Terikat Kontrak CEO Misterius

Terikat Kontrak CEO Misterius
Apa yang Cindy katakan padamu?


__ADS_3

Brandon sangat tampan. Hidungnya yang mancung bibirnya yang lembut, dan brewok tipis yang membuat dia semakin terlihat sempurna. Dia bahkan lebih tampan dari beberapa superstar!


"Sampai kapan kamu akan menatapku? Sebaiknya kamu bergegas. Karena sekarang aku punya pekerjaan untukmu!" Brandon bahkan tidak mendongak, tapi, dia tahu kalau Zelle sedang menatap nya. Apa yang Brandon katakan membuat Zelle malu dan tersipu.


🍂🍂🍂


Zelle menatap Brandon diam-diam dan bahkan ketahuan olehnya, Zelle sangat malu sekarang.


'Ada apa denganku? ingat Zelle kamu sudah menikah! Meskipun pada akhirnya akan bercerai, setidaknya untuk saat ini, aku masih menikah. Tidak boleh menatap pria lain, selain suami. Dia memang tampan, tapi sayang cabul.'


Zelle berhenti menatapnya dan berusaha bersikap biasa saja. Kemudian dia berjalan menuju Brandon, dia berusaha menipu matanya, untuk melihat Brandon itu seperti monyet. Dia tidak mau hal tadi terjadi lagi. Memalukan.


"Sekarang kamu bekerja di ruangan ku. Kamu harus bertanggung jawab atas semua file yang diserahkan oleh semua orang, dan kemudian memilahnya untukku. Dengan cara ini, efisiensi kerjaku akan meningkat. Selain itu, kamu harus menterjemahkan beberapa file untukku." Jelas Brandon


"Baiklah." Kata Zelle


"Ngomong-ngomong, aku suka kopi dan teh, jadi, kamu harus menyiapkan secangkir kopi di pagi hari, dan siangnya kamu bisa menyiapkan teh untukku. Sekalian makan siang juga.” Brandon berpikir sambil mengatur tugas Zelle.


"Baiklah." kata Zelle lagi.


Kemudian Brandon memusatkan perhatian pada pekerjaannya, dan Zelle masih terus berdiri. Melihat Brandon selesai berbicara dengannya, dia bertanya-tanya apa yang harus dia lakukan sekarang.


Ini bukan waktu yang tepat bagi Brandon untuk minum kopi, jadi haruskah dia menawarinya secangkir teh? Zelle melihat ke meja Brandon, dan tidak ada teh, jadi dia pergi ke pantry untuk membuat kannya teh.


Sekarang sudah tengah hari, tapi Zelle punya banyak pertanyaan tentang apa saja makanan kesukaan Brandon?. Di mana dia ingin makan siang, di restoran atau di kantor? Makanan seperti apa yang dia suka? Ada banyak pertanyaan di benak Zelle.


Tidak ada yang bisa membantu Zelle sehingga dia harus bertanya langsung pada Brandon.


"Tuan Brandon, Anda ingin makan siang apa?Haruskah saya membeli makan siang untuk Anda atau Anda sendiri yang turun untuk makan siang?" Zelle bertanya dengan hati-hati.


"Aku sibuk, pekerjaan ku sangat banyak. Dari pagi hingga sekarang belum juga selesai. Bagaimana kalau kita makan siang bersama, didekat sini ada restaurant kecil, aku yakin kamu pasti suka sama makanannya. Ayo, bersiap lah. Ini sudah jam makan siang." Mendengar sudah waktunya makan siang, Brandon berhenti bekerja dan mendongak ke arah Zelle.

__ADS_1


"Tuan Brandon, mungkin lebih baik saya makan siang di kantin staf saja." Zelle tidak mau makan siang dengan Brandon. Sekarang semua orang bergosip bahwa Brandon menyuruhnya bekerja di dekatnya. Jika dia makan siang dengannya, akan ada lebih banyak rumor di seluruh perusahaan.


"Lalu apa pekerjaanmu?" Brandon tidak marah, tapi bertanya pada Zelle dengan tenang.


"Sekretarismu." Zelle menunduk dan menjawab.


Brandon tidak mengatakan apa-apa, dan dia berdiri, dan melewati Zelle ke pintu. Dia melihat kalau Zelle tidak mengikutinya, jadi dia berkata padanya. "Kamu hanya bekerja di sini, jadi jangan terlalu banyak berpikir." Setelah berkata, dia pergi.


'Benar juga. Aku sekarang adalah sekretarisnya, dan itu adalah Salah satu tugasku. Aku tidak boleh berpikir berlebihan, dan aku sama sekali tidak memiliki perasaan terhadapnya.'


Zelle merasa lega, jadi dia pun mengikuti Brandon turun.


Mereka sampai di Salah satu restaurant kecil, walau begitu, restaurant ini, sangat bersih, sangat nyaman. Zelle masuk ke restoran, mengikuti Brandon di belakang.


"Brandon, sudah lama tidak bertemu. Sini, silakan duduk. Ini kursi favoritmu." Si pemilik restaurant melihat kedatangan Brandon, jadi dia menyambutnya dengan sangat hangat.


"Cindy, aku akan duduk dan hidangannya, seperti sebelumnya." kata Brandon kepada Cindy


Cindy menatap Zelle, tiba-tiba dia tersenyum.


Zelle mendengarnya dan tersipu. Ketika dia akan mengatakan sesuatu, Cindy malah sudah pergi, jadi dia harus berjalan menuju sebuah ruangan bersama Brandon.


Zelle terlalu canggung untuk melihat ke arah Brandon, dia mulai mengamati tata letak restoran itu.


Tepat pada saat itu, Zelle menyadari bahwa restoran kecil itu sangat indah.


Semua furniture nya sangat antik, seperti rumah kuno, dengan kesederhanaan dan keanggunan yang primitif. Kursi dan mejanya terbuat dari rotan, halus dan indah.


Zelle langsung menyukainya, dan Cindy datang membawa makanan. Pakaian yang Cindy Kenakan juga seperti gaun kuno, sehingga membuat restaurant ini memiliki daya tarik sendiri untuk pelanggan nya. Seakan merasa berada kembali pada Zaman Kuno.


"Ini dia. Selamat menikmati! Jika kalian butuh sesuatu, beri tahu aku kapan saja. Ngomong-ngomong, makanan penutup tambahannya akan segera datang." kata Cindy lalu pergi.

__ADS_1


Hidangan yang disajikan terlihat sangat lezat. Wangi yang keluar dari makanan tersebut, membuat perut Zelle meronta.


"Nikmati! Hidangannya, makanan disini sangat enak." Brandon mulai memakan nya.


Zelle mulai makan karena dia sangat lapar hari ini, dan juga, ada iga asam manis kesukaan nya. Zelle terus makan tanpa memperdulikan keberadaan Brandon disana.


"Makan sayur juga." Brandon melihat Zelle hanya makan daging tanpa sayuran.


Brandon tiba-tiba ingat dengan mantan kekasihnya, yang hanya makan sayur sedikit itu pun saat malam saja. Jadi, Brandon mengira semua wanita juga sama, termasuk Zelle.


Tapi sekarang, apa Zelle gadis normal? Bibirnya berminyak dan dia makan dengan sangat cepat, Brandon menghentikan makannya, dia hanya menatap Zelle yang masih menikmati makan siangnya.


Saat Zelle hampir menghabiskan makan siangnya, dia mengetahui kalau Brandon tidak makan sama sekali! ternyata dia sudah memakan semua hidangannya, kecuali sup sayur.


"Tuan Brandon, mengapa Anda tidak makan?Anda tidak menyukainya?" kata Zelle, dan sementara itu, dia mulai menikmati lagi makanan penutup.


Brandon mengabaikannya, dia tidak percaya Zelle bisa makan dengan begitu banyak. Yang dia tahu, kebanyakan wanita, hanya makan sedikit dengan alasan menjaga bentuk tubuh. Tapi, coba lihat wanita di hadapannya ini, apa dia normal? pikir Brandon.


Brandon mulai menyantap hidangan penutup nya.


Setelah membayar tagihannya, Zelle merasa sangatbpuas, mengelus perutnya yang bulat dan penuh.


"Tuan Brandon, Anda sangat baik, anda memilih restoran yang tepat. Hidangannya sangat enak, dan lain kali saya akan datang kesini lagi!" Zelle pikir, dia harus mengajak Vela berkunjung kesini, mereka memiliki selera makanan yang sama, jadi Vela pasti akan menyukai restoran ini juga, seperti dia menyukainya.


Nah, Brandon mengira Zelle akan mengajaknya untuk datang ke sini lagi, Brandon merasa sangat senang.


Mereka berjalan kembali ke kantor, tidak banyak orang saat siang hari karena mereka sedang istirahat.


Mereka masuk ke dalam lift, dan Zelle menekan tombol lift untuk menuju lantai 30 sambil bersandar di dinding. Pada saat itu juga, Brandon mengajukan pertanyaan padanya.


"Apa yang Cindy katakan padamu?"

__ADS_1


Bersambung........


Love you All 🤍


__ADS_2