenak dan menyegarkan otaknya, sebelum keluarganya berdatangan. Nana memperhatikannya dari dapur.


Kemudian, Nana mengintip ibunya yang sedang menuju kamar mandi. Nanapun langsung melangkahkan kakinya, menuju kamar Djordi.


Saat Djordi akan menutup pintu, Nana langsung menjulurkan kakinya. Hampir saja kaki Nana terjepit pintu.


"Apa yang kau lakukan disitu? Kakimu hampir saja terjepit !" ucap Djordi, sedikit cemas.


Nana langsung masuk begitu saja ke kamar Djordi, lalu menutup pintunya rapat-rapat. Djordi mengerutkan keningnya, terheran.


"Djordi ! Aku ingin bertanya padamu," ucap Nana, serius.


"Tentang apa?" tanya Djordi, terheran.


"Bagaimana keadaan keluarga ayahku? Apa yang terjadi dengan mereka?" tanya Nana. Djordi langsung memasang wajah datar.


"Maksudku ... emm, kau tahu kan seperti apa mereka padaku. Aku hanya takut, disaat hari pernikahan kita, mereka- " Djordi langsung menutup mulut Nana.


"Nana, aku akan berterus terang padamu. Tapi sebelumnya, aku minta maaf karena menyembunyikan ini darimu. Aku telah membuat perusahaan ayahmu dan perusahaan Hilton bangkrut. Ayahmu dipenjara karena korupsi. Daren menceraikan kakakmu, karena dia menggugurkan kandungannya. Ibu tiri dan kakak tirimu menjadi gelandangan," jelas Djordi.


Nana membulatkan matanya, ia sangat terkejut mendengar kenyataan itu.


Lalu, Djordi memutar tubuhnya membelakangi Nana.


"Lalu, apakah kau tahu? Ibu tirimu pernah menjual kakakmu padaku. Tapi, aku langsung mengirim kakamu ke luar Negeri. Ibu tirimu menjadi gila, karena semua ini. Nana, aku benar-benar muak pada orang-orang seperti mereka." Saat membicarakan itu, emosi Djordi bergejolak di dalam tubuhnya.


"Apa kau marah padaku?" tanya Djordi, perasaannya bergetar menjadi cemas.


Nana melangkahkan kakinya, berjalan mendekati Djordi. Kemudian, ia memeluk erat tubuh Djordi dari belakang.


Djordipun merasa senang, sekaligus sangat lega mendengarnya.


Tok .. Tok .. Tok


"Tuan ! Keluarga anda sudah datang dan sedang menunggu di bawah," ucap pengurus Feng, dari balik pintu.


Djordi dan Nana terhentak kaget, karena penampilan mereka sangat kacau. Kemudian dengan kecepatan tinggi, Nana berlari menuju kamarnya. Djordipun bergegas, mengganti baju dengan wajah panik.


..


Setelah selesai.


Djordi, Nana dan Ny.Pharsa menuruni tangga.


Mereka menyambut hangat kedatangan keluarga Djordi.


Nampak, Ny.Kim dan Tn.Kim yang sedang duduk beserta dengan ketiga kakak dan kakak ipar Djordi. Tak lupa, juga dengan ketiga keponakannya, yaitu Jai, Chan dan Sean pun ikut serta dalam jamuan makan malam itu.


Pharsa !!


Seketika, Ny.Kim terhentak kaget setelah melihat wajah sahabatnya itu muncul di hadapannya. Hingga membuat Ny.Kim tak bisa berkutik. Ia merasa gugup tapi juga sangat senang.


Ny.Pharsa melangkah, menghampiri Ny.Kim. Ia memeluk Ny.Kim yang masih mematung, dengan pandangan tak percaya.


"Pharsa ! K-kau?" Bicara Ny.Kim terbata-bata. Kemudian, Ny.Pharsa melepas pelukan itu.


"Ya, ini aku. Sahabatmu !" jelas Ny.Pharsa, dengan wajah yang berseri-seri.


Ny.Kim menatap tajam ke arah tubuh Ny.Pharsa. Ia mulai menitikan air mata bahagia.

__ADS_1


"Aku .. aku tak percaya kau ???" Ny.Kim masih saja berbicara gugup, sambil menghapus air matanya.


..


Djordi dan Nana langsung menggiring keluarganya menuju ruang makan. Mereka meninggalkan Ny.Pharsa dan Ny.Kim berdua. Djordi dan Nana memberi ruang dan waktu, agar mereka bisa berbincang menghapus rindu.


Di tengah-tengah jamuan makan malam itu. Djordi mengabarkan kembali pernikahaannya dengan Nana yang sempat tertunda, kepada keluarganya.


Semuanya sangat antusias setelah mendengarnya. Mereka merespon dengan raut wajah bahagia.


Tapi, Sean hanya tertunduk. Ia memalingkan wajahnya, dengan tidak menatap sama sekali ke arah Djordi dan Nana.


"Aku akan menyebarkan udangannya, lusa" jelas Djordi.


Chan langsung berdiri di tengah-tengah pembicaraan itu.


"Aya, ibu, kakek, paman, dan semuanya. Aku ... emm, ada sesuatu yang akan aku bicarakan juga" ucap gugup Chan. Semua terheran-heran.


"Aku akan menikah. Aku juga akan menyebarkan undangannya lusa," ucap Chan, sambil memainkan jari tangannya karena gerogi.


Sontak saja, semua yang mendengar itu terhentak kaget.


"A-apa? Lalu, bagaimana dengan karirmu?" Ibu Chan membulatkan mata dan mengerutkan keningnya. Ia merasa tidak terima dengan keputusan Chan yang tiba-tiba itu.


Disitu, mulai terjadi perdebatan kecil antara Chan dan kedua orang tuanya.


Pada akhirnya, Nana dan Djordi membuka suara. Mereka meyakinkan Ibu Chan yang merasa sangat cemas akan karir buruk yang akan menimpa anaknya, jika Chan menikah.


Tn.Kim pun ikut berbicara. Sebagai yang paling tua, sudah seharusnya ia menengahi perdebatan itu dengan menyelesaikan masalah itu sebaik mungkin.


"Angela ! Apa kau mau menukar kebahagiaan anakmu dengan uang? Anakmu juga manusia, dia akan menua seperti aku. Dia membutuhkan pendamping hidup dan keturunan. Jangan membiarkan anakmu berteman sepi. Kau akan memahami apa arti kecemasan seperti aku mencemaskan Djordi selama ini," Tn.Kim berbicara tegas. Djordi terhentak kaget, karena mendengar namanya diikut sertakan dalam perdebatan kecil itu.


"Tapi, sekarang aku sudah bisa bernafas lega. Akhirnya, Djordi akan menikah juga." Tn.Kim memular pandangannya, menatap Djordi sambil tersenyum lebar.


Kedua orang tua Chan merenung sejenak. Kemudian, lambat laun, mereka memahami maksud yang Tn.Kim ucapkan.


Orang tuanya menatap Chan yang sedang menunduk sedih. Chan merasa takut dan sedikit kecewa pada kedua orang tuanya.


"Chan ! Maaf, ibu sudah berbicara kasar dan mengekang hidupmu selama ini. Ibu seperti ini, karena ibu mencemaskanmu. Tapi, ibu tidak tahu kecemasan yang berlebihan ini, bisa berdambak untuk hidupmu." Ny.Angela mengelus tangan Chan, dengan perasaan amat bersalah.


Chan membalas dengan hanya menganggukan kepalanya. Masih ada sedikit rasa ketidak puasan dalam diri Chan.


Kedua orang tuanya beradu tatap.


"Hey ! Sudah, jangan bersedih. Besok, bawa calon menantuku ke rumah. Perkenalkan dia, seperti Djordi memperkenalkan Nana pada kita semua," ucap Ny.Angela dengan senyum di wajahnya.


Chan terkejut, dengan refleks mendongakkan wajahnya. Ia membulatkan matanya dengan sempurna. Kebahagiaannya meletup-letup di dalam tubuhnya. Wajah Chan mulai berseringai.


"Be-benarkah? Ibu dan ayah menyetujuinya? ... Kalian merestui pernikahanku?" Chan sangat bersemangat.


Kedua orang tua Chan mengangguk cepat.


Chan tersenyum lebar, sambil memeluk mereka.


Ia menebarkan kebahagiaannya, pada semua orang yang berada di ruang makan itu.


Semuapun merasa lega dan turut berbahagia.


"Bagaimana, jika pernikahannya digelar bersama?" ucap Nana.


"Ya, itu ide bagus. Jika seperti itu, aku akan memiliki cucu baru sekaligus cicit dengan cepat. Hahaaa...," Tn.Kim sangat berbahagia, kala itu.


Tapi, Djordi dan Nana malah tersipu malu, saat mendengar kata 'cucu' yang keluar dari mulut Tn.Kim.


..

__ADS_1


BERSAMBUNG !!!


KOIN, KOIN, KOIN. 💪😢


__ADS_2