
Kartu VIP triwulanan bernilai ratusan ribu. Dan sekarang mereka bisa mendapatkannya secara gratis!
"Ramit, aku ingin menanyakan sesuatu padamu." Setelah semua wanita lain pergi, Afina menghentikan kepergian Ramit
"Baik lah, Nyonya Dharmendra." Ramit berbalik dan berkata pada Afina, tapi matanya masih tertuju pada Zelle
☘️☘️☘️
"Aku dengar dari ahli kecantikan kalau krim itu sebenarnya ditujukan untuk Zelle, tapi tanpa sengaja Prilly menggunakannya. Apa yang terjadi?" Wajah Afina menjadi gelap.
Baru saja, dia ikut dalam mempromksikan produk kecantikan Ramit. Karena Dharmendra dan Chokri adalah teman dekat, dia tidak bisa mempersulit Ramit.
Namun, sekarang Zelle telah terlibat, dia tidak akan membiarkan siapa pun menyakitinya. Afina sangat protektif terhadap keluarganya.
"Aku juga tidak yakin tentang itu, tapi Nyonya Afina, aku akan mencari tahu dan akan memberi penjelasannya pada Zelle nanti." Ramit menatap Zelle lagi, dia berpikir betapa malangnya jika wajah Zelle yang cacat.
"Yah, ini terjadi di salonmu dan kamu harus menyelidikinya dengan hati-hati. Atau kami tidak akan pernah datang ke sini lagi." Wajah Afina tegas. Dia tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti Zelle-nya.
"Aku akan memberimu hasilnya dalam tiga hari. Nyonya Afina, Zelle dan anda harus pulang dulu. Aku benar-benar minta maaf atas apa yang terjadi hari ini," kata Ramit meminta maaf.
"Baiklah, kalau begitu kita akan pergi sekarang." Afina berpamitan pada Ramit dan pergi sambil menggandeng tangan Zelle
"Zelle, aku benar-benar minta maaf. Aku memintamu untuk datang ke salon kecantikan bersamaku. Aku tidak menyangka kecelakaan yang begitu mengerikan ini akan terjadi. Prilly masih di rumah sakit. Ayo pergi dan kita temui dia." Afina mengira Prilly menderita demi Zelle, jadi dia merasa bersalah.
Zelle tidak ingin melihat Prilly, tetapi dia tersentuh oleh perhatian Afina untuknya. Jadi dia setuju untuk mengunjungi Prilly bersamanya.
****
"Brandon, wajahku sangat sakit. Aku sangat takut."
Zelle mendengar suara Prilly saat mau masuk.
Tunggu! Apakah Brand juga ada di sini?
"Jangan khawatir. Dokter bilang kamu akan baik-baik saja," kata Brandon dengan lembut kepada Prilly
__ADS_1
Sekarang Zelle tidak mau masuk lagi. Baru saja tadi malam, Brandon berbicara manis padanya, tapi sekarang dia ada di sini untuk menjaga Prilly
Namun, terlepas dari keengganannya, Afina malah menariknya.
"Brandon? Kebetulan sekali. Bagaimana kabar Prilly sekarang?" Afina menarik Zelle ke Prilly dan dengan sengaja menyipitkan mata ke arah Brandon
Brandon melihat Zelle, dia cukup tenang dan menatap wajahnya.
Sedangkan Zelle tidak memandang Brandon melainkan melihat wajah Prilly
Matanya merah dan bengkak sehingga membuat matanya menyipit, tetapi pandangannya masih tertuju pada Brandon
"Nyonya Dharmendra, wajahku sakit. Aku rela menderita demi Zelle." Ketika Prilly melihat Afina, dia mulai menangis.
Mendengar keluhan Prilly, Afina merasa tidak senang. Apa maksud dari ucapan Prilly? Prilly harus menyalahkan dirinya sendiri atas nasib buruknya. Ingin sekali Afina membantahnya, tapi dia menahan lidahnya.
"Prilly, aku turut berduka atas penderitaanmu. Kamu harus mendengarkan apa kata dokter. Wajahmu bengkak sekali." tapi melihat wajah Prilly, Afina ingin tertawa diam-diam.
Ibu Prilly berdiri di sampingnya. Dia senang keluarga Dharmendra masih peduli dengan putrinya.
Prilly berencana mempermalukan Zelle, tetapi dia malah melukai dirinya sendiri. Oh sial!
Afina mengerti kalau Prilly mengusirnya karena Prilly ingin berduaan dengan Brandon diruangan ini. Dia benar-benar licik.
Yolan juga langsung tahu apa yang dimaksud Prilly, dia merasa sedikit gugup karena ucapan putrinya. Saat itu, keluarga Dharmendra tidak menyetujui pernikahan antara Prilly dan Brand karena menurut mereka Prilly bukanlah wanita yang baik. Dan sekarang kata-katanya hanya akan memperburuk keadaan.
"Prilly, hentikan! Afina, jangan dianggap serius. Prilly memang suka bicara jujur sejak kecil. Dia hanya mengatakan apa pun yang dia pikirkan." Yolan buru-buru menjelaskan.
"Tidak apa-apa. Prilly bagus berterus terang! Kalau begitu aku pergi sekarang. Zelle, ayo pergi. Ngomong-ngomong, Yolan, aku lupa memperkenalkannya. Ini Grizelle Lovata, menantu perempuanku. Zelle, ini Yolan, ibunya Prilly." Sebelum Afina pergi, dia sengaja memperkenalkan Zelle pada Yolan, dan mengingatkannya bahwa Brandon sudah menikah.
"Halo, Nyonya Yolan." Zelle memanggil dengan manis.
"Zelle, halo." Sebenarnya Yolan sangat marah, tapi dia menyembunyikan raut wajahnya. Apakah putrinya ditinggalkan oleh Brandon hanya karena Zelle?
"Kalau begitu kita harus pergi. Hati-hati Prilly. Alerginya harus sembuh dengan cepat." Afina memiliki temperamen yang mudah panas. Melihat Prilly yang tidak menyukai keberadaannya di sini, dia ingin pergi secepat mungkin.
__ADS_1
"Aku ada rapat sore ini, jadi aku harus pergi juga. Mom, aku akan mengantarmu." Brandon juga ingin pergi. Tadi, Yolan yang memanggilnya dan mengatakan bahwa Prilly terluka karena Zelle, jadi Brandon buru-buru datang.
Dia mengira Zelle juga ada di sini. Namun saat dia datang, dia hanya melihat Prilly yang segemuk babi. Tetapi dia telah datang dan tidak pantas baginya untuk pergi. Selain itu, Yolan juga ada di sini dan dia harus menunjukkan kesopanannya.
Saat Brandon melihat Zelle, dia merasa lega. Syukurlah, ternyata Zelle baik-baik saja.
"Brandon!" Prilly memanggil Brandon dengan genit meski bibirnya juga bengkak seperti babi.
"Prilly, Brandon ada rapat. Ini sangat penting. Biarkan dia pergi." Yolan jauh lebih pintar dari Prilly, jadi dia segera menghentikannya.
Pria paling benci saat wanita ingin menunda pekerjaan mereka.
Oleh karena itu Prilly tidak mengatakan apa-apa lagi. Brandon pergi bersama Afina dan Zelle
"Bu, kenapa ibu tidak membantuku menahan Brandon di sini?" Melihat Brandon pergi, Prilly merasa jengkel.
"Gadis bodoh, kamu harus mengendalikan emosimu. Tidakkah kamu melihat bahwa kamu telah menyinggung Afina? Bagaimana kamu bisa menyuruhnya pergi! Kamu seharusnya merasa tersanjung dia datang menemuimu!" Yolan merasa kecewa pada putrinya.
Brandon dulu sangat mencintai Prilly, jadi dia akan melakukan apa saja untuknya. Tapi sekarang, dia telah pindah hati dan jatuh cinta pada Zelle. Prilly harus berusaha lebih keras lagi jika mau memenangkan cinta Brandon lagi.
"Aku tidak mau mereka datang atau melihatku. Lihat Zelle. Dia merasa sangat bangga. Bu, apa yang harus kita lakukan? Brandon tidak peduli lagi padaku. Tapi aku masih mencintainya. Aku ingin dia kembali!" Prilly menangis.
Bersambung....
Note :
Hai pembaca setia😄
Jangan lupa ya,
karena Novel ini adalah karya pertama ku, mohon maaf nyak, kalau banyak typo or ceritanya ga nyambung, xixixi
Jangan lupa tinggalkan like, comment, vote, dan bintang lima nya juga ya 😄
Love You All 🤍
__ADS_1