
...Happy Reading ❤️...
"Terimakasih sudah menjaga anak saya dengan baik, Nayra."
Nayra tersenyum, dan mengangguk pelan. "Iya Bu, sama-sama. Ini juga kan sudah tugas saya buat jaga anak Ibu."
Akhir-akhir ini Nayra di sibukan dengan berbagai pekerjaan. Menjadi Baby sister, menjaga toko, sampai berjualan online sudah Nayra lakukan. Bundanya pun bahkan membuka laundry untuk menambahkan sedikit pemasukan. Semua itu untuk ke berlangsungan hidupnya.
"Kamu bisa langsung pulang ya, Nay. Hati-hati di jalan dan titip salam buat Bunda kamu."
"Iya, Bu. Kalo gitu saya pamit pulang dulu."
.....
"Nayra, tolong antarkan pesanan ini ya. Alamatnya sudah saya tulis disini."
"Baik, Pak."
Meskipun Nayra tidak memiliki kendaraan bermotor, tapi ia tetap harus berjuang dan tak mengeluh. Selepas pulang dari rumah Bu Sinta, kini Nayra berada di toko kue. Mengantarkan pesanan-pesanan pelanggan lewat sepeda yang di fasilitasi oleh pemilik toko tersebut.
Selepas bekerja di toko kue, Nayra akhirnya pulang. Tetapi bukan untuk tidur, melainkan Nayra harus membantu Bundanya mencuci pakaian laundry. Padahal sudah beberapa kali Bundanya menyuruhnya untuk beristirahat sebentar, tapi memang dasarnya ia keras kepala malah tetap melanjutkan pekerjaannya.
__ADS_1
"Bunda~" Nayra menarik Bundanya untuk berdiri. "Sebaiknya Bunda tidur ya, Ini sudah malam."
"Kamu juga harus tidur, Nay."
"Iya, Nanti aku tidur kok, Bun."
Setelah memastikan Bundanya tidur. Nayra pergi ke dapur untuk membuat cemilan yang di pesankan oleh pelanggan online nya. Pesanannya cukup banyak, sampai Nayra sesekali mengucek matanya agar tetap terjaga.
Waktu terus berjalan. Jam sudah menunjukan pukul 3 Dini hari. Serasa telah selesai, Nayra kembali membereskan dapurnya. Ia dengan segera melaksanakan sholat malam lebih dulu, dan akan tidur nanti selepas sholat subuh.
.....
"BRENGSEK!" Bara menendang sebuah kursi yang di duduki oleh seorang wanita hingga jatuh kebalakang. Wanita itu menjerit, merasakan sakit diseluruh tubuhnya. Wanita itu tak lain adalah Sarah.
"Sa-saya ti-tidak tau, Tuan." ucapnya nyaris tak terdengar.
Bara mengeram. Melemparkan ponsel yang baru saja ia dapatkan. Ponsel itu milik Nayra yang ternyata tengah di pegang oleh seorang wanita yang entah siapa namanya.
"Lalu bagaimana bisa ponsel itu berada di tanganmu sialan?!!"
Wanita itu sudah bergetar ketakutan. Air matanya sejak tadi tak berhenti, terus saja mengalir membasahi pipi tirusnya yang membengkak karena tamparan keras yang dilayangkan pria itu.
__ADS_1
"A-aku men mendapatkannya. Dia- maksudku gadis itu memberikannya padaku." ucap Sarah cepat. sengaja dia tidak mengaku karena terlalu takut dengan pria di hadapannya. Entah masalah apa yang dilakukan adiknya sampai harus melibatkannya seperti ini. Ini juga salahnya karena merebut ponsel mahal itu. Seharusnya ia bertanya lebih dulu kepada adiknya, dari mana ponsel itu bisa di dapatkannya dengan mudah.
"Memberikannya? Apa maksudmu?! Gadis seperti apa yang kau maksudkan itu?!"
Tidak. Nayra tidak mungkin melakukannya. Gadis itu tidak akan berani pergi meninggalkannya. Masih ada sebuah kontrak yang mengikat diantara kita.
"Dia gadis baik, tapi-tapi tidak sebaik yang saya bayangkan."
Kedua halis Bara menukik tajam. Ucapan wanita ini terlalu berbelit membuatnya semakin marah.
"Katakan dengan jelas!"
Sarah menelan ludahnya kasar. Tenggorokannya benar-benar kering sekarang. "Gadis itu- dia menjualnya padaku. Dia bilang kalo ponsel itu adalah hasil kerja kerasnya. Namun...." dengan takut-takut Sarah menatap Bara tepat di manik matanya. Pria itu sangat tampan, tapi juga menyeramkan disaat yang bersamaan.
"Namun karena suatu desakan, gadis itu menjualnya padaku."
Dugh
Detik itu juga Sarah berjengkit kaget melihat bagaimana pira itu meninju tembok di sampingnya. Kedua matanya tertutup rapat karena saking takutnya. Apakah dia salah berucap? Sarah membatin dalam hati. Sedangkan pria-pria berbaju hitam itu memilih menunduk tak berani menatap mata tajam milik bosnya.
"CARI GADIS ITU CEPETAN!!!" dengan napas memburu Bara berteriak keras. "Jika dalam sehari kalian tidak mampu menemukannya, jangan harap kalian bisa lolos dariku."
__ADS_1
^^^Next^^^
^^^Kamis, 12 Agustus 2021^^^