Terjebak Cinta Tetangga

Terjebak Cinta Tetangga
Bab: 53 Alex Kecewa Kepada Diana


__ADS_3

Nampak pagi itu Pak Hasan sedang berada di teras rumah Alya. Bapaknya Diana terlihat bersenda gurau dengan Arya anak dari Alya. Sang anak sangat dekat sekali dengan Bapaknya Diana dan senyum merekah pun nampak terlihat dari raut wajah anak tersebut.


"Papanya kemana Nak?" tanya Bapaknya Diana kepada Arya.


"Papa pergi keluar," jawab sang anak.


Tiba-tiba Alya pun datang dari arah dalam rumah dengan menggendong Amira dan tersenyum ramah kepada Bapaknya Diana.


"Eh, ada Pak Hasan, sudah lama Pak!" ucap Alya sambil duduk di hadapan Bapaknya Diana.


"Baru saja Al, kebetulan rumah di kunci. Mungkin istriku pergi ke pasar," jawab Pak Hasan.


_______


Sepertinya Pak Hasan kerja bagian malam dan pagi itu baru pulang. Biasanya dia bawa kunci cadangan tapi hari ini rupanya ketinggalan.


"Baru saja Diana pergi Pak, tapi dia bareng dengan suamiku karena motornya mogok," ucap Alya. Dan Alya nampak dari nada bicaranya santai tidak menyimpan rasa cemburu dan curiga terhadap sang suami dan juga Diana, walaupun mereka pergi bersama.


DEGH..


Pak Hasan pun menoleh ke arah teras rumah dan ternyata memang motor Diana ada terparkir disana. Dia tadi ketika hendak membuka pintu rumahnya tidak menyadari kalau motor sang anak tengah terparkir di teras rumah.


"Aku takut Diana menjalin hubungan yang lebih dengan Alex," gumam hati Pak Hasan.


_______


Entah kenapa rasa gundah gulana menyelimuti hati dan perasaannya. Ketakutan pun muncul hinggap dalam dirinya. Terlihat Pak Hasan begitu gelisah.


"Pak, Alya akan buatkan dulu kopi ya," ucapnya dengan melengos ke belakang.


Sementara Pak Hasan sepertinya sedang melamun karena dia nampak terlihat pandangan matanya tidak melirik ke arah Alya. Dia sedang memikirkan sang anak dan Alex, takut menjalin hubungan cinta terlarang.


"Pak,,!" teriak Bu Wina dari halaman rumah.


Pak Hasan terlihat terkesiap dari lamunan, dia sontak pandangan matanya mengarah ke sang istri yang baru saja datang dari pasar. Pak Hasan pun dengan cepat menyeret langkah kakinya menuju rumahnya. Dia tidak menyadari seperti kalau Alya tengah membuatkan kopi untuknya.


_______

__ADS_1


"Apa benar anakmu pergi kerja bareng dengan Alex?' tanya sang suami kepada sang istri penuh rasa curiga.


"Aku kan baru pulang dari pasar Pak! Mana aku tahu kalau anak kita pergi bareng sama Alex. Memangnya kenapa sih, Pak!" jawabnya ketus sambil berlalu masuk ke dalam rumah.


Sang istri nampak terlihat menghempaskan badannya dengan sembarang di kursi sofa sepertinya dia capek pulang dari pasar karena dengan berjalan kaki.


______


"Pak, ini kopinya," tiba-tiba Alya sudah berdiri tegak di depan pintu dengan membawa secangkir kopi dan pisang goreng.


Pak Hasan nampak tersenyum dan terlihat seperti dihinggapi rasa malu oleh Alya karena dia pikir telah merepotkan Alya.


"Wah, kenapa Bapak jadi dibuatkan kopi oleh kamu Al," ucap Pak Hasan.


"Tadi aku sudah tawari Bapak kopi, tapi bapaknya mungkin lagi ngelamun, hehehe," jawab Alya.


______


Bu Wina pun seakan memahami bahwa sang suami pasti tengah melamun sang anak yang pergi kerja bersama Alex.


"Saya harus antar Arya pergi les Bu," jawab Alya terlihat buru-buru.


"Kalau begitu Amira tunggu disini saja ya," ajak Bu Wina sambil menggendong Amira dan sang anak pun terlihat tertawa gembira saat Bu Wina hendak menggendongnya.


Alya pun berlalu pamit dari hadapan tetangganya itu dan tidak lupa mencium gemas sang anak.


_______


TING...


Tiba-tiba pesan masuk dari ponsel milik sang istri yang berada di atas meja. Kebetulan sang istri tidak menyadarinya kalau ada bunyi pesan masuk karena dia sudah berlalu masuk kedalam kamar bersama Amira.


Karena dihinggapi rasa penasaran yang teramat dan pesan tersebut terlihat dari Diana sang anak. Kemudian Pak Hasan pun membuka isi pesan tersebut.


Betapa terkejutnya hati Pak Hasan karena dalam isi pesan tersebut. Nampak Diana sedang di foto bersama dengan Alex di dalam mobil dan tersenyum sumringah.


{"Bu, hari ini aku ijin kerja begitupun dengan Mas Alex, kita mau jalan-jalan pergi, hehehe,"} tulis pesan dari Diana seakan membuat hati sang Bapak terlihat dihinggapi rasa kesal yang teramat.

__ADS_1


{"Kamu sekarang dimana?"} balas pesan sang Bapak seolah-olah yang membalas pesan tersebut adalah sang Ibu dari Diana.


Diana pun membalaskan pesannya bahwa dia masih di sekitar kantor Alex karena Alex baru saja mengambil sebuah dokumen ke kantornya.


_______


Nampak sang Bapak mencoba menetralkan debaran jantungnya yang kian tidak terkontrol. Rasa kecewa dan emosi seakan menimbun di dalam dadanya. Sang Bapak pun meremas rambutnya dengan kasar. Dalam hatinya berkata mengapa sang anak sangat mengecewakan dirinya. Baru saja berjanji tidak akan dekat lagi dengan Alex. Tapi buktinya malah sekarang berani terang-terangan pergi berdua, padahal jam waktu kerja.


{Kamu cepat pulang! Sekarang juga! Bapak sangat kecewa sama kamu,"} balas pesan dari sang Bapak kepada Diana.


Beberapa menit kemudian balasan pesan dari Diana nampak tidak muncul. Mungkin Diana terkejut dengan balasan yang diberikan oleh sang Bapak dan dia tidak menyangka kalau yang membalaskan pesannya adalah sang Bapak bukan sang Ibu.


______


Nampak di dalam mobil sana terlihat Diana dihinggapi rasa terkejut dengan balasan pesan dari sang Bapak yang menyuruhnya dia agar cepat pulang.


"Mas coba lihat," ucap Diana dengan bibir gemetar dan mukanya pucat pasi.


Tatkala Alex melihat bunyi pesan dari ponsel Diana. Nampak Alex matanya membulat sempurna. Dia pun seakan tidak percaya dengan apa yang dia baca di tulisan pesan tersebut.


"Jadi yang membalaskan pesan adalah Bapakmu," Alex pun terdengar gugup.


Alex tidak.tahu mesti berucap alasan apa nanti kepada Bapaknya Diana kalau bertemu, dengan dia, karena sudah mengajak Diana.keluar rumah di waktu jadwal kerja. Niat Alex tadinya bukan bolos kerja tapi ada kerjaan keluar kota untuk mengantarkan dokumen dan pulang sore. Tapi Diana terlalu gembira dan percaya diri, agar buat sang Ibu dihinggapi rasa bahagia. Bahwa sang anak sekarang sudah merebut hati Alex.


______


Terlihat Alex membuang nafas secara kasar dan menatap lekat ke arah Diana seakan menyalahkan.


"Seharusnya kamu jangan bilang bolos kerja, bilang saja antar aku keluar kota dan kerjaan kamu di kantor sedang tidak sibuk. Jadi bisa ijin kerja karena aku sudah bilang sama bos kamu," ucap Alex memberikan alasan.


Alex terlihat kecewa dengan Diana yang dia inginkan adalah Diana berkata jujur dan tidak berbohong, dan sepertinya Alex tidak suka jika Diana tadi memberikan sebuah foto kepada Ibunya. Alex berpikir foto tersebut tidak dikirimkan kepada Ibunya Diana.


Nampak Alex pun dan Diana terdiam, Alex seakan di kejar waktu untuk pergi keluar kota. Sementara dia harus menjelaskan semuanya kepada Bapaknya Diana.


"Sudah Mas, tidak apa-apa aku pakai taksi saja pulang ke rumah dan Mas, pergi sendiri keluar kotanya," ucap Diana terlihat menyesali diri. Diana pun nampak turun dari dalam mobil Alex dengan muka terlihat cemberut.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2