Takan Ku Lepas

Takan Ku Lepas
TAKAN KU LEPAS | 38


__ADS_3

...Terimakasih yang sudah like, vote, and coment ya :)...


...Happy Reading ❤️...


"Ini bayaran untukmu." Eros memberikan beberapa lembar uang seratus ribu kepada seorang Nenek yang sudah mau membantunya.


"Ba-banyak banget. Padahal niat saya baik, mau bantuin Tuan-Tuan sekalian."


"Ambil saja, Nek. Anggap ini rezeki buat cucu-cucu Nenek sekalian."


Nenek itu tersenyum haru. "Terimakasih banyak, Nak. Semoga Tuan-Tuan sekalian diberi kemudahan dalam setiap urusannya."


"Amiiin." karena tak bisa berlama-lama, Eros pun pamit lebih dulu, dan kembali masuk ke dalam mobil.


Di dalam mobil sudah ada Nayra yang bersender di pundak Bara. Gadis itu masih dalam pengaruh obat tidur, yang syukurnya ada seorang nenek-nenek yang mau membantunya memberikan botol minum itu kepada Nayra. Botol minum yang sudah di berikan sedikit bubuk obat tidur, agar gadis itu tidak berteriak saat Bara membawanya dengan paksa.


"Kita kembali." ucap Bara tegas.


Aura yang di keluarkan Bara terlihat sangat menyeramkan membuat Eros cepat-cepat menjalankan mobilnya kembali.


.....

__ADS_1


"Mau sampai kapan kamu seperti ini terus Vano?" tiba-tiba saja Ruri datang. Ayahnya itu tanpa permisi nyelonong masuk ke dalam kamarnya.


"Sudah berapa kali Bapak bilang, lupakan gadis itu. Dia tidak cocok denganmu! Gadis itu sama sekali tidak bertanggung jawab, dan malah pergi meninggalkanmu."


"Bapak, cukup. Jangan menyalahkan Nayra seperti itu." seru Bu Jasmin sambil berjalan mendekati anaknya. Bu Jasmin memberikan semangkuk bubur, yang diterima dengan baik oleh Evano.


"Nayra gadis baik-baik, dia sudah mau membantu membiayai pengobatan Evano. Coba Bapak pikir jika seandainya Nayra tidak mau membantu, mungkin kita sudah benar-benar kehilan Evano."


Mendengar ucapan istrinya, sejenak Ruri tertegun. Memang benar Nayra sudah mau membantunya, namun jika anaknya di tinggalkan seperti ini, ada sebuah rasa tak terima di hatinya. Itulah sebabnya mengapa Ruri terus saja mendesak Evano agar segera melupakan Nayra. Semua yang dilakukan semata-mata hanya ingin membuat anaknya bahagia.


"Jika tau akhirnya seperti ini, Bapak rela menjual rumah ini untuk membiaya pengobatan Evano. Bapak lebih memilih tidak memiliki rumah, ketimbang harus melihat Evano terus saja bersedih seperti ini." kata Ruri sembari beranjak pergi. Belum dua langkah saja, Evano sudah lebih dulu memanggil sampai membuat Ruri terpaksa menghentikan langkahnya.


"Bapak."


"Maaf sudah membuat Bapak khawatir." ucap Evano.


"Bapak hanya ingin memberikan yang terbaik untukmu, Vano."


Evano mengangguk mengerti. Melihat ayahnya yang sudah pergi, Evano menunduk menatap mangkuk bubur yang dibuat Ibunya.


"Makanlah, kamu harus bangkit, meski tidak ada Nayra, masih ada Ibu sama Bapak yang akan selalu mendukungmu." Bu Jasmin menarik Evano ke dalam pekukannya. Seolah dengan pelukan itu, Bu Jasmin berharap dapat membuat hati anaknya jauh lebih tenang.

__ADS_1


....


Prakkk


"Laporan apa itu?!!" Matteo melempar foto-foto yang baru saja di dapatkan dari seorang mata-matanya.


"Maaf Tuan, memang seperti itu kenyataannya. Tuan Bara sudah lama mengenal gadis itu. Keduanya pernah satu sekolah, dan satu organisasi."


Tangan Matteo mengepal. Matanya menghunus tajam menatap foto-foto yang sudah berserakan di atas meja.


"Gadis itu- hanya gadis itu yang mampu membuat anakku sampai bertindak seperti ini." ujar Matteo dingin. Rahangnya mengeras, urat-urat di sekitar lengannya dapat di lihat dengan jelas. Kali ini, Bara berada dalam masalah.


"Jack, cari tau gadis itu lebih banyak lagi." titah itu telah di turunkan. Jack- selaku mata-mata menunduk hormat, sebagai tanda kalau ia siap menjalankan tugasnya.


Melihat Jack sudah pergi, Matteo memutar kursi kebesarannya kembali menatap hamparan gedung-gedung pencakar langit. Bara- Anaknya sudah berbuat terlalu jauh. Ini harus segera di hentikan, sebelum semuanya benar-benar menjadi terlambat.


^^^Bersambung.....^^^


^^^Selasa, 17 Agustus 2021^^^


...Jangan lupa bayar parkir ya. Cukup tekan tombol 'Suka' dan tombol 'Love' di bagian paling bawah aja, author udah seneng kok. ...

__ADS_1


...Apalagi kalau di vote + beri hadiah. Author makin-makin seneng. ...


__ADS_2