
Irsyad dengan wajah emosi langsung menindih Naila yang sudah terlihat pucat
" apa yang kamu lakukan kak ?? tanya Naila sudah sangat ketakutan tapi Irsyad tidak memperdulikan nya dan langsung mencium bibir nya
cup
Naila hanya bisa pasrah , dia sudah mencoba untuk mendorong Irsyad sekuat tenaga tapi hal hasil nya sangat nihil , tenaga Irsyad tak bisa ia Bandingkan
Naila menetes kan air matanya entah mengapa , dia tidak mau jika kesucian nya diambil seperti ini ,dia sangat takut melihat Irsyad yang seperti kerasukan
makin lama ciuman Irsyad semakin mengganas hingga tangan nya pun sudah menyobek baju Naila
tangan Irsyad mulai meraba-raba gundukan di sana dan m * r * m * s * nya
" kak ahhg , he...nt..ikan...." ucap Naila
m£Nd£$ah
Lidah Irsyad mulai mendaki ke puncak gunung dan memainkan lidah nya disana yang semakin membuat Naila merasakan hal yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya , Naila mulai mengeluarkan suara suara yang kalian tau sendiri wkwk
Naila seperti melayang layang merasakan sesuatu yang teramat sangat Geli dan entah Rasa seperti apa lagi yang pasti sangat membuat tubuh m£®ang$ang
tangan Irsyad mulai masuk ke dalam celana untuk mencari Gua buaya yang sangat misterius
Naila semakin dibuat seperti melayang di udara dan air matanya tak henti hentinya menetes membuat Irsyad yang sudah kebakaran ***** harus menghentikan aksinya karena melihat Naila yang terus menangis
__ADS_1
Irsyad sadar dan langsung menarik selimut dan menutupi tubuh Naila , Walaupun dirinya sudah dibakar oleh ***** tapi dia juga tidak tega jika melihat Naila menangis
Naila hanya bisa diam melihat wajah datar Irsyad saat sang suami menutupi tubuh nya
" istirahat lah " ucap Irsyad ketus dan melangkah pergi entah kemana
Naila yang melihat Irsyad menghentikan nya entah merasa seperti apa saat ini , dia seperti merasa sangat bersalah tapi dia juga seperti lega
Naila hanya bisa menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut , pikiran nya trus melayang layang kepada kejadian barusan
" apa aku harus sudah memberikan kesucian ku , apa ini sudah saat nya bagaimana pun kak Irsyad berhak untuk diriku " gumam Naila
" apa aku akan seperti ini terus , hanya tidur disini , baju ku sudah sobek " ucap Naila
cukup lama Naila pulas dengan tidur nya hingga dia mulai membuka mata nya dan melihat ada banyak baju yang tergantung
" gunakan baju itu " ucap seseorang yang tiba tiba muncul disana membuat Naila sangat kaget
Naila melihat laki laki yang keluar hanya menggunakan handuk yang dililitkan di pinggang dengan otot perut kotak kotak
Wajah Naila seketika merona merah dan menoleh ke arah lain untuk menghindari pemandangan tersebut
" aku hanya datang untuk mandi , aku akan keluar " ucap Irsyad
" aku minta maaf tentang kejadian yang tadi , dan itu aku mengganti ponsel mu dengan yang baru , dan terakhir jangan pernah aku mendengar mu telfonan seperti tadi , apa ucapan mu hanya kata kata manis untuk membuat ku Lulu , aku mendengar jelas dari bibir mu itu jika kamu mencintai ku tapi aku mungkin hanya salah , aku hanya terlalu bahagia , dan lebih baik kamu pulang besok ,aku tidak akan ikut dengan mu lagi , aku tau pasti kamu disuruh atau dipaksa datang kesini bukan hanya untuk membuat ku bisa pulang " ucap Irsyad
__ADS_1
Naila kembali menatap wajah Irsyad yang sangat serius ,hati nya sangat sedih mendengar kan ucapan Irsyad.
" jika kamu sudah pulang katakan saja pada ibu mu jika kita tidak pernah ketemu , atau kamu hanya perlu membohongi ibu mu jika aku sudah mati " ucap Irsyad yang membuat Naila sangat dibuat sakit tak berdarah oleh kata kata Irsyad
" kenapa kakak mengatakan hal itu ?? tanya Naila sudah menghapus air matanya
" karena aku tau , jika kamu hany bersandiwara untuk bisa membawaku pulang " ucap Irsyad
" aku benar benar mencintai kak Irsyad , aku yakin dnegan hati ku " ucap Naila
" apa aku harus percaya dengan kata kata manis mu itu , tidak ada yang namanya cinta , itu hanya membuat ku terluka , sudah cukup hari ini aku merasakan sakit yang teramat sakit " ucap Irsyad membuat Naila langsung menarik tangan Suami nya hingga Irsyad terjatuh ke kasur
Naila dengan air matanya sudah mencium kak Irsyad ,dia sudah tidak memikirkan harga dirinya lagi
Naila melepaskan selimut yang menutupi tubuhnya yang polos membuat Irsyad dibuat sangat bingung
" ambil hak kakak ,tapi tolong jangan berbicara tentang kematian lagi dan hal yang tak pernah aku pikirkan , aku sudah Siap jika kakak mengambil hak mu , aku akan membuktikan nya , aku akan mengandung anak mu jadi aku mohon lakukan lah sebagai bukti ucapan ku" ucap Naila
Irsyad hanya diam membisu tak menyangka jika Cerita nya sudah kembali digantung oleh author , dan pesan Irsyad jangan marah marah
karena author akan kembali lagi wkwk
sudah mau berangkat magang jadi biasala hak menggantung pun harus kulakukan
CIEE ADA YANG INGIN BANTING HP NYA WKWK , JANGAN IKUTI IRSYAD BANTING HP KARENA KESAL , IRSYAD ORANG KAYA
__ADS_1