
...Maaf ya tadi up nya sampai dua kali....
...Ini udah di revisi kok...
...Happy Reading ❤️...
Setelah perjalanan yang memakan waktu selama berjam-jam, akhirnya Nayra sampai dimana tempat Evano di rawat. Terlihat disana, Evano duduk di kursi roda, ditemani oleh seorang dokter perempuan.
"Nayra, ayo." Bu Jasmin memanggil. Nayra mau tak mau kembali melanjutkan jalannya yang sempat tertunda. Dia masih tak sanggup untuk bertemu Evano. Bahkan untuk menampakan wajahnya saja Nayra rasanya sangat malu.
"Vano, ayo makan dulu."
"Dari tadi loh kamu belum makan."
Suara lembut dokter itu membuat Nayra diam terpaku. Suara itu lembut sekali. Seakan-akan mereka sudah lama saling mengenal.
"Nak, lihat Ibu bawa siapa?" seru Bu Jasmin ceria. Bu Jasmin iba-tiba saja menarik tubuhnya hingga sampai di hadapan Evano. Untuk sesaat Nayra dan Evano terdiam. Mereka saling menatap satu sama lain.
Nayra diam terpaku menatap wajah pucat Evano yang terlihat sangat tirus. Tubuh pria itupun lebih kurus dari terakhir kali mereka bertemu.
"Nayra." panggil Evano lirih. Kedua matanya sudah berkaca-kaca. Dokter yang berjongkok di depan Evano pun segera menggeserkan tubuhnya, memberikan ruanga untuk keduanya bertemu.
Bu Jasmin tersenyum. Setelah sekian lama Evano tidak pernah mengeluarkan suaranya, namun kali ini Bu Jasmin bersyukur karena dapat mendengar suaranya anaknya kembali. Gadis itu- Nayra lagi-lagi membawa perkembangan baik untuk Evano.
"Vano." panggil Nayra nyaris tak terdengar.
__ADS_1
Evano menarik Nayra, memeluknya dengan sangat erat. Kerinduan yang akhir-akhir ini dia rasakan seakan hioang seketika setelah mendapati Nayra di hadapannya. Gadisnya telah kembali. Benar Nayra tidak mungkin meninggalkannya begitu saja.
"Sayang, Nay, kamu kemana aja hm? Kamu baik-baik aja kan? Gak ada yang luka? Atau- atau kamu ada masalah? Ayo sini cerita, nanti aku dengerin. Jangan kaya gini. Jangan pergi tiba-tiba lagi, Nay."
Evano semakin mengeratkan pelukannya, menghirup rakus wangi yang menggugar dari rambut gadisnya. Kedua matanya terpejam, ini semua seakan mimpi. Jika memang ini mimpi, tolong jangan bangunkan dia.
Nayra membalas pelukan Evano. Hatinya ragu untuk menceritakan semuanya.
"Vano-"
"Stttt." Evano menyentuh bibir Nayra, menghentikan segala ucapan yang akan keluar dari bibir tipis itu. "Aku nunggu kamu di rumah sakit, tapi kamu tidak pernah muncul. Aku-aku gak mau kehilangan kamu, jangan tinggalin aku, Nay." jari jemari Evano menyusuri pipinya lembut. Nayra menutup matanya, Merakan kelembutan yang Evano berikan.
"Maaf." hanya kata itu yang mampu Nayra ucapkan. Dia masih tidak bisa menjelaskan apapun kepada Evano. Ada sesuatu yang menahannya, yang membuatnya ketakutan.
"Bapak!"
"Pak."
Seruan dari anak dan istrinya tak menyurutkan kobaran api kemarahan dalam dirinya. Ruri bahkan sampai menyembunyikan kursi roda Evano di belakang punggungnya.
"NGAPAIN KAMU KESINI LAGI HAH?! BELUM CUKUP KAMU BUAT ANAK SAYA SENGSARA?!!!" lanjut Ruri dengan napas memburu. Tubuhnya bahkan sudah menjulang, menjadi Sekat diantara Evano dan Nayra.
Nayra meringis. Mengusap lututnya yang sedikit lecet. Bu Jasmin yang melihat pun segera membantunya berdiri.
"Nay, kamu tidak papa?"
__ADS_1
Nayra menggeleng mendengar pertanyaan dari Evano. Rasa sakit di lututnya tidak sebanding dengan rasa sakit yang di pancarkan oleh pria paruh baya di hadapannya. Nayra bisa melihat tatapan khawatir yang dilayangkan oleh Ruri kepadanya.
"Bapak apa kabar?" saat Nayra hendak menyalim tangan Ruri, pria paruh baya itu malah mencengkram lengannya kasar.
Nayra meringis.
"Ikut saya." Ruri menarik lengan Nayra, menyeretnya menjauh dari Evano. Nayra berjalan terseok-terseok, terdengar jelas di belakang sana Evano terus saja memanggil namanya.
"Nay."
"Nayra."
"Pak, Bapak mau bawa Nayra kemana?!!" teriak Evano khawatir. Baru saja Evano akan mendorong kursi rodanya, namun Dokter wanita yang sejak tadi berdiri segera menahannya.
Evano menoleh, menatap dokter cantik itu dengan kesal. "Lepas, Dok! Saya harus kejar pacar saya."
"Tidak Vano, kamu tidak bisa mengejar mereka." kata Sang Dokter.
^^^Bersambung....^^^
^^^Minggu, 22 Agustus 2021^^^
...Yang baik, yang cantik, yang ganteng. Jangan lupa bayar parkir ya. Cukup tekan tombol 'Suka' dan tombol 'Love' di bagian paling bawah, author udah seneng kok....
...Apalagi kalau di kasih vote + beri hadiah. Author makin-makin seneng....
__ADS_1