
Naila hanya duduk termenung di taman Rumah sakit , dia masih belum percaya dengan kenyataan bahwa kekasihnya selingkuh
" apa Ciara hanya ingin jika aku melanjutkan hubungan ku dengan kak Reinan maka dari itu dia berkata seperti tadi " gumam Naila
Naila kaget saat seseorang datang menghampiri nya dan memanggil nya
" Cantik , bagaimana keadaan suamimu ?? tanya pak Andi
" ehh om , Alhamdulillah sudah sadar ok , dan Sekarang sudah dipindahkan ke ruang inap " ucap Naila
" Alhamdulillah kalau begitu , saya juga ikut senang " ucap pak Andi entah mengapa dia seperti merasa jika Naila adalah Putri nya sendiri
" kalau om , apa ada keluarga om yang sakit disini atau teman , atau kenalan om ?? tanya Naila
" hahaha tidak , ini Rumah sakit milik om , kebetulan saya ada pertemuan tadi dan tak sengaja melihat mu disini termenung sendiri , karena om sudah kenal sama kamu makanya om menghampiri mu " ucap pak Andi tertawa Renyah
" wah om hebat sekali , Naila juga ingin seperti om , menjadi orang sukses dan menjadi kebanggaan kedua orang tua Naila " ucap Naila takjub dengan ucapan pak Andi
" kamu hanya belajar dan berusaha tentu nya juga dengan Doa , pasti kamu akan sukses seperti om " ucap Pak Andi
" ohh iya , om mau minta izin melihat suami mu , om sangat penasaran melihat wajah suami mu pasti dia sangat tampan dan baik sampai bisa menjadi suami mu " ucap Pak Andi
" ya Ela om , kenapa make izin segala , dan Naila kan menikah nya secara mendadak om tanpa sepengetahuan ayah dan ibu , om jiga sudah dengar kan pas ayah cerita saat itu " ucap Naila
__ADS_1
" nah maka dari itu , laki laki itu pasti baik makanya mendapatkan jodoh seperti mu yang sangat baik dan cantik " ucap Pak Andi tertawa renyah
" om bisa aja , ayo Naila antar om " ucap Naila dan di angguki oleh pak Andi
mereka berjalan ke arah ruangan Reinan dirawat , Naila mulai membuka pintu dengan sedikit ragu ragu karena dia tadi bertengkar hebat dengan Reinan tapi mau tidak mau dia sudah terlanjur mengajak pak Andi
Naila mulai masuk dan melihat suami nya yang tertidur pulas membuat nya menghembuskan nafas nya lega
" masuk om , itu suami saya " ucap Naila yang seketika membuat Pak Andi yang masuk mematung dengan mata yang tak berkedip
apa itu kamu nak , apa benar itu adalah kamu nak , kenapa kamu seperti ini Irsyad " gumam Pak Andi menahan air matanya
Naila yang melihat pak Andi bengong tentu saja bingung
" iya om baik baik saja " ucap pak Andi menoleh ke arah lain untuk menghapus air matanya
" apa boleh om mendekat ke arah suami mu untuk melihat nya lebih dekat ?? tanya pak Andi dan di angguki oleh Naila
Pak Andi mendekat ke arah Reinan , Pak Andi seperti ikut terpukul melihat keadaan putra nya seperti ini , seumur hidup dia baru pertama kali melihat putranya berbaring dirumah sakit
" Irsyad , siapa yang melakukan ini padamu , papi akan memberikan balasan kepada mereka " gumam pak Andi mulai geram
Reinan yang risih hendak membuka mata tapi dia kembali menutup nya saat melihat papi nya yang berdiri di samping nya
__ADS_1
" kenapa papi bisa ada disini ,dan apa papi mengancam Naila agar memberitahu kan keberadaan ku , iya pasti papi mencari tau semuanya " gumam Reinan
Papi nya yang melihat Reinan tadi membuka mata nya dan kembali menutup nya saat melihat nya hanya bisa menghembuskan nafas nya kasar
" kalau boleh tau , nama suami mu siapa Cantik ?? tanya Pak Andi
" nama nya kak Reinan om " ucap Naila yang membuat pak Andi mengangkat alisnya sebelah
sialan papi , apa dia menyukai Naila , kenapa dia memanggil nya dengan sebutan cantik , jika benar begitu aku akan membuat mu menyesal Pi , merebut istri ku dan meninggalkan mami ku " gumam Reinan sudah geram
" ohh Reinan , nama yang bagus tapi sepertinya lebih bagus kalau dia memakai nama yang diberikan kepada orang tuanya " ucap Pak Andi yang membuat Naila bingung
kenapa dia berkata seperti itu , memangnya kamu menganggap ku anak , kamu bahkan mengusir ku " gumam Reinan
" maksudnya om apa ya ?? tanya Naila
" tidak , om hanya merasa cocok jika nama suami mu ini adalah Irsyad , itu nama yang bagus " ucap Papi nya yang semakin membuat Reinan kesal
ahhg mau mu apa sih Pi , sekarang mendingan kamu pulang sana " gumam kesal Reinan
" hah Irsyad ?? tanya Naila
" iya , tapi itu mungkin hanya panggilan pribadi om kepada suami mu sampai kamu mengetahui semuanya " ucap Pak Andi yang lagi lagi membuat Naila bingung
__ADS_1
itu bebas Pi , bebas buat semua orang , papi bahkan memanggil ku anak kurang ajar , anak sialan , anak gak tau diri " gumam Reinan