Terjebak Cinta Tetangga

Terjebak Cinta Tetangga
Bab: 33 Alex Gusar


__ADS_3

Alya nampak menelepon sang suami untuk minta di jemput pulang kerja. Namun setelah beberapa kali Alya menelepon dan tidak ada jawaban disana. Alya pun menutup sambungan teleponnya.


"Kamu kan di antar pulang oleh mobil kantor Al, kenapa sibuk minta di antar pulang oleh suami kamu?" tanya Andre sang atasan.


"Aku pulangnya mau ada perlu dulu jadi mau minta di antar suami," jawab Alya memberikan sebuah alasan..


"Tapi kan dari tadi telepon suamimu gak di angkat. Ayo! Kita pulang pake mobil kantor saja," ajak Andre kepada temannya itu. Akhirnya Alya pun pulang bersama mobil kantor.


_____


Nampak Pak supir dan Alya juga Amel terlihat tengah berada di mobil tersebut. Alya dan Amel duduk di belakang dengan penuh canda dan tawa. Mata Alya menyusuri tiap sudut jalan dan mobil yang di tumpangi oleh Alya pun nampak berhenti di lampu merah.


DEGH...


Betapa terkejut tatkala Alya melihat mobil yang tengah berada di depan mobilnya itu adalah mobil milik Alex sang suam,i dan terlihat disana ada Diana yang duduk di sebelahnya. Nampak dari arah belakang terlihat mereka tengah ngobrol. Nampak jelas terlihat keakraban tengah terjadi di antara mereka.


"Kak Al,,!" Amel menepuk pundak Alya yang nampak tengah fokus pandangan matanya ke arah depan.


Alya sontak terkejut dengan tepukan pundak dari temannya tersebut.


"Lagi ngelamun ya Kak?" tanya Amel.


"Ng-nggak kok," jawabnya tersenyum tipis.


Alya pun berpikir dalam hatinya, mengapa tadi dia nelpon beberapa kali tidak di angkat oleh Alex. Mungkin jawabannya karena dia tengah berada dengan Diana. Hati Alya mungkin saat ini terasa di remas begitu sakit. Alya terlihat menghela napas panjang seperti dihinggapi rasa gusar. Terlihat Amel pun yang tengah berada di pinggirnya cuma bisa menerka-nerka dalam dirinya itu.


______


Tiba di rumah.


Nampak kedatangan Alya di sambut oleh kedua anaknya. Arya memeluk erat tubuh sang Mama, sementara Amira tersenyum lebar dan dia terlihat minta turun dari gendongan Bu Wina.


"Papa sudah pulang Nak?" tanya Alya kepada sang anak Arya.


Arya nampak menggelengkan kepalanya pertanda sang suami belum datang. Alya pun nampak mengernyitkan dahinya. Dalam hatinya berpikir mungkin sang suami masih bersama Diana diluar, sepulang kerja tadi dan entahlah mampir dimana.

__ADS_1


"Makasih Ya, Bu," ucap Alya kepada Bu Wina yang sudah mengurus anaknya itu.


Alya pun memasuki rumah sementara Bu Wina kembali pergi ke rumahnya. Alya pikir Bu Wina sudah selesai melakukan kewajibannya sebagai pengasuh anak tetangganya itu.


______


Setengah jam kemudian.


Terlihat Alex sang suami datang. Arya sang anak nampak berlalu keluar dari dalam rumah untuk menyambut sang papa. Alex mencium pipi sang anak kemudian memasuki rumah.


Alex duduk di kursi sofa. Alya menatap Alex dengan tajam kemudian dia duduk tepat di hadapan Alex.


"Dari mana kamu?" tanya Alya penuh curiga.


"Kerja, masa habis main," jawabnya.


"Aku telepon dari tadi kenapa tidak di angkat!" Alya terlihat kesal yang terlihat nampak dari raut wajahnya.


"Sibuk tadi Mah," jawabnya seakan gugup.


"Sibuk bersama Diana!" jawab Alya penuh curiga dan menahan amarah.


_______


Walau Alex menyukai Diana, namun dia belum jujur. Kalau sebenarnya dia ada rasa terhadap wanita itu. Dia pun berpikir malu jika harus berkata jujur untuk mengungkapkan rasa sukanya kepada Diana. Jadi untuk saat ini dia hanya memendam rasa itu semua.


"Tidak ada hubungan apa-apa aku sama Diana, dan aku menganggap adik sama dia. Sudahlah kamu jangan selalu berprasangka buruk terhadap suamimu," ucap Alex.


_________


Alex pun kemudian berlalu dari hadapan Alya dengan kegusaran yang terlihat dari raut mukanya.


"Mungkin aku sekarang harus jaga jarak dengan Diana," gumam hati Alex.


Ketika berada di dalam kamar nampak Alex memberikan sebuah pesan kepada Diana bahwa untuk beberapa hari ke depan dia tidak bisa mengantar kerja, dan Diana bareng ikut pulang dengannya dengan alasan. Alya sudah mulai curiga dengan kedekatan dirinya bersama Diana.

__ADS_1


{"Mungkin Mbak Alya cemburu, hehehe,,"} balas pesan Diana.


Diana yang notabene tidak memahami isi hati Alex yang sebenarnya bahwa lelaki tersebut sebenarnya sangat suka dengan sosok Diana. Dan Diana menganggap kalau Alex itu hanya dekat dengannya sebagai seorang Kakak saja tidak lebih dari itu.


{"Entah mengapa kenapa aku suka dengan sosok Diana, padahal aku sudah anggap dia sebagai adikku sendiri,"} gumam hati Alex.


Alex pun berpikir jika Diana itu bukan tetangganya. Mungkin dia sudah ajak Diana untuk bermain api dengannya karena rasa nyaman sungguh tidak bisa dibohongi dalam diri Alex dia sangat kagum dengan sosok Diana.


_______


TING...


Tiba-tiba pesan muncul dari Bram dan nampak ketika Alex membaca pesan tersebut nampak mengernyitkan dahinya dan terlihat gugup.


{"Sepertinya kamu ada hubungan spesial dengan Diana ya?"} pesan dari Bram sungguh membuat hati Diana dihinggapi rasa gusar karena dia berpikir mengapa Bram mengetahui itu.


{"Kamu jangan ngaco!"} balas pesan Alex.


{"Awas, kamu jangan main api lagi. Apalagi dengan tetangga kamu sendiri,"} kembali Bram menuliskan pesan.


Nampak Alex seakan tidak bisa menetralkan detak jantungnya yang kian tidak beraturan. Alex pun seakan dihinggapi rasa bersalah dan takut jika Bram mengadu kepada Alya.


Alex pun dengan cepat dia menelepon Bram.


______


{"Awas!! Gosip murahan itu. Dan jangan sampai terdengar ke telinga istriku,"} ancam Alex.


{"Hehehe,,, kok, kamu marah sih, kalau merasa tidak ada apa-apa dengan Diana, lebih baik santai saja menanggapinya. Jangan marah,"} Bram menggoda sang teman yang terdengar dari nada bicara seperti dihinggapi rasa kesal dan marah.


{"Sudah Bram, jangan memperkeruh keadaan,"} ucap Alex kembali.


Sambungan telepon pun nampak terputus. Alex nampak dihinggapi rasa takut. Jika kedekatan Alex dan Diana selama ini yang selalu istirahat bareng di ketahui oleh Alya dan Alex berpikir dia harus hati-hati dengan Bram temannya itu.


Setelah dia dekat dengan Diana. Alex pun nampak sekarang jarang mengajak teman-temannya untuk berkumpul di rumahnya. Beda ketika waktu itu, dia sangat sering membawa teman kantor ke rumahnya. Dan perjodohan yang di rencanakan Alex pun dengan temannya nampak seakan Alex kubur karena sekarang dia yang tengah dekat dengan Diana.

__ADS_1


Alex pun berpikir rasanya sayang jika sosok Diana kalau di jodohkan dengan temannya. Dan lebih baik dia yang lebih dulu dekat dengan Diana karena dari sosok Diana terpancar rasa nyaman ke dalam hati Alex.


Bersambung...


__ADS_2