Terjebak Cinta Tetangga

Terjebak Cinta Tetangga
Bab: 10 Bu Wina Diberikan Uang Oleh Alex.


__ADS_3

Alya pun nampak tiba di rumahnya dan kedatangan dia bersama kedua orang tuanya juga Kakaknya. Nampak Alex menyambut ramah ketika sang Keluarga dari istrinya itu datang. Arya memeluk erat sang Papa dengan hangat juga Amira meskipun usianya masih kecil tapi nampak dari raut wajahnya sang anak itu terlihat sangat bahagia tatkala melihat sang Papa kembali hadir dalam tatapannya.


Berbeda dengan Alya sang istri yang nampak terlihat masih cemberut dan tidak menampakkan senyum manisnya sedikitpun dihadapan Alex sang suami.


Wisnu sang Kakak dan anaknya terlihat memasuki kamar untuk membersihkan diri dan ganti baju. Sementara Mila istri dari Wisnu berlalu ke dapur untuk menyiapkan masakan yang dia bawa dari rumahnya jadi tinggal di hangatkan saja. Mila sudah tidak ragu jika berada di rumah Alya, adik dari suaminya tersebut


______


"Neng, jangan begitu sama suami tidak baik.


Kamu harus tersenyum meskipun hatimu sedang kesal dan sakit oleh dia," bisik sang Ibu kepada Alya.


Sang Ibu terlihat seakan menyindir sang anak karena nampak oleh sang Ibu Alya masih menyimpan rasa kesal dan bibirnya mengerucut. Sementara Alya seakan tidak peduli dengan sindiran yang di ucapkan oleh sang Ibu. Kemudian sang Ibu pun berlalu dari hadapan Alya menuju ke dapur.


Alya terlihat memberikan susu botol kepada Amira yang nampak mulai merengek kehausan. Pikiran Alya masih menyimpan rasa kesal dan marah terhadap sang suami.


Dan nampak disana ada Bram juga yang sedang main ke rumah Alex. Nampak Alya duduk di kursi sofa merebahkan badannya yang terasa capek karena perjalanan yang cukup lumayan jauh, tapi dia juga tidak bisa istirahat begitu saja karena sang anak kembali rewel setelah beberapa menit kemudian.


______


"Sini sama Om, gendong!" ajak Bram dengan menggendong Amira dan ternyata diluar prediksi Alya, nampak Amira mau di gendong oleh Bram dan ini membuat Amira terlihat gembira. Rengekan Amira pun nampak terlihat berhenti.


"Kamu jangan sambil marah coba, Al!" sindir Bram tertawa terkekeh sambil berlalu dari hadapan Alya yang sedang terlihat kesal.


•••


"Kenapa Nak, kok tiba-tiba datang ke rumah jadi rewel," Bapaknya Alya nampak terlihat mengajak ngobrol kepada sang cucu.


Bram pun menyerahkan Amira kepada Kakeknya. Bram dari hatinya berpikir mungkin karena Alya dan Alex masih belum akur dan dalam diri mereka dihinggapi rasa amarah yang belum ikhlas untuk saling memaafkan jadi imbasnya ke sang anak menjadi rewel tidak karuan.


Bram pun dan Alex nampak keluar rumah dan mereka duduk di teras rumah dengan menikmati sejuknya udara malam. Nampak terlihat di arloji yang sedang melekat di tangannya Alex jam menunjukkan pukul 7 malam dan hawa sejuk pun terasa menyelinap kedalam tubuh.

__ADS_1


______


"Alya sudah datang ya!?" tiba-tiba datang Bu Wina sang tetangga. Nampak Bu Wina raut mukanya terlihat riang dengan menyambut kedatangan Arya dan Amira yang dia anggap seperti cucunya sendiri.


Bu Wina kemudian masuk ke dalam rumah dan ketika melihat Bu Wina langsung Alya memanggil sang Ibu, dan Bu Wina pun nampak bersalaman dengan Ibunya Alya. Bu Wina nampak begitu akrab dengan keluarga dari Alya.


______


______


Keesokan harinya.


Alya dan keluarganya nampak pergi jalan-jalan sementara Alex tidak ikut dengan alasan kurang enak badan dan hari itu adalah hari libur.


"Kok sepi, pada kemana!?" tanya Bu Wina yang tiba-tiba datang sambil duduk di pinggir Alex yang sedang duduk di teras rumah.


"Sedang jalan-jalan Bu," jawab Alex.


"Aku ikut prihatin Bu, memangnya berapa tunggakan yang belum dibayar Bu!?" tanya Alex seakan ingin membantu Bu Wina yang sedang kesusahan.


"Ibu nunggak 3 bulan, sebesar 4,5 juta karena cicilan perbulannya sebesar 1,5 juta," jawab Bu Wina terdengar lirih.


"Alex akan usahakan untuk membantu Ibu dan Ibu jangan khawatir," ucap Alex tersenyum dengan mencoba menenangkan hati sang tetangganya tersebut yang sudah dia anggap sebagai Ibunya sendiri.


•••


Sontak raut muka Bu Wina yang tadinya terlihat lemas, tidak bergairah kini berubah menjadi sumringah. Dalam hatinya berpikir jika Alex akan memberikan pinjaman uang kepada dirinya. Tapi Bu Wina pun nampak mengkerut hatinya jika dia selalu mendengar dari curhatan Alya istri dari Alex bahwa Alex adalah suami yang pelit dan perhitungan.


"Arghhhh,, tapi aku tidak yakin kalau Alex akan memberikan pinjaman uang kepadaku. Buktinya sama Alya istrinya juga dia pelit apalagi sama aku tetangganya," gumam hati Bu Wina.


"Tenang Bu, ada uang simpanan kalau Ibu mau pakai silahkan saja," ucap Alex.

__ADS_1


•••


DEGH...


Nampak Bu Wina terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Alex karena dia tidak menyangka Alex akan memberikan bantuan kepadanya. Terlihat Alex pun berlalu dari hadapan Bu Wina menuju kedalam kamar.


"Bu, tunggu disini ya," ucapnya. Alex pun kemudian masuk ke dalam rumah. Melihat Alex berlalu dari hadapannya, Bu Wina berpikir pasti Alex akan mengambil uangnya ke dalam rumah. Terlihat raut muka dari Bu Wina pun tersenyum lebar.


______


Beberapa menit kemudian.


Alex nampak memberikan amplop berwarna coklat kepada Bu Wina.


"Bu, ini uang ada 5 juta. Ibu kan perlu 4,5 juta, dan sisa dari 500 ribu, Ibu pakai saja untuk keperluan sehari-hari," ucap Alex dengan memberikan amplop yang berwarna coklat ke tangan Bu Wina.


Terlihat Bu Wina sangat kaget dengan uang yang berada di dalam amplop coklat tersebut karena isinya melebihi dari apa yang dia perlukan. Bu Wina hanya membutuhkan uang sebesar 4,5 juta tapi ternyata diberikan oleh Alex sebesar 5 juta jadi ada kelebihan uang sebesar 500,000,-.


"Mas, apa tidak terlalu besar!" ucap Bu Wina terlihat terkejut dan campur bahagia.


"Tidak Bu, ambil saja dan bayarnya santai saja nanti kalau Ibu ada uang lebih baru bayar dan maaf Alex tidak bisa memberikan lebihnya dalam jumlah yang banyak kepada Ibu," ucap Alex tersenyum.


______


Dalam hati Bu Wina pun nampak berpikir mengapa Alex begitu baik kepada dirinya, sedangkan kepada Alya sang istri pelit dan perhitungan. Dan ini menjadi tanda tanya besar bagi diri Bu Wina. Dia berpikir dalam hatinya mungkinkah Alya menggunakan uangnya terlalu boros sehingga sang suami malas memberikan uang berlebih kepada sang istri. Tapi Bu Wina seakan menepis semua itu yang ada dalam benak pikirannya saat ini hanyalah uang, dan dia sangat membutuhkannya karena dikejar-kejar oleh Bank yang menagih utangnya yang nunggak.


"Santai saja Bu, aku tidak akan bilang dulu kepada Alya karena aku kasihan sama Ibu dan ikhlas membantu," ucap Alex.


"Terima kasih Mas, pasti akan Ibu ganti kalau ada uang lebih," jawab Bu Wina.


Bu Wina pun nampak berlalu dari hadapan Alex dan dia akan memberikan kabar gembira tersebut kepada sang suami dan Diana anaknya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2