Terjebak Cinta Tetangga

Terjebak Cinta Tetangga
Bab: 45 Sebuah Tanya Dalam Diri Alex


__ADS_3

Malam itu tepat pukul 10 malam. Alex nampak sedang duduk di teras rumah sambil fokus dengan ponselnya. Sedangkan sang istri dan anak-anaknya sudah terlelap tidur.


Tanpa dia sadari Diana sang tetangga sebelah, pandangan matanya tengah melihat ke arah Alex, dan Alex tidak menyadari hal itu.


Entah mengapa Diana tatkala melihat keadaan rumah Alex sepi dan dia berpikir bahwa Alya sang istri dan anak-anaknya pasti sedang tidur. Diana pun mencoba memberanikan diri untuk menghampiri Alex.


Ehemm...


Deheman Diana sungguh membuat Alex dihinggapi rasa terkejut dan hatinya tambah buat dia berdegup kencang. Tatkala melihat Diana memakai celana pendek dan kaos yang ukurannya kecil atau ketat yang menimbulkan bentuk tubuh terlihat menggoda.


_____


Alex Nampak gugup dan dia mencoba tersenyum tipis dan mengalihkan pandangannya kembali ke arah ponsel setelah sekilas melihat Diana.


"Belum tidur Na," tanya Alex gugup kepada Diana.


Diana yang notabene biasa mengenakan pakaian tersebut, dia merasa tidak riskan. Dia tersenyum renyah ke arah Alex. Lalu Diana pun duduk di pinggir Alex. Sang lelaki terlihat salah tingkah karena setelah Alex tidak lagi bareng pergi dan pulang kerja bersama Diana lagi, pertemuan mereka sekarang jarang terjadi. Tidak seperti dulu mereka sering jalan bareng dan getar asmara pun kala itu hinggap menyelimuti diri Alex.


_____


"Mas Alex sendiri kenapa belum tidur," Diana malah balik nanya. Dia pun menggenggam jemari tangan Alex dengan lembut dan mengucap terima kasih karena sudah meminjamkan uang cicilan motornya.


"Terima kasih loh, sudah memberikan uang pinjaman kepada Ibuku untuk bayar cicilan motor. Tapi kalau ada uang pasti akan segera aku bayar." ucap Diana mencoba meyakinkan hati Alex agar dia percaya.


"Sudah enggak apa-apa, kamu jangan memikirkan hal itu," ucap Alex.


Alex pun berucap karena dia tahu gaji dari Diana tidak seberapa. Jadi Diana jangan terlalu dipikirkan untuk uang yang dia pinjamkan.


______


"Ibu kamu sudah terlalu baik selalu mengasuh anak-anakku. Jadi aku merasa berhutang budi terhadap Ibumu dan juga kamu karena anak-anakku dekat dengan kamu," kembali Alex berucap.

__ADS_1


Entah mengapa rasa perhatian dan ketulusan yang diberikan oleh Alex membuat Diana seakan terpana dibuatnya oleh sosok Alex. Dan Diana sekarang yang nampak gugup.


Diana yang tidak ada rasa sedikitpun kepada Alex. Malam ini entah mengapa hatinya seakan ingin di perhatikan lebih jauh oleh Alex tetangganya tersebut. Dia melirik ke arah Alex yang tengah melihat ponselnya. Dan Diana berpikir dalam hati, Alex di mata dia sangat kharismatik.


______


Muka dari Diana saat ini entah mengapa merah merona. Kegugupan dia sungguh tidak bisa dia sembunyikan. Gestur tubuhnya salah tingkah dan nampak terlihat oleh Alex.


"Aku merasakan kalau Diana tengah gugup saat ini. Apakah mungkin dia ada rasa terhadap aku?' gumam hati Alex yang terlihat oleh ekor matanya Diana pandangannya menunduk tatkala Alex hendak meliriknya.


Alex menghela napas panjang.


"Na, besok Mas mau kenalin teman Mas, sama kamu. Kebetulan dia sedang mencari wanita atau calon istri," ucap Alex menatap Diana yang tengah tersipu malu.


_______


Dia mencoba mengalihkan obrolan dan melumerkan suasana karena terlihat Diana tengah gugup ketika berhadapan dengannya. Alex berencana akan mengenalkan teman kantornya yang bernama Rudy kepada Diana. Dan Rudy ingin sekali mempunyai calon istri dan dia berharap Alex bisa mencarikannya. Kebetulan Alex teringat kepada Diana. Meskipun Alex dalam dirinya ingin memiliki Diana ketika itu, tapi dia pun berpikir dan itu rasanya tidak mungkin.


______


Setelah beberapa menit Diana terdiam tatkala mendengar apa yang di ucapkan oleh Alex, dan dia seakan tidak peduli dengan Alex yang akan mencoba mengenalkan dirinya dengan Rudy teman dari Alex. Entah mengapa tidak ada rasa gembira dalam diri Diana dan terlihat Diana membuang napas kasar kemudian dia mencoba berucap kepada Alex.


"Maaf aku enggak mau di kenalkan dengan teman kamu Mas," jawabnya mendongakkan kepalanya dan menatap tajam mata Alex. Dan kini mata mereka beradu pandang. Kedua orang tersebut entah mengapa sama-sama gugup saat mata mereka beradu pandang.


_____


Alex terlihat dihinggapi rasa penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh Diana. Dalam hatinya berpikir sebenarnya ini ada apa. Apakah Diana sudah mempunyai kekasih hati jadi dia menolak perjodohan kepada Alex.


"Maaf Na, apa kamu sudah punya kekasih hati?" tanya Alex bertanya secara hati-hati karena takut menyinggung perasaan Diana.


Diana hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum tipis dan Alex pun nampak seakan penasaran dengan penjelasan dari Diana.

__ADS_1


"Belum Mas, cuma belum mau saja punya teman dekat untuk saat ini. Aku mau fokus kerja dan mau menyenangkan hati Ibu dulu. Dan aku maunya sama Mas Alex saja. Hehehe,,," Diana menggoda dan tersipu malu.


DEGH...


Sontak Alex terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Diana. Alex berpikir apakah yang di ucapkan oleh Diana hanya sebuah godaan atau serius. Tapi yang jelas hati Alex saat ini berdegup kencang tidak karuan dan peluh bercucuran.


_______


Beberapa saat kemudian Amira menangis dan suara tangisannya terdengar keluar teras. Dengan cepat Diana pun pamit pulang dengan wajah tersenyum manis kepada Alex seakan menggoda.


Alex membuang napas kasar tatkala melihat kepergian Diana. Dalam benaknya seakan beribu tanya hinggap dengan apa yang di ucapkan oleh Diana barusan.


"Apakah benar Diana suka denganku. Tapi mengapa dia berkata seperti itu disaat hatiku sudah mulai menutup hati untuknya. Beda dengan waktu itu aku sangat mengejarnya dan mau mencoba melakukan perselingkuhan dengan Diana. Dia sangat tidak paham dan cuek," gumam hati Alex.


______


"Pah,,,!" teriak Alya sang istri dari dalam kamar.


"Iy-iya Mah," jawab Alex gugup.


Alex pun yang nampak sedang melamun dengan cepat dia memasuki ke dalam kamar. Dan terlihat sang anak Amira sedang meminum susu botol.


"Tolong jaga Amira bentar, perutku lapar. Aku mau buat nasi goreng dulu," ucap sang istri.


Nampak tadi Alya ketika pukul 7 malam setelah dia pergi bersama anak-anaknya langsung terlelap tidur tanpa makan terlebih dahulu. Jadi mungkin ketika malam menjelang perutnya lapar.


Alya pun berlalu keluar kamar menuju dapur untuk membuat nasi goreng. Sementara Alex sedang menunggu anaknya yang sedang minum susu di dalam botol. Alex saat ini pikirannya seakan tidak fokus, dia masih teringat dengan apa yang di ucapkan oleh Diana. Bahwa sesungguhnya Diana suka terhadap dirinya.


"Argh,,, mikir apa aku ini." Alex pun terlihat gusar.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2