Terjebak Cinta Tetangga

Terjebak Cinta Tetangga
Bab: 63 Diana Mulai Menggoda


__ADS_3

Beberapa foto gambar pun di ambil oleh Bram. Terlihat Bram memfoto 3 gambar dan langsung dia kirim kepada Alya. Niat dia bukan untuk memanasi Alya, tapi dia seakan kesal dengan kelakuan Alex yang nampak berdua lagi jalan dengan Diana. Padahal semalam dia mendapatkan kabar dari Alya, bahwa Alex akan datang pagi ini ke rumah orang tuanya Alya di kampung.


"Aku geram sama kamu Lex, ternyata kamu masih ada hubungan dengan Diana!" gumam hatinya. Bram seakan kesal tatkala melihat Diana menggenggam erat tangan Alex.


Namun terlihat disana Alex seakan canggung, tapi Diana seakan bersifat cuek dan tidak memperdulikan hal itu. Jika Alex nampak cuek terhadap dirinya.


_____


Bram diam-diam mengikuti jejak langkah Alex bersama Diana menuju sebuah rumah makan yang berada di Mall tersebut. Hati Bram entah mengapa berdesir tatkala pandangan Diana begitu terlihat menatap Alex dengan penuh kelembutan dan seakan ada arti.


"Aku yakin Diana tengah menggoda Alex, dan Alex nampak ragu karena tengah berada di pusat keramaian," gumam hati Bram.


Bram seperti dihinggapi rasa gelisah. Dia berpikir dalam hatinya, apakah dia akan melabrak Alex atau dia biarkan begitu saja, biar Alya nanti yang bertindak karena dia sudah mengirimkan beberapa bukti foto kedekatan suaminya dengan Diana.


____


"Kalau aku melabrak dia sekarang, ini kan tempat umum dan itu tidak baik. Apalagi sekarang masih pagi keadaan karyawan masih berlalu lalang di dalam Mall," gumam hati Bram.


Nampak Bram seperti dihinggapi rasa bimbang untuk melakukan semua. Dia pun berpikir bukti foto sudah dia berikan kepada Alya, jadi mending Alex saja nanti yang menerima hukuman dari Alya dan dia yang menebak sendiri, dari mana istrinya itu mendapatkan foto kebersamaan dia dengan Diana. Mungkin itu tidak akan menyalahkan dirinya karena Bram tidak tahu bahwa sesungguhnya yang mengirim foto tersebut adalah Bram.


______


Terlihat di meja sana Diana tengah menikmati sarapan pagi. Sementara Alex fokus ke arah ponselnya. Sepertinya Alex gelisah tatkala sedang memegang ponselnya karena dia menelepon Alya beberapa kali namun ponselnya nampak tidak aktif.


Begitu pun ketika Bram tadi mengirimkan foto kepada Alya dan nampak masih belum di respon oleh Alya karena ponsel Alya nampak belum aktif.


"Kenapa Mas?" tanya Diana tersenyum renyah sambil menyantap makanan yang tersedia di atas meja. Terlihat Alex mengelap dengan tisu karena di ujung bibir Diana ada selai coklat yang menempel. Maksud dari Alex melakukan hal tersebut secara spontan karena dia sangat terbiasa melakukannya kepada sang anak. Namun Diana berpendapat lain, itu merupakan sebuah perhatian dan Akex saat ini yang tengah mengaguminya.


_____


Dengan cepat Diana meraih tangan Alex lalu mengecupnya. Sontak muka Alex merah merona tatkala mendapatkan perlakuan tersebut dari Diana. Dengan cepat Alex menarik tangannya dan hanya ada suara terkekeh Diana kepada Alex.

__ADS_1


"Mas Alex lucu," ucap Diana.


Alex hanya menundukkan pandangannya dan tidak bisa di pungkiri saat ini hatinya tengah bergejolak. Dia merasa perang batin karena dia sudah berjanji tidak akan dekat lagi dengan Diana. Tapi di lain sisi pesona Diana saat ini sungguh buat dia seakan tidak bisa berpaling dengan senyumannya yang merekah dan terlihat menggodanya.


_____


"Mas, bukannya dulu Mas Akex meminta Diana untuk lebih dekat dengan Mas Alex? Nah, sekarang Diana sudah siap, apapun resikonya," ucapnya dengan tatapan penuh makna dan nampak menggoda.


"Tidak! Aku sekarang mau fokus ke keluargaku Na!" ucap Alex dengan cepat dan nampak gugup.


"Apakah Mas Alex serius dengan apa yang di ucapkan sekarang." sorot mata Diana tajam seakan menantang.


DEGH..


Sontak jantung Alex berdetak lebih cepat tidak karuan. Dadanya bergemuruh hebat karena menurutnya, Diana sudah dengan berani berucap seperti itu. Dia pun tidak menyangka dengan apa yang di ucapkan oleh Diana saat ini.


______


"Ayo, Na, makannya cepat. Aku harus jemput istriku dan anak-anak," Alex terlihat melemparkan obrolan.


Alex sungguh tidak menyangka ternyata wanita yang polos, sudah dia anggap sebagai adik dan saat ini dia begitu berani menggodanya. Padahal mungkin yang Alex inginkan ketika dulu sewaktu Alex ingin lebih dekat dengan Diana, sosok seperti sekarang lah dari diri Diana. Wanita yang menggoda dan berani. Namun di saat Alex mau mencoba menutup lembaran dengan Diana nampak sifat dari Diana yang di anggap Alex nampak berani saat ini muncul.


______


Alex nampak terdiam seakan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Sementara dalam diri Diana hanya tersenyum puas dengan kegugupan Alex.


"Ayo! Kita sudah 1 jam disini," Alex terlihat serius dan pandangan matanya masih tetap tidak berani menatap Diana.


"Ayo, Mas Sayang,,," Diana mengelus pipi Alex.


"Sungguh berani kamu Na," gumam hati Alex wajahnya merah merona.

__ADS_1


_____


Mereka pun nampak keluar dari dalam Mall. Sementara Bram yang sedari tadi memperhatikan mereka berdua, hanya bisa menahan rasa kesal dan kecewa terhadap Alex yang dengan berani berjalan lagi dengan Diana berdua.


"Ponsel Alya nampak belum aktif. Apakah dia sedang beristirahat dan tidak mau di ganggu?" gumam hati Bram.


Entah mengapa Bram sangat mengkhawatirkan kondisi Alya. Meskipun Alya adalah istri dari sahabatnya itu. Bayangan Alya pun seakan tidak bisa dia hindari. Tangisan Alya terasa menyelimuti relung hatinya.


"Aku iba dengan kondisi kamu saat ini Al," Bram menghela nafas secara perlahan.


_____


Setengah jam kemudian.


Akhirnya Diana sampai juga di rumah Tantenya dan Alex pun tersenyum tipis dan melirik ke arah pintu mobil pertanda mempersilahkan Diana untuk turun dari dalam mobilnya karena sudah sampai di tujuan.


"Aku sudah terlambat beberapa jam dan takutnya perjalanan macet," Alex berucap tanpa mau menatap Diana.


Dengan secepat kilat Diana meraih punggung tangan Alex, lalu mengecupnya dan mengelus pundak Alex. Diana pun turun dari mobil Alex tersenyum renyah dan berucap terima kasih karena telah mengantarkan dia ke rumah Tantenya.


_____


Alex hanya mengelus dada tatkala Diana turun dalam mobilnya. Dia berpikir Diana terlihat ingin mencoba mendekatinya dan bahkan lebih dari itu. Mungkin juga dia ingin di jadikan pacar walaupun dia sudah mempunyai istri.


Alex nampak mengemudikan mobilnya kembali menuju arah rumah kedua orang tuanya Alya yang akan memakan waktu sekitar 3 jam.


TING...


Tiba-tiba bunyi pesan berbunyi dan nampak pesan tersebut datang dari Bapaknya Alya yang mengatakan keberadaan Alex sudah sampai mana.


{"Sudah sampai mana? Kalau mau berkabar ke Bapak saja karena ponselnya Alya sedang tidak aktif,"} pesan tertulis dari Bapaknya Alya.

__ADS_1


Alex pun tatkala membaca bunyi pesan tersebut nampak berpikir jauh. Mungkinkah Alya sudah kesal terhadap dirinya karena untuk mengaktifkan ponsel saja dia seakan tidak mau di ganggu.


Bersambung..


__ADS_2