Terjebak Cinta Tetangga

Terjebak Cinta Tetangga
Bab: 9 Alya Masih Kesal


__ADS_3

Sementara Alex ditinggal oleh sang istri dan anak-anaknya sudah seminggu dan dia merasa kesepian karena biasanya sang anak canda gurau dengan dirinya. Arya anaknya yang masih duduk di kelas 1 SD yang sifatnya kalem dan pendiam biasanya jika dia datang dari kantor selalu menyambutnya dengan pelukan hangat.


Nampak Alex pukul 5 sore duduk di teras rumah dengan menikmati kopi panas dan dia pun sepertinya rindu dengan kedua anaknya. Alex pun mencoba menghubungi Alya tapi sambungan telepon nampak tidak diangkat di sebrang sana. Alex pun berpikir mungkin anak-anaknya dan sang istri tengah pergi mengelilingi sanak saudara yang jarak rumahnya berdekatan dengan kedua orang tuanya itu.


Alex pun nampak menghubungi sang teman Bram untuk memastikan dia menemani Alex untuk menginap di rumahnya.


{"Nanti jam 7 aku datang ke rumahmu Lex,"} ucap Bram di sambungan teleponnya.


_______


"Mas, sepi ya, kalau tidak anak-anak," ucap Bu Wina yang tiba-tiba datang dengan membawa bolu kukus. Bu Wina pun nampak melihat Alex yang sedang menyeruput kopi tanpa ada suguhan makanan apapun di atas meja.


"Iya, Bu," Jawabnya tersenyum lebar.


"Kebetulan ini ada bolu kukusnya dan Diana yang buat tadi. Ayo, cobain," ucap Bu Wina dengan menaruh bolu kukus yang dibuatkan oleh Diana sang anak.


Nampak bolu tersebut seakan menggugah selera dan akhirnya Alex pun tanpa pikir panjang mencicipi bolu yang masih hangat. Setelah beberapa potong dia lahap bolu tersebut, nampak dia seakan menikmatinya.


Bu Wina pun nampak senang karena Alex begitu lahap memakan bolu pemberiannya dan Bu Wina pun berpikir Alex belum makan.


"Gimana enak kan," Bu Wina tersenyum dengan menatap Alex yang sedang menikmati bolu tersebut.


"Enak banget Bu, alhamdulillah," jawabnya.


"Makan nasi ya, kebetulan Ibu masak sayur asem sama pepes ikan dan juga sambelnya. Pokoknya kamu jangan menolaknya." sang tetangga pun menepuk pundak Alex sambil berlalu untuk mengambil nasi dan lauknya. Padahal Alex pun belum menjawab apakah dia mau atau tidak dan Bu Wina pun secepat kilat dia berlalu dari hadapan Alex.


______.


Beberapa menit kemudian Bu Wina nampak sudah membawakan nasi dan lauknya dan porsi yang dia bawa cukup lumayan banyak

__ADS_1


"Nih, siapa tahu ada temanmu yang menginap nanti disini, jadi mereka tidak perlu beli makan diluar," ucap Bu Wina yang tiba-tiba datang dengan membawa makan.


Sontak Alex tersipu malu dengan pelayanan yang diberikan Bu Wina. Dia merasa Bu Wina terlalu baik terhadap dirinya dan Alex pun terlihat canggung dengan kebaikan dari tetangganya tersebut.


'Bu, jangan repot-repot Alex jadi malu," ucapnya gugup.


"Jangan menolak rezeki," tegas Bu Wina.


Bu Wina pun menyeret langkah kakinya menuju kedalam rumah. Kemudian dia meletakkan makanan tersebut di ruang tamu karena kebetulan rumah Alex terbuka.


Bu Wina terlihat sudah tidak canggung untuk masuk kedalam rumah tetangga itu. Walau Alya sang istri tidak ada di rumah dan Alex pun menganggap Bu Wina sudah seperti keluarganya sendiri, jadi Alex sudah tidak sungkan. Begitupun dengan Bu Wina sudah menganggap keluarga Alex seperti saudara bahkan kedekatan anak Alex pun begitu dekat dengan keluarga Bu Wina.


______


"Istrimu katanya lusa baru pulang ya!" ucap Bu Wina terlihat keluar dari dalam rumah.


Nampak tadi Alya memberikan kabar kepada Bu Wina, bahwa lusa dia akan pulang. Sedangkan Alex sang suami seakan tidak tahu jika sang istri akan pulang lusa karena yang Alex tahu kepulangan Alya minggu depan, karena Arya sang anak masih libur panjang sekolah. Terlihat Alex pun seperti dihinggapi rasa bingung dengan jadwal kepulangan sang istri.


"Mungkin Alya ada perlu jadi dipercepat pulangnya," jawab Bu Wina.


Kepulangan Alya ke Bandung akan di percepat karena Yana anak dari sang kakak mau bekerja dan kedua orang tua Alya beserta sang Kakak mau ikut mengantarkan. Dan hal ini tidak disampaikan oleh Alya kepada Alex karena mereka sedang tidak akur atau tidak berkomunikasi secara intens di telepon.


"Bu, sebentar sini!" teriak suami dari Bu Wina di teras rumahnya.


Nampak terdengar suami dari Bu Wina yang bernama Pak Hasan memanggil sang istri dan akhirnya Bu Wina pun pamit dari hadapan Alex yang masih memikirkan kabar dari Bu Wina dengan jadwal kepulangan sang istri.


_______


Jam menunjukkan pukul 7 malam dan nampak Bram datang. Bram selalu tepat waktu jika janji datang dan ini yang membuat Alex betah berteman dengan Bram.

__ADS_1


"Istri dan anakmu pulang lusa ya?" tanya Bram sambil menyeruput kopi hitam yang baru disuguhkan oleh Alex.


Nampak Alex sedikit terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh temannya itu karena kabar kepulangan sang istri sudah sampai di telinga sang teman. Sama halnya seperti kabar yang diterima oleh Bu Wina, sedangkan kepada Alex sang istri tidak ada kabar sama sekali. Di telepon pun tadi sore nampak tidak di angkat oleh sang istri padahal Alex rindu kepada anak-anaknya.


"Mungkin, kata Bu Wina pun tadi bilang kalau Alya pulangnya nanti lusa," jawabnya.


_______


Terlihat Bram seperti dihinggapi rasa heran karena Alex tidak mengetahui kepulangan sang istri lusa. Tapi kepada dirinya Alya memberikan kabar. Bram berpikir mungkin Alya dan Alex belum akur karena pertengkaran yang terjadi antara temannya dan istrinya cukup besar.


Bram hanya bisa mengelus dada karena pertengkaran yang terjadi secara terus menerus yang dilakukan oleh temannya itu. Meskipun Alex itu adalah temannya tapi Bram sama sekali tidak memihak Alex tapi dia tetap memihak pihak yang benar yaitu istri dari Alex. Bram sudah mengetahui semua yang terjadi tentang rumah tangga temannya secara jujur justru dari Alya sang istri bukan dari Alex sang teman.


"Lex, aku berdoa semoga rumah tangga kamu rukun dan kamu jangan main perempuan lagi," ucap Bram dengan menepuk pundak sang teman.


Sebenarnya Bram seakan ragu untuk berbicara seperti itu karena takut menyinggung perasaan temannya. Namun hal ini perlu dia ucapkan agar temannya itu berpikir dewasa dan tidak mengulangi perselingkuhan lagi.


Alex terlihat tidak menyangka dengan apa yang baru saja di ucapkan oleh temannya itu. Tidak bisa dipungkiri temannya itu sosok yang dewasa meskipun belum berumah tangga.


_______


Ting..


Tiba-tiba pesan muncul dari ponsel milik Alex dan nampak dari layar ponsel pesan muncul dari Alya sang istri, dan terlihat yang memberikan pesan bukan sang istri tapi Arya sang anak.


{"Papa, tadi telepon ya, Arya tadi sedang keluar,"} tulis pesan sang anak.


Dalam benak Alex berpikir mengapa yang memberikan pesan bukan Alya sang istri tapi Arya sang anak, dan ini menjadi tanda tanya besar dalam diri sang suami jika sang istri masih menyimpan rasa kesal terhadap dirinya.


{"Iya, Sayang! Kamu belum tidur,"} balas pesan Alex kepada sang anak. Alex merasa senang jika Arya sang anak memberikan sebuah pesan kepada dirinya karena sang anak sedang belajar membalas pesan di aplikasi WhatsApp.

__ADS_1


{"Aku dan anak-anak akan pulang lusa, dan maaf ponselnya mau di charge dulu karena lowbat,"} nampak yang memberikan balasan pesan adalah Alya sang istri.


Bersambung...


__ADS_2