Terjebak Cinta Tetangga

Terjebak Cinta Tetangga
Bab: 62 Akal Licik Bu Wina


__ADS_3

Keesokan harinya nampak Alex mau bersiap pergi ke kampung halaman sang istri dan niat dia mau menjemput Alya dan anak-anaknya yang sudah pergi 3 hari dari rumah. Pagi itu dia terlihat sedang memanaskan mobilnya dan sepertinya Bu Wina tahu jika Alex mau pergi menyusul sang istri ke kampung. Bu Wina pun seakan ingin melakukan siasat agar Alex tidak jadi pergi untuk menjemput istrinya.


Kebetulan sang suami yang sedang bekerja dinas malam dan seharusnya pulang pagi, hari itu tidak nampak pulang karena ada urusan bisnisnya bersama temannya.


Bu Wina tersenyum licik dan menatap Alex dari arah teras rumahnya. Kemudian dia menyeret langkah kakinya menuju rumah Alex. Terlihat Bu Wina memasang wajah sedih tatkala tengah berada di halaman rumah Alex. Kebetulan Alex posisi badannya sedang membelakangi halaman rumah, dia tengah fokus arah mobilnya sedang mengelap kaca mobil.


_______


"Nak Alex, bisa tolong Ibu tidak," ucapnya seperti memohon.


Alex nampak melirik ke arah belakang tatkala mendengar suara Bu Wina. Terlihat Alex mengernyitkan dahinya pertanda dia tidak paham dengan apa yang di ucapkan oleh Bu Wina itu.


"Bisa antar Ibu tidak? Adik Ibu sakit, Ibu harus segera kesana sama Diana. Sedangkan Bapaknya Diana sedang ada urusan dan motor Diana mogok," Bu Wina terlihat menampakkan raut muka yang sedih.


Nampak Alex tertegun sejenak dan dia seakan tidak bisa menolak ajakan dari Bu Wina karena baginya Bu Wina begitu baik selama ini terhadap keluarganya.


______


"Nak Alex mau pergi ya? Kalau mau pergi ya, sudah, tidak apa-apa," ucapnya berpura-pura dengan memasang muka sendu.


Alex nampak menghela nafas secara perlahan. Kemudian dia melihat arlojinya yang menempel di pergelangan tangan sebelah kiri dan jam menunjukkan pukul 8 pagi. Alex pun tahu rumah dari adiknya Bu Wina, memakan jarak sekitar 1 jam. Alex berpikir jika dia mengantarkan Bu Wina ke tempat adiknya, mungkin dia masih ada waktu panjang untuk pergi ke rumah orang tuanya Alya di kampung.


"Ya, sudah Bu, enggak apa-apa kok," jawabnya tersenyum tipis.


Nampak Bu Wina tersenyum licik, saat Alex menyetujui bahwa dia bisa akan mengantarnya untuk pergi ke rumah adiknya. Padahal sang suami tadi berpesan, jika Bu Wina dan Diana akan pergi lebih baik memakai taksi saja.


"Terima kasih Nak Alex, sebentar ya, Ibu siap-siap dulu sama Diana," jawabnya tersenyum lebar sambil berlalu dari hadapan Alex.


______


Tiba di rumah Bu Wina.

__ADS_1


"Na, ayo, dandan yang cantik. Kita akan pergi bersama Alex ke rumah Tante Vina, sekarang." ucap sang Ibu kepada Diana.


Sontak mata Diana membulat tatkala sang Ibu berucap, bahwa akan pergi ke rumah Tante Vina bersama Alex karena ini sungguh diluar dugaan dia.


"Memangnya Mas Alex mau mengantar kita Bu," Diana seakan tidak percaya.


"Cepat jangan banyak tanya," jawab sang Ibu sambil melengos keluar kamar sang anak.


_____


Beberapa menit kemudian.


Diana nampak terlihat cantik dan seperti biasa dia memakai kaos ketat dan celana jeans pendek yang membuat mata Alex seakan gugup melihatnya. Rambutnya di ikat satu ke belakang seakan memperlihatkan leher jenjangnya.


Bu Wina nampak tersenyum tatkala melihat Alex yang terlihat matanya gugup saat melihat Diana. Pikiran licik dari Bu Wina pun muncul kembali.


"Nak Alex, bagaimana kalau Diana saja yang duluan pergi bersama Nak Alex ke rumah Tantenya. Kebetulan barusan ada telepon akan ada tamu untuk mengambil barang dagangan," ucap Bu Wina memberikan alasan.


______


"Bu, kalau Ibu enggak jadi pergi ke rumah Tante Vina, lebih baik aku juga enggak jadi saja," ucap Diana.


"Tapi kamu sudah di tungguin sama Tante Vina sekarang," sang Ibu memberikan alasan.


Nampaknya Alex seakan mengerti maksud dari Bu Wina dan Diana. Bu Wina yang tidak enak dengan janjinya bersama sang adik dan Diana yang tidak enak jika harus pergi berdua dengan Alex.


_____


"Enggak apa-apa, aku antar kamu Na, setelah itu aku langsung mau pergi jemput Alya dan anak-anak," ucap Alex.


Entah mengapa tatkala Alex berucap mau menjemput istrinya, hati Diana seakan tidak karuan dan dihinggapi rasa cemburu. Diana terlihat bibirnya mengerucut.

__ADS_1


"Kenapa dengan aku ini, mengapa aku dihinggapi rasa cemburu," gumam hati Diana.


"Ayo! Sekarang saja kita pergi keburu mepet waktunya," ajak Alex kepada Diana sambil berlalu ke dalam mobil.


Nampak Bu Wina tersenyum licik ke arah Diana dan mengedipkan mata kirinya ke arah sang anak. Pertanda kelicikan telah berhasil dia lakukan. Diana pun seakan mengerti maksud dari sang Ibu dan dia pun tersenyum puas dengan ide dari sang Ibu.


______


Mobil pun melaju keluar dari halaman rumah Alex dan nampak di dalam mobil antara Diana dan Alex seakan tidak bisa berkata apa-apa. Mereka terlihat sedang berpikir dengan pikirannya masing-masing.


Alex yang semalam sudah berjanji untuk tidak menjalin hubungan dengan Diana kepada Bapaknya Alya, seakan lupa dan dia berpikir hanya mengantar Diana saja tidak lebih dari itu. Sementara Diana seakan sudah ada rasa terhadap Alex dan dia tidak berpikir bahwa yang tengah di hadapannya itu padahal sudah dia anggap sebagai Kakaknya sendiri.


_____


"Perutku sakit Mas, aku belum sarapan," Diana dengan berani memulai pembicaraan dengan berpura-pura dia lapar dan ingin sarapan pagi.


"Kamu belum sarapan Na?" tanya Alex dan dia sepertinya tidak berani menatap Diana karena dia tidak kuasa jika harus bertatapan dengan Diana takutnya dia tergoda.


Tanpa ragu terlihat Diana memegang tangan Alex ketika mobil berada di lampu merah. Terlihat Alex dengan cepat melepaskan dan nampak Diana terkejut dan dia berpura-pura bahwa dia tidak sengaja.


"Maaf,," ucap Diana tersipu malu dengan menatap lekat ke arah Alex dan tanpa sengaja Alex pun melirik ke arah Diana. Nampak Diana tengah tersenyum renyah kepada Alex dan membuat hati Alex tidak karuan dibuatnya.


"Kenapa kamu selalu menggodaku Na," gumam hati Alex terlihat salah tingkah dan dia kembali melajukan mobilnya.


______


Tiba di sebuah Mall.


Terlihat Alex dan Diana pun mampir di sebuah Mall yang terdapat rumah makan disana. Mereka kemudian turun dari mobil tersebut dan tanpa ragu Diana memegang tangan Alex dengan erat. Terlihat Alex seakan tidak bisa menolaknya karena genggaman dari Diana sangat erat.


Dari kejauhan terlihat ada yang nampak terkejut dengan keberadaan Alex dan Diana disana dan dia adalah Bram. Terlihat Bram matanya terbelalak seakan tidak percaya dengan apa yang dia lihat.

__ADS_1


Dengan cepat Bram memfoto Alex dan Diana yang sedang berpegang tangan. Saat itu Bram sedang berada di mobilnya akan turun untuk ke Mall tersebut. Tapi niat dia di urungkan karena melihat pemandangan yang membuat dia kembali emosi setelah kemarin siang dia menampar pipi Alex.


Bersambung...


__ADS_2