Terjebak Cinta Tetangga

Terjebak Cinta Tetangga
Bab: 16 Curiga


__ADS_3

Setiba di rumah nampak sang istri Alya tengah menunggu kedatangan sang suami di teras dan Alya terlihat cemberut tatkala melihat kedatangan mobil sang suami karena terlihat di dalam mobil tersebut sang suami tengah bersenda gurau dengan Diana dan tersenyum lebar. Entah mengapa Alya dihinggapi rasa curiga dan cemburu tatkala melihat itu semua.


"Tidak, aku tidak boleh berprasangka yang macam-macam karena tidak mungkin kalau suamiku akan mengganggu Diana, karena Diana sudah dianggap adik oleh suamiku," gumam hati Alya mencoba untuk menepis semua khayalan dia tentang suami yang nampak suka mengganggu wanita tersebut.


•••


Diana pun nampak turun dari dalam mobil dan dia tersenyum ramah kepada Alya. Lalu dia berbasa-basi karena pulang telat dengan alasan hari pertama kerja jadi banyak yang harus di pelajari di kantor barunya tersebut.


Itu pun Alex terlebih dahulu yang mengatur semuanya untuk berbicara seperti itu karena dia pun tidak mau jika Alya marah kalau sampai mengetahuinya bahwa sebenarnya Diana di ajak pergi setelah pulang kerja olehnya.


"Cape ya, Na, kalau cari duit itu," goda Alya kepada Diana.


Diana hanya tersipu malu dan dia pun nampak pamit dari hadapan Alya berlalu pergi ke rumahnya. Sementara seperti menutupi kesalahannya Alex langsung mencium pipi sang istri dan mengusap rambut kepalanya.


_____


Sang suami seakan cape dia langsung berlalu ke kamar untuk membersihkan badannya. Alya pun menawarkan makan malam kepada sang suami dan nampak sudah tersedia di meja makan, tapi sang suami menolak untuk makan dan hal ini membuat sang istri dihinggapi rasa penasaran karena tidak biasanya sang suami menolak untuk makan malam. Alya pun berpikir mungkinkah Alex sudah makan tadi sebelum dia pulang ke rumah jadi dia pulang ke rumah telat. Beribu tanya kian menghinggapi hati dan pikirannya.

__ADS_1


"Pah, apa kamu sudah makan tadi sebelum pulang ke rumah?" tanya sang istri menatap lekat ke arah sang suami.


Nampak terlihat terkejut sang suami tatkala Alya berucap seperti itu, dalam hatinya berpikir mungkinkah Alya curiga terhadap dirinya karena tadi dia sudah makan setelah pulang kantor bersama Diana.


"Ng-nggak Mah, cuma tadi di kantor ada yang bawa makanan banyak mungkin Papa kekenyangan," jawabnya.


•••


Nampaknya kecurigaan Alya pun seakan terkubur setelah sang suami memberikan sebuah alasan kepada dirinya. Alya kemudian berlalu ke arah teras rumah karena anak-anak sedang bersama suaminya di dalam kamar.


Terdengar oleh Alya canda tawa dari tetangga sebelah yang tidak lain adalah suara Diana bersama Bu Wina entah apa yang mereka bicarakan namun terdengar mereka sedang dihinggapi rasa gembira.


_____


Tiba-tiba ponselnya Alya berbunyi dan nampak di layar ponsel bunyi pesan muncul. Terlihat disana sang Ibu mertua memberikan sebuah pesan bahwa dirinya akan berkunjung ke rumah Alya dan akan menginap di rumah Alya selama 3 hari karena sang Bapak mertua sedang ada urusan keluar kota.


Nampak dalam diri Alya dihinggapi rasa tidak senang dengan kedatangan sang Ibu mertua, karena sang Ibu mertua jika datang ke rumahnya selalu banyak ngatur dan Alya pun jika ada Ibu mertua seakan tidak ada waktu untuk tidur siang, hanya untuk sekedar melepas lelah karena sudah mengurus anak kecilnya dan pekerjaan rumah.

__ADS_1


°°°°°


"Jangan tidur siang mending beres-beres


rumah dan dandan yang rapih agar suami


kamu betah lihat kamu!" ucap Ibu mertua


ketika itu.


°°°°°


Dan hal ini selalu menjadi pikiran Alya dan jika mengingat ucapan tersebut entah mengapa hati Alya seperti enggan dengan kedatangan sang Ibu mertua.


Arghhhh...


"Kenapa aku tidak senang setiap kedatangan Ibu mertua apa karena dia selalu ngatur." ucapnya menghela napas panjang.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2