
{"Aku tidak bisa keluar maaf,"} pesan tertulis terbaca oleh Diana dari Alex.
Nampak Diana terlihat kecewa dengan pesan masuk tersebut. Dia berpikir Alex akan mau menerima ajakan dia keluar rumah. Dengan hati yang penuh dihinggapi rasa kecewa akhirnya Diana pun nekad keluar rumah sendiri. Niat dia mau pergi keluar bersama teman kerjanya dulu karena di rumah suntuk.
Diana terlihat sedang memanaskan motornya. Sementara sang Ibu tengah sibuk di dapur setelah sang Bapak pergi kerja dinas malam yaitu sekitar pukul 7.
•••
Nampak Alex sedang duduk di teras rumah sambil memainkan ponselnya. Entah siapa yang dia telepon karena terlihat serius dan tidak nampak senyum dari wajahnya, dan beberapa detik kemudian ponsel pun di letakkan kembali oleh Alex di meja dengan membuang nafas kasar.
Diana menatap dari jauh ke arah Alex. Dia seakan terpesona dengan suami sang tetangga tersebut. Dia berpikir belum bisa mendapatkan Alex seutuhnya karena rencananya semua gagal setelah semuanya diketahui oleh sang Bapak.
______
"Na! Kamu mau kemana?" tiba-tiba sang Ibu datang dari dalam rumah dan nampak menepuk pundak sang anak dari arah belakang. Terlihat Diana terkesiap dengan sentuhan sang Ibu.
"Ibu, bikin kaget saja." jawab Diana.
"Kamu mau kemana!" kembali sang Ibu bertanya seakan dihinggapi rasa penasaran.
Terlihat sang anak hanya menatap Alex yang kembali fokus menatap layar ponselnya. Sang Ibu pun seakan memahami hal tersebut dan dia nampak terlihat menghela nafas panjang. Sang Ibu berpikir dalam hatinya bagaimana caranya agar sang anak bisa dekat lagi dengan Alex. Sang Ibu tidak peduli dengan status Alex yang sudah beristri dan dia menginginkan agar Diana menjadi istri dari Alex meskipun dijadikan istri kedua.
"Tenang Nak, kamu pasti bisa mendapatkan Alex," ucap sang Ibu tersenyum licik.
______
Diana nampak terlihat dihinggapi rasa penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh sang Ibu. Dia berpikir apa maksud yang di ucapkan oleh Ibunya itu barusan.
"Maksud Ibu apa?' tanya sang anak.
"Kamu ingin agar Alex bisa dekat dengan kamu kan?" tanya sang Ibu kembali.
Sang anak hanya terdiam dan memalingkan mukanya. Diana berpikir percuma sang Ibu berkata seperti itu karena dia tadi sudah menghubungi Alex dan mengajaknya keluar rumah, namun Alex menolaknya. Diana pun berlalu pergi dengan menggunakan motornya dengan muka cemberut.
"Na! Mau kemana!?" sang Ibu terdengar berteriak.
"Cari hiburan!" sang anak berteriak dan menjalankan motornya dengan cepat.
__ADS_1
______
Sontak Alex melirik ke arah suara motor tersebut karena bunyi motor tersebut sangat nyaring terdengar. Alex hanya melongo pandangan matanya ke arah Diana.
Nampak Bu Wina tersenyum lebar ke arah Alex, saat Alex melirik ke arah Bu Wina. Terlihat Alex pun membalas senyuman dari Bu Wina. Dan tanpa pikir panjang Bu Wina pun dengan cepat menyeret langkah kakinya menuju rumah Alex.
"Maaf, Nak Alex. Barusan Diana menjalankan motor dengan keras jadi mengganggu Nak Alex," ucap Bu Wina terdengar basa-basi.
"Mau kemana memangnya dia, Bu!?" tanya Alex kepada Bu Wina.
"Katanya kesal di rumah terus jadi pengen keluar rumah," jawabnya sambil duduk di sebelah Alex.
_____
Bu Wina pun terlihat basa-basi dengan menanyakan keberadaan Alya. Apakah sudah pulang atau belum karena di rumah nampak sepi tidak ada suara anak. Alex pun dengan cepat menjawab bahwa sang istri belum kembali pulang.
"Kalau menurut Ibu mending cari lagi istri yang bisa memahami kamu dan bersifat dewasa." ucap Bu Wina.
DEGH...
Nampak Alex terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Bu Wina. Sedikitpun dia tidak menyangka kalau akhirnya Bu Wina bisa berkata seperti itu kepada dirinya.
Alex nampak sedang berpikir dengan apa yang barusan di ucapakan oleh Bu Wina. Mungkinkah itu pertanda bahwa Bu Wina ingin menjodohkan anaknya dengan dirinya. Alex menghela nafas secara perlahan.
______
DRETT..
DRETT..
Tiba-tiba telepon berbunyi dari ponselnya milik Alex dan nampak Alex menerima telepon tersebut dengan muka yang berseri karena yang menelepon adalah sang anak.
{"Pah, Abah sudah sampai belum kesana?"} tanya Arya kepada Alex.
Terlihat Alex dihinggapi rasa penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh sang anak dan dia pun kembali balik bertanya kepada sang anak.
{"Memangnya Abah mau kesini ya?"} Alex seakan dihinggapi rasa penasaran.
__ADS_1
Nampak Bu Wina yang mendengar percakapan antara Alex dan Arya terlihat seperti dihinggapi rasa penasaran. Dalam hatinya berpikir Bapak dari Alya akan datang berkunjung ke rumah Alex, berarti urusannya sudah mulai serius antara Alex dan Alya.
______
Setelah beberapa menit Alex berbicara di sambungan teleponnya dengan sang anak. Bu Wina pun seakan ingin lebih jauh mencampuri urusan rumah tangga tetangganya tersebut.
"Seharusnya Alya bilang kalau mau pergi dari rumah. Jadi suami enggak khawatir. Nah, sekarang malah Bapaknya yang akan datang kesini," ucap Bu Wina seakan memanasi situasi. Itu pun Bu Wina bicara secara hati-hati takutnya Alex dihinggapi rasa kesal dan marah.
"Iya, keadaan kalau sudah begini jadi runyam karena menyangkut masalah orang tua," jawab Alex.
Bu Wina terlihat tersenyum licik dengan apa yang di ucapkan oleh Alex karena dia pikir Alex sudah terpengaruh dengan ucapannya.
________
Tiba-tiba ada tukang nasi goreng lewat depan rumah dan Bu Wina sepertinya ingin mendapatkan simpati dari Alex. Kemudian dia pun memesan nasi goreng tersebut.
"Mang, beli nasi gorengnya." teriak Bu Wina dan dengan cepat dia pun menyeret langkah kakinya menuju halaman rumah.
Setelah penjual nasi goreng selesai memasak, kemudian Bu Wina memberikan uang satu lembar berwarna merah kepada penjual nasi goreng tersebut. Setelah itu, dia pun kembali menghampiri Alex yang nampak sedang fokus menatap layar ponselnya.
"Nak Alex, makan dulu mungkin sedari tadi belum di isi ya, perutnya. Nanti sakit kalau tidak di isi perutnya. Jangan sampai sakit, kasihan anak-anak kamu," ucap Bu Wina terlihat memberikan semangat seakan ingin di pandang peduli oleh Alex.
"Wah, Bu Wina perhatian banget, kirain Bu Wina beli nasi goreng untuk Bu Wina sendiri. Tapi malah aku yang di belikan," nampak Alex tersenyum dan merasa di perhatikan oleh sosok Bu Wina.
"Ah, kayak sama siapa saja. Ibu sudah anggap kamu anak Ibu sendiri dan anak-anak kamu juga sudah Ibu anggap cucu Ibu sendiri," Bu Wina seakan ingin lebih di perhatikan oleh Alex. Bahwa dia sangat peduli terhadap dirinya dan juga anak-anaknya.
______
Suara mobil terdengar akan memasuki halaman rumah dan sorot lampu yang menyala ke arah teras rumah mengakibatkan rasa silau ke arah mata Bu Wina dan Alex.
Alex nampak menatap lekat ke arah mobil yang hendak memasuki halaman rumahnya, dan kebetulan pintu pagar halaman terbuka lebar belum di tutup oleh Alex. Jadi mobil tersebut dengan leluasa memasuki halaman rumah tersebut.
"Siapa itu yang datang?" tanya Bu Wina mengucek matanya.
"Bapaknya Alya," jawab Alex pelan.
Entah mengapa hati Alex seketika terasa gundah gulana. Tatkala melihat yang datang itu adalah Bapak mertuanya.
__ADS_1
Bersambung...