
saat Naila sudah menaiki tangga , Mami Yani langsung menarik tangan irsyad untuk duduk di sofa.
" tunggu disitu jangan kemana mana " ucap Mami Rin berlari ke Arah dapur , tak lama mami Rin kembali membawa gelas yang entah apa isinya.
Irsyad yang melihat mami nya sudah tersenyum manis membawa gelas hanya bisa menelan Salivnya kasar , perasaan nya sudah tidak enak melihat wajah mami nya.
" nih minum sayang , biar sehat trus " ucap mami nya meletakkan gelas di depan irsyad.
" minuman apa ini mi , Irsyad baru pertama kali lihat ?? tanya irsyad yang sudah ingin lari.
" jangan lari irsyad , itu ramuan yang Oma buat , dulu Oma membuat kan juga buat papi mu " ucap Oma yang membuat pak Andi yang sedang santai kaget bukan main.
" jangan jangan itu.... " ucapan pak Andi terhenti saat sudah melihat isi dari gelas tersebut.
" jangan ikut campur kau anak sialan , diam lah " ucap Oma tegas.
" benar sekali yang di ucapkan Oma sayang , cepat lah minum itu adalah ramuan khusus bagi pengantin baru " ucap mami nya.
" tidak , Irsyad sudah lama nikah , bukan baru lagi mi " ucap Irsyad kalang kabut untuk menolak minuman tersebut.
__ADS_1
" Irsyad cepat minum " ucap Tegas Oma dengan tangan yang sudah mengambil Remote untuk di lemparkan ke arah Irsyad.
" astaga Oma , tapi jelaskan dulu ini apaan , nanti racun kan cucu mu ini mati " ucap Irsyad.
" itu adalah kewajiban keluarga kita , dan untuk memperoleh kualitas terbaik dari bibit mu " ucap Oma.
Irsyad menoleh ke arah papi nya yang hanya tersenyum miring ke arah nya.
" mami cepat " ucap Bu Rin langsung mengunci putra nya di sofa dan dengan segera Oma berdiri mengambil gelas tersebut.
" tenaga mami kuat juga " ucap irsyad dan langsung menutup mulutnya rapat rapat.
" buka mulut mu irsyad " ucap Oma tegas tapi irsyad hanya merespon dengan menggeleng kan kepalanya.
" ahhhgggg ........." teriakkan irsyad terhenti oleh gelas yang lebih dulu menempel di bibir nya ,
Irsyad hanya bisa pasrah meminum semua air yang entah apa namanya.
Mami Rin melepaskan nya dan mulai menjauh dari irsyad begitu pun dengan Oma nya.
__ADS_1
" wahahahahaha " tawa pecah papi nya saat melihat kelakuan mereka apalagi melihat wajah putra nya yang sudah sangat kesal.
" rasanya Sangat aneh " ucap Irsyad.
" kalau sudah begini , trus pengaruh ramuan Oma apaan hah , lihat lah aku masih seperti yang tadi " ucap Irsyad tapi tidak di sauti oleh mereka semua.
" satu " hitung bersamaan Oma dan Bu Rin
" dua " ucap papi nya ikut ikutan.
" Tiga " teriak Irsyad kesal , tiba tiba badannya terasa sangat panas , keringat di kening nya sudah mulai menetes membuat wajah nya sangat panik.
" apa ini " ucap Lirih irsyad.
semakin detik panas di badannya semakin menggila apalagi di bawa sana yang sudah ikut tegak , Celana nya sudah menonjol keluar yang membuat Oma dan Bu Rin tertawa berbahak-bahak
" wahahaha lihat lah itu anak mu Irsyad " ucap Oma menunjuk ke arah celana irsyad yang membuat irsyad menoleh ke bawa , Irsyad antara malu dan kesal , dia segera menutupi nya dengan kedua telapak tangan dan berlari pergi meninggalkan mereka.
" awas salah orang " teriak Oma tapi tidak di sauti oleh Irsyad yang sudah kebakar api *****
__ADS_1
" mana istri ku " ucap Irsyad dengan nafas tergesa-gesa menaiki tangga.
dia membuka pintu dan melihat istrinya yang sedang duduk di depan lemari dengan beberapa baju jaring jaring didepan nya.